Pemilik Kafe di Solo yang Gelar Nobar Liga 2 Diperiksa Polisi, Bakal Dijerat Pasal Berlapis

Kompas.com - 12/10/2021, 10:57 WIB
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

SOLO, KOMPAS.com -Polisi memeriksa pemilik kafe di kawasan Manahan, Solo, Jawa Tengah, karena nekat menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan pembukaan Liga 2 2021.

Diketahui, pembukaan Liga 2 antara Persis Solo versus PSG Pati diselenggarakan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah pada Minggu (26/09/21).

Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kesembilan orang itu masih diperiksa sebagai saksi.

Baca juga: Nekat Gelar Dugem, Kafe di Kota Malang Kena Sanksi Pidana Ringan, Tetap Boleh Beroperasi

Kendati demikian, Ade menyatakan pelanggaran ini bakal diproses dengan Undang-Undang (UU) tentang Wabah Penyakit Menular dan Undang-Undang tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Satu tempat usaha itu kita kenakan UU tentang Wabah Penyakit Menular dan UU tentang Kekarantinaan Kesehatan," kata Ade.

Ade juga menyebutkan, selama Liga 2 berlangsung di Solo, polisi akan tegas menindak pelanggaran aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita tidak ingin klaster baru kembali muncul di Solo. Kita harus sepakat pertandingan ini dapat berjalan aman, tertib dan lancar dan tentunya tetap sehat," ungkap dia.

Baca juga: Pengunjung Kafe Lepas Masker dan Dugem di Kota Malang, Ini Kata Satpol PP

Lebih jauh, Ade menerangkan pertandingan Liga 2 yang diselenggaran di Solo digelar tanpa penonton karena masih pandemi Covid-19.

Karena itu, pihaknya meminta kepada para pendukung untuk memberikan dukungannya dengan menyaksikan pertandingan itu dari rumah masing-masing.

"Pertandingan Liga 2 yang digelar di Stadion Manahan ini digelar tanpa penonton. Saya berharap kerja sama semua pihak untuk tidak mengerahkan massa suporter selama gelaran Liga 2 berlangsung," kata Ade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Pacar Mahasiswi yang Meninggal di Pusara Ayahnya Ditahan, Dijerat Pasal Aborsi

Polisi Pacar Mahasiswi yang Meninggal di Pusara Ayahnya Ditahan, Dijerat Pasal Aborsi

Regional
Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Regional
Kesetrum, Penjaga Sekolah di Ambon Tewas Terjatuh dari Plafon Sekolah

Kesetrum, Penjaga Sekolah di Ambon Tewas Terjatuh dari Plafon Sekolah

Regional
Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Regional
Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Regional
Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Regional
Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Regional
37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

Regional
Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Regional
35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

Regional
Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Regional
Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Regional
Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.