Kompas.com - 12/10/2021, 10:30 WIB
Vaksin Pfizer-BioNTech yang tiba di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Vaksin ini akan didistribusikan di kabupaten/kota dengan jumlah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah pusat. KOMPAS.COM/M DangkuaVaksin Pfizer-BioNTech yang tiba di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. Vaksin ini akan didistribusikan di kabupaten/kota dengan jumlah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah pusat.

GORONTALO, KOMPAS.com – Sebanyak 7800 vial atau 46.800 dosis vaksin Pfizer-BioNTech tiba di instalasi farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Senin (11/10/2021).

Vaksin Pfizer-BioNTech yang juga biasa disebut vaksin Comirnaty ini merupakan jenis vaksin keempat yang diterima Pemerintah Provinsi Gorontalo.

“Di Gorontalo sudah ada 4 jenis vaksin yang diberikan ke masyarakat yaitu Sinovac, AstraZeneca, Moderna dan yang kami terima sekarang adalah Pfizer,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Suleman, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Gorontalo Turun Drastis, Ratusan Sampel Dites Hanya 2 Positif

Penggunaan vaksin Pfizer telah mendapat izin dari Emergency Use Autorization (EUA) atau izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Mutu dan keamanannya sudah terjamin sehingga bisa digunakan untuk orang berusia di atas 12 tahun,” ucap Suleman Mile.

Vaksin Pfizer ini akan segera didistribusikan daerah-daerah di Provinsi Gorontalo sesuai dengan alokasi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Daerah tersebut adalah Kota Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, Boalemo, Gorontalo, Gorontalon Utara dan Pohuwato.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pendistribusian vaksin ini dikawal oleh petugas dari TNI-Polri hingga kita terima saat ini,” tutur Suleman Mile.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 11 Oktober 2021

Suleman Mile menjelaskan pemberian vaksin Pfizer ini dilakukan secara intramuscular dengan dosis yang digunakan adalah 0,3 ml dengan dua kali penyuntikan dalam rentang waktu tiga pekan.

Efikasi vaksin ini sebesar 95,5 persen untuk usia 16 tahun ke atas dan bagi remaja 12-15 tahun menunjukkan efikasi hingga 100 persen.

Hingga saat ini kejadian reaksi atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang paling sering timbul di antaranya nyeri pada tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, nyeri sendi, dan demam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Regional
Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Regional
2 Bulan Buron, Eks Kacab Bank Sultra yang Jadi Tersangka Korupsi Ditangkap di Jakarta

2 Bulan Buron, Eks Kacab Bank Sultra yang Jadi Tersangka Korupsi Ditangkap di Jakarta

Regional
Cerita Warga di Blitar Sembelih Kambing, Syukuran karena Sekdes Jadi Tersangka Penggelapan Dana PBB

Cerita Warga di Blitar Sembelih Kambing, Syukuran karena Sekdes Jadi Tersangka Penggelapan Dana PBB

Regional
Tagih Cicilan Utang Rp 75.000, 2 Pegawai Koperasi di Bolmut Sulut Malah Ditusuk

Tagih Cicilan Utang Rp 75.000, 2 Pegawai Koperasi di Bolmut Sulut Malah Ditusuk

Regional
Berawal Diminta Pindah dari Gubuk yang Ditempati, Pria di Sumut Dibakar Hidup-hidup oleh Sekelompok Orang

Berawal Diminta Pindah dari Gubuk yang Ditempati, Pria di Sumut Dibakar Hidup-hidup oleh Sekelompok Orang

Regional
DPRD Jember Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemakaman Covid-19

DPRD Jember Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemakaman Covid-19

Regional
Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Regional
Eks Kacab Bank Sultra, Borun Kasus Korupsi, Ditangkap di Apartemen Kalibata Jakarta

Eks Kacab Bank Sultra, Borun Kasus Korupsi, Ditangkap di Apartemen Kalibata Jakarta

Regional
Atap Aula Kelurahan di Probolinggo Ambruk, Ruangan Sudah 3 Bulan Tak Digunakan

Atap Aula Kelurahan di Probolinggo Ambruk, Ruangan Sudah 3 Bulan Tak Digunakan

Regional
Detik-detik Tahanan Kabur dari Kantor Polisi, Izin ke Toilet dan Sempat Berkelahi dengan Petugas

Detik-detik Tahanan Kabur dari Kantor Polisi, Izin ke Toilet dan Sempat Berkelahi dengan Petugas

Regional
Serda Putra Rahadi Gugur, Praka Suheri Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB

Serda Putra Rahadi Gugur, Praka Suheri Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB

Regional
Buruh Tolak Besaran UMK 2022, Ini Respons Gubernur Banten

Buruh Tolak Besaran UMK 2022, Ini Respons Gubernur Banten

Regional
Kisah Pilu Bayi di Kulon Progo, Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Sedalam 80 Sentimeter

Kisah Pilu Bayi di Kulon Progo, Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Sedalam 80 Sentimeter

Regional
Warga Magelang Antusias Disuntik Vaksin Covid-19 Janssen yang Hanya Perlu 1 Dosis

Warga Magelang Antusias Disuntik Vaksin Covid-19 Janssen yang Hanya Perlu 1 Dosis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.