Kondisi Terbaru Mahasiswa yang Kejang-kejang Usai Dibanting Polisi ke Trotoar

Kompas.com - 13/10/2021, 16:51 WIB

KOMPAS.com - Seorang anggota polisi membanting mahasiswa saat aksi demo di Kompleks Pemerintah Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Rabu (13/10/2021).

Dalam video yang viral di media sosial, peserta aksi tersebut langsung kejang-kejang sesaat setelah tubuhnya membentur trotoar.

Baca juga: Detik-detik Polisi Piting dan Banting Peserta Demo di Tangerang ke Trotoar sampai Kejang-kejang

Kapolres Kota Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pria yang dibanting itu sudah dibawa ke rumah sakit dan dilakukan serangkaian pemeriksaan.

Baca juga: Polisi Banting Peserta Demo Saat HUT Kabupaten Tangerang, Korban Kejang-kejang

"Sudah saya bawa ke RS Harapan Mulia untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil rontgen kondisinya tidak ada fraktur (keretakan) dan kondisi baik," kata Wahyu saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan Whatsapp, Rabu.

Wahyu memastikan saat ini kondisi peserta aksi yang dibanting anggotanya sudah sehat dan dalam pemantauan tim medis.

Bagaimana dengan pelaku?

Terkait tindakan yang dilakukan anak buahnya, Wahyu mengatakan akan melakukan evaluasi melalui tim Propam terhadap SOP pengamanan massa.

Jika hasil evaluasi sudah keluar, akan dijadikan bahan untuk menindak anggotanya jika terbukti melakukan kesalahan SOP.

"Tidak ada kekerasan, kalau masih ada berarti oknum anggota tersebut akan saya tindak tegas," kata dia.

Terkait video viral yang beredar, Wahyu meminta masyarakat untuk tidak terpancing dengan informasi yang dikhawatirkan hoaks.

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi membanting seorang pria peserta demo hingga kejang-kejang.

Peristiwa tersebut terjadi saat demo mahasiswa di Kompleks Pemerintah Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Rabu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Sapi Bali, Asosiasi Batam Sebut Sapi dan Kambing Tak Bisa Lama di Laut, Bisa Stres

Tolak Sapi Bali, Asosiasi Batam Sebut Sapi dan Kambing Tak Bisa Lama di Laut, Bisa Stres

Regional
Lagu Gambang Suling Asal Jawa Tengah, Lirik dan Chord

Lagu Gambang Suling Asal Jawa Tengah, Lirik dan Chord

Regional
'Mak, Kalau Arul Sudah Jadi Polisi, Adik-adik Tak Akan Mengalami Nasib Seperti Arul'

"Mak, Kalau Arul Sudah Jadi Polisi, Adik-adik Tak Akan Mengalami Nasib Seperti Arul"

Regional
Lambung Kapal Bocor, Ratusan Penumpang KM Sirimau Dievakuasi

Lambung Kapal Bocor, Ratusan Penumpang KM Sirimau Dievakuasi

Regional
Lagu Kampuang Nan Jauh Di Mato dari Sumatera Barat, Lirik dan Chord

Lagu Kampuang Nan Jauh Di Mato dari Sumatera Barat, Lirik dan Chord

Regional
Cegah PMK, Pemkot Batam Sarankan Hewan Kurban dari Bali

Cegah PMK, Pemkot Batam Sarankan Hewan Kurban dari Bali

Regional
Diduga Korban Pembunuhan, Wanita di OKU Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Rumahnya

Diduga Korban Pembunuhan, Wanita di OKU Ditemukan Tewas dengan Luka Bacok di Rumahnya

Regional
Sulfianto, Atlet Dayung Peraih 2 Medali Emas di Sea Games 2021 Pulang Kampung, Bupati Luwu Utara: Terima Kasih

Sulfianto, Atlet Dayung Peraih 2 Medali Emas di Sea Games 2021 Pulang Kampung, Bupati Luwu Utara: Terima Kasih

Regional
Temukan 2 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius, Dinkes Malinau Keluhkan Belum Adanya Laboratorium Rujukan

Temukan 2 Kasus Dugaan Hepatitis Misterius, Dinkes Malinau Keluhkan Belum Adanya Laboratorium Rujukan

Regional
Meski Nihil Kasus PMK, Karimun Perketat Pengawasan

Meski Nihil Kasus PMK, Karimun Perketat Pengawasan

Regional
15 Alat Musik Tradisional di Sumatera Utara, Ada Taganing

15 Alat Musik Tradisional di Sumatera Utara, Ada Taganing

Regional
Semburan Lumpur Campur Gas di Seram Timur Disebut Tak Berbahaya

Semburan Lumpur Campur Gas di Seram Timur Disebut Tak Berbahaya

Regional
Djoko Nugroho, Eks Bupati Blora 2 Periode Gabung ke Gerindra, Ini Alasannya

Djoko Nugroho, Eks Bupati Blora 2 Periode Gabung ke Gerindra, Ini Alasannya

Regional
Guru dan Siswa di Kabupaten Tangerang Belum Diizinkan Lepas Masker

Guru dan Siswa di Kabupaten Tangerang Belum Diizinkan Lepas Masker

Regional
Pulang Setelah Kabur ke Magelang, Pembunuh Gadis 14 Tahun di Kebumen: Kaki Saya Infeksi

Pulang Setelah Kabur ke Magelang, Pembunuh Gadis 14 Tahun di Kebumen: Kaki Saya Infeksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.