Kota Malang Masih PPKM Level 3 meski Capaian Vaksinasi 86 Persen, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 11/10/2021, 15:36 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui di Balai Kota Malang, Selasa (20/4/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui di Balai Kota Malang, Selasa (20/4/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan, wilayahnya seharusnya sudah berada di level 1 penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdasarkan capaian vaksinasi. 

Dari data terbaru, capaian vaksinasi untuk masyarakat umum di Kota Malang mencapai 86 persen untuk dosis pertama dan 58 persen untuk dosis kedua.

Namun saat ini Kota Malang masih berada di level 3 lantaran terkendala skema aglomerasi di mana capaian vaksinasi daerah sekitar Kota Malang masih rendah. 

"(Masih level 3) karena kita aglomerasi. Mau tidak mau kita ikuti," kata Sutiaji usai rapat paripurna di gedung DPRD Kota Malang, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Malang, Menko PMK Minta Warga Ajak Keluarga dan Tetangga agar Mau Divaksin

Daerah yang masuk aglomerasi Kota Malang yakni Malang Raya, Pasuruan dan Probolinggo.

Situasi Covid-19 dan capaian vaksinasi di daerah itu, menurutnya, turut berpengaruh terhadap level PPKM di Kota Malang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif mengatakan, berdasarkan instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri), salah satu indikator penentuan level PPKM adalah capaian vaksinasi.

Menurutnya, level PPKM bisa turun dari level 3 ke level 2 jika vaksinasi untuk masyarakat umum mencapai 50 persen untuk dosis pertama dan vaksinasi masyarakat lanjut usia (lansia) mencapai 40 persen.

"Kita sudah masuk (mencapai) di situ," kata Husnul.

Baca juga: Perkara Gowes ke Pantai Kondang Merak, Wali Kota Malang Diperiksa 5 Jam di Polda Jatim

Sedangkan untuk penurunan dari level 2 ke level 1 bisa terjadi jika capaian vaksinasi untuk masyarakat umum mencapai 70 persen untuk dosis pertama dan 60 persen untuk vaksinasi lansia.

Untuk vaksinasi masyarakat umum di Kota Malang mencapai 86 persen dosis pertama dan 58 persen untuk dosis kedua.

Sedangkan untuk vaksinasi lansia masih sekitar 50 persen.

Berdasarkan data capaian ini, Kota Malang hanya terkendala di vaksinasi lansia untuk berada di PPKM level 1.

"Nah ini (lansia) yang masih belum (target untuk level 1)," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Warga Cilacap Jadi Korban Kecelakaan Maut Rapak Balikpapan

Seorang Warga Cilacap Jadi Korban Kecelakaan Maut Rapak Balikpapan

Regional
Dinsos Tasikmalaya Jamin Biaya Hidup Korban Pemerkosaan Kakek 77 Tahun

Dinsos Tasikmalaya Jamin Biaya Hidup Korban Pemerkosaan Kakek 77 Tahun

Regional
Usut Tewasnya Warga Usai Pesta Miras di Blora, Polisi Lakukan Otopsi

Usut Tewasnya Warga Usai Pesta Miras di Blora, Polisi Lakukan Otopsi

Regional
Buntut Bebasnya 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Penyidik Polres Serang Diperiksa

Buntut Bebasnya 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Penyidik Polres Serang Diperiksa

Regional
Kontak Senjata Terjadi di Kiwirok, 1 Personel Satgas Cartenz Alami Luka Tembak

Kontak Senjata Terjadi di Kiwirok, 1 Personel Satgas Cartenz Alami Luka Tembak

Regional
Cerita Warga Solo yang Kebanjiran akibat Luapan Kali Jenes, Dirikan Tenda hingga Mengungsi ke Balai

Cerita Warga Solo yang Kebanjiran akibat Luapan Kali Jenes, Dirikan Tenda hingga Mengungsi ke Balai

Regional
Fakta Baru Kasus Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot, 5 Anak Buah Dipecat

Fakta Baru Kasus Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot, 5 Anak Buah Dipecat

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Melonguane di Talaud Sulut, BPBD: Dirasakan Warga

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Melonguane di Talaud Sulut, BPBD: Dirasakan Warga

Regional
Belajar dari Kecelakaan Maut Truk di Rapak

Belajar dari Kecelakaan Maut Truk di Rapak

Regional
Perampokan di BRI Link Lampung Timur, Seorang Pegawai Tewas Ditembak, Korban Sempat Curigai Pelaku

Perampokan di BRI Link Lampung Timur, Seorang Pegawai Tewas Ditembak, Korban Sempat Curigai Pelaku

Regional
Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Cilacap, Ini Penjelasan Dinkes

Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Cilacap, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Edarkan Sabu, Pria Asal Minahasa Selatan Terancam 20 Tahun Penjara

Edarkan Sabu, Pria Asal Minahasa Selatan Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
BPK Bengkulu: Setiap Tahun Pemda Beri Hibah untuk Polda dan Jaksa, Ini Daftarnya

BPK Bengkulu: Setiap Tahun Pemda Beri Hibah untuk Polda dan Jaksa, Ini Daftarnya

Regional
Warga Tasikmalaya: Mending Beli Minyak di Mal, Murah, di Pasar Minyak Curah Masih Mahal

Warga Tasikmalaya: Mending Beli Minyak di Mal, Murah, di Pasar Minyak Curah Masih Mahal

Regional
Gempa M 6,1 Guncang Melonguane Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 6,1 Guncang Melonguane Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.