Kompas.com - 13/10/2021, 15:17 WIB
Sebanyak 4 orang pria diamankan aparat Polres Magelang Kota, Jawa Tengah, karena diduga telah menipu dan menggelapkan uang hingga puluhan juta rupiah, Selasa (12/10/2021) KOMPAS.COM/IKA FITRIANASebanyak 4 orang pria diamankan aparat Polres Magelang Kota, Jawa Tengah, karena diduga telah menipu dan menggelapkan uang hingga puluhan juta rupiah, Selasa (12/10/2021)

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak empat orang ditangkap aparat Polres Magelang Kota, Jawa Tengah, karena diduga telah menipu dan menggelapkan uang hingga puluhan juta rupiah.

Mereka adalah AM (54) asal Kota Parepare, Sulawesi Selatan; SD (52) asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat; SS (48) asal Jakarta Utara dan II (51) asal Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Korban adalah MJS (78) seorang ibu rumah tangga asal Kampung Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.

Baca juga: Polisi Gadungan Perkosa Ibu Rumah Tangga, Sempat Ancam Tembak Korban

Wakil Kepala Polres Magelang Kota Kompol Supriyadi menjelaskan, para tersangka menguras harta korban dengan modus operandi berpura-pura menjadi pendeta yang akan menyumbang uang ke sebuah gereja.

Tempat kejadian di depan kantor pos Jalan A Yani Kelurahan Gelangan Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, pada 1 Juli 2021 silam, sekitar pukul 11.00 WIB.

"Mereka berpura-pura mengaku menjadi Pendeta yang akan menyumbang Gereja, dengan meminta tolong korban untuk menitip transfer uang dengan iming-iming akan diberikan imbalan sehingga korban terpedaya,” ungkap Supriyadi, dalam keterangan pers, Selasa (13/10/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kala itu, korban diduga ditipu sehingga memberikan ATM beserta nomor PIN-nya kepada tersangka.

Seusai bertransaksi, kartu ATM milik korban di tukar dengan kartu ATM yang tidak berlaku.

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp 38, 6 juta," sebut Supriyadi.

Baca juga: Polisi Gadungan Berpangkat Ipda Tipu Wanita via Facebook, Korban Rugi Rp 382 Juta

Atas laporan korban, polisi langsung menindaklanjuti, sampai akhirnya 4 tersangka berhasil diringkus di daerah Cipanas, Kecamatan Terongong Kalur Garut.

Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai, dan ratusan keping ATM berbagai bank.

Supriyadi menegaskan, seluruh peserta akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidan kurungan penjara selama 4 tahun. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pemuda Hilang Terseret Arus Usai Selamatkan Teman yang Tenggelam di Bendungan

Seorang Pemuda Hilang Terseret Arus Usai Selamatkan Teman yang Tenggelam di Bendungan

Regional
Hasil 'Tracing' Disdik Solo, 30 Siswa Positif Covid-19, Tersebar di 3 SD dan 2 SMP

Hasil "Tracing" Disdik Solo, 30 Siswa Positif Covid-19, Tersebar di 3 SD dan 2 SMP

Regional
Belasan Remaja Terlibat Tawuran di Medan, Polisi: 1 Orang Bawa Senjata Tajam Diproses Hukum

Belasan Remaja Terlibat Tawuran di Medan, Polisi: 1 Orang Bawa Senjata Tajam Diproses Hukum

Regional
Kantongi Izin Satgas Covid-19 Jatim, Porkab Probolinggo Digelar Tanpa Penonton

Kantongi Izin Satgas Covid-19 Jatim, Porkab Probolinggo Digelar Tanpa Penonton

Regional
PKL di Jalan Malioboro Tolak Rencana Relokasi

PKL di Jalan Malioboro Tolak Rencana Relokasi

Regional
Digigit Ular Hijau Ekor Merah Saat Bersihkan Pekarangan, Seorang Polisi di Blitar Tewas

Digigit Ular Hijau Ekor Merah Saat Bersihkan Pekarangan, Seorang Polisi di Blitar Tewas

Regional
Ibu Kota Flores Timur Belum Dialiri Listrik, Anak Sekolah Terpaksa Belajar Pakai Pelita

Ibu Kota Flores Timur Belum Dialiri Listrik, Anak Sekolah Terpaksa Belajar Pakai Pelita

Regional
Dua Sejoli Kepergok Curi Motor di Gresik, Pelaku Pria Kabur Tinggalkan Pasangannya

Dua Sejoli Kepergok Curi Motor di Gresik, Pelaku Pria Kabur Tinggalkan Pasangannya

Regional
Sakit Hati Kekasihnya Direbut, Pria ini Aniaya Rekannya dengan Panah

Sakit Hati Kekasihnya Direbut, Pria ini Aniaya Rekannya dengan Panah

Regional
Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf, Anggota Pemuda Pancasila Datangi DPRD Sumut

Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf, Anggota Pemuda Pancasila Datangi DPRD Sumut

Regional
Dosen di Tasikmalaya Kembangkan Bioflok, Teknik Ternak Ikan untuk Usaha Keluarga

Dosen di Tasikmalaya Kembangkan Bioflok, Teknik Ternak Ikan untuk Usaha Keluarga

Regional
Soal Imigran Asal Timur Tengah di Kupang, Wakil Wali Kota: Harus Bisa Dipastikan Nasib Mereka

Soal Imigran Asal Timur Tengah di Kupang, Wakil Wali Kota: Harus Bisa Dipastikan Nasib Mereka

Regional
Perjuangan Citra, Guru di Wilayah 3T, Mengabdi Tanpa Pamrih di Pedalaman NTT

Perjuangan Citra, Guru di Wilayah 3T, Mengabdi Tanpa Pamrih di Pedalaman NTT

Regional
Dua Mahasiswi Tewas Tenggelam, IAIN Parepare Akui Ada Kesalahan Tempat Latihan yang Cukup Ekstrem

Dua Mahasiswi Tewas Tenggelam, IAIN Parepare Akui Ada Kesalahan Tempat Latihan yang Cukup Ekstrem

Regional
Varian Omicron Muncul di Sejumlah Negara, Koster Imbau Warga Bali Perketat Prokes

Varian Omicron Muncul di Sejumlah Negara, Koster Imbau Warga Bali Perketat Prokes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.