Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kreatif, Santri di Jember Rakit 4 Mobil Jip Mini, Modal Rp 50 Juta Per Unit

Kompas.com - 13/10/2021, 18:13 WIB
Bagus Supriadi,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

JEMBER, KOMPAS.com – Santri Ponpes Raudlotul Ulum di Desa Sumberwringin Kecamatan Sukowono berkreasi dengan membuat empat mobil jip mini.

Mobil kreasi para santri tersebut seperti mini Rubicon, Land Cruiser hingga Jeep Willys.

Adapun satu mobil mini, mampu dikerjakan selama tiga bulan.

Baca juga: Sowan Kiai, Kapolda Jatim Ingin Santri Jadi Penyambung Lidah Pentingnya Prokes dan Vaksinasi

Kreativitas ini dilakukan oleh santri berkat dorongan dari putra kiai yang hobi otomotif.

“Awalnya saya memang hobi otomotif, lalu saya ajak santri untuk ikut belajar,” kata Gus Muhammad Nadif, salah satu pengurus pesantren tersebut pada Kompas.com saat ditemui di pesantren, Rabu (13/10/2021).

Belajar secara otodidak

Menurut Gus Nadif, dirinya mengaku sudah mulai belajar otomotif sejak tahun 2000.

Saat itu, setiap bertemu dengan bengkel mobil, dia selalu berhenti untuk belajar.

Kemudian, ilmu itu dipraktikkan sendiri di rumahnya.

Ketika sudah mampu menguasai ilmu otomotif, Gus Nadif mulai mencoba merakit mobil sendiri.

Kemudian, dia mengajak para santri yang memiliki bakat untuk ikut belajar.

Baca juga: Penyerapan APBD Jember Masih 60 Persen, Ini Langkah Bupati Hendy

“Agar hobi saya tersalurkan dan bermanfaat untuk pondok, saya coba bikin sendiri dan ajak santri,” jelas dia.

Gus Nadif menjelaskan mulanya hanya tiga santri yang merakit mobil.

Mereka mulai mencoba merakit mobil mini jip itu sekitar tahun 2017 lalu.

Para santri mengerjakan mobil tersebut usai kegiatan pesantren sudah selesai, yakni pada malam hari.

“Kami cari santri yang punya minat dan bakat untuk belajar,” jelas dia.

Baca juga: Kronologi Mobil Panther Ditabrak KA Jurusan Malang-Jakarta, Suami Istri Asal Sragen Tewas

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena 'Baby Blues Syndrome', Ini Kata Psikolog Forensik

Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena "Baby Blues Syndrome", Ini Kata Psikolog Forensik

Regional
4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

Regional
Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Regional
Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Regional
1.165 Calon Siswa Hubungi 'Call Center' PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

1.165 Calon Siswa Hubungi "Call Center" PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

Regional
6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

Regional
PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

Regional
Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Regional
Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Regional
3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

Regional
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Regional
Peran 4 Tersangka Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati, Polisi: Masih Ada Tersangka Lain

Peran 4 Tersangka Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati, Polisi: Masih Ada Tersangka Lain

Regional
Dishub Semarang Temukan 28 Armada Bus BRT Melebihi Ambang Batas Emisi

Dishub Semarang Temukan 28 Armada Bus BRT Melebihi Ambang Batas Emisi

Regional
Pj Gubernur Al Muktabar Canangkan Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangi Stunting Provinsi Banten

Pj Gubernur Al Muktabar Canangkan Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangi Stunting Provinsi Banten

Regional
Mahasiswa Unsoed Demo Lagi soal UKT, Ini Tuntutannya

Mahasiswa Unsoed Demo Lagi soal UKT, Ini Tuntutannya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com