Hari Ini 245 SMP di Medan Mulai PTM, Satgas Covid-19 Dibentuk di Tiap Sekolah

Kompas.com - 11/10/2021, 13:13 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Setelah setahun lebih belajar dari rumah, hari ini, Senin (11/10/2021) sekolah di Medan sudah diizinkan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Ada sebanyak 45 sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kota Medan menggelar pembelajaran tatap muka perdana hari ini.

PTM juga digelar secara serentak bersama 200 sekolah swasta yang ada di Kota Medan.


Baca juga: Profil Bobby Nasution

Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyebutkan, untuk memastikan PTM tersebut tak menjadi lahan klaster baru penyebaran Covid-19, pihaknya telah membentuk Satgas Covid-19 di tiap-tiap sekolah.

"Di sekolah juga ada Satgas Covid-19 yang kita minta terus bisa berkoordinasi dengan satgas kecamatan," kata Bobby saat meninjau hari pertama PTM di SMP Negeri 3 Medan.

Baca juga: Bobby Copot Kadis Lingkungan Hidup Medan, Pangkat Diturunkan Jadi Eselon III

Dia mengatakan, Satgas Covid-19 di tingkat sekolah maupun kecamatan akan saling berkoordinasi untuk mengawasi perkembangan kesehatan peserta didik.

Jika nanti ada siswa yang mengalami gejala seperti demam, harus langsung direspon satgas dan dibawa ke puskemas terdekat.

Baca juga: PTM di Medan Tak Kunjung Dimulai, Ini Penjelasan Bobby Nasution

PTM terbatas diprioritaskan bagi pelajar yang sudah vaksin

Untuk sementara, Pemkot Medan baru mengizinkan sekolah tatap muka di tingkat SMP.

PTM terbatas ini juga hanya diprioritaskan untuk anak-anak yang sudah divaksin, sementara yang belum divaksin dibebaskan untuk mengikuti proses belajar dari rumah.

Baca juga: Bobby Nasution Siapkan 22 Titik Parkir Nontunai di Medan, Juru Parkirnya Akan Pakai Tanda Pengenal QR Code

Kendati telah diberikan kelonggaran pasca-menurunnya level PPKM Kota Medan ke level 2, Bobby meminta belajar tatap muka dalam masa uji coba ini tetap digelar secara hybrid.

"Saya minta PTM tetap hybrid. Maksimal satu kelas 10 orang. Dan yang tatap muka yang sudah vaksin. Memang di Imendagri dan Ingub tak ada larangan tatap muka bagi yang belum divaksin. Tapi kita lihat dulu perkembangan," ungkapnya.

Baca juga: Ditegur Jokowi, Bobby Jawab Alasan Rp 1,6 Triliun APBD Medan Masih Mengendap di Bank

Di lokasi yang sama pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting mengatakan, sebanyak 45 SMP Negeri hari ini yang menggelar sekolah tatap muka. Selain sekolah negeri, 200 sekolah swasta juga menggelar PTM hari ini,

"Hari ini kita laksanakan di tingkat SMP, kalau nanti kita lihat perkembangan selama seminggu atau dua minggu ke depan, jika tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Medan, maka akan kita lakukan (PTM) di tingkat SD," kata dia.

Seperti diketahui sebelumnya, vaksinasi di tingkat pelajar khususnya SMP di Kota Medan telah memenuhi syarat. Dari data Dinkes Medan, pelajar yang sudah divaksin mencapai angka 65.000 orang.

Angka tersebut lebih dari 50 persen dari 105.000 jumlah pelajar SMP di Kota Medan yang memungkinkan menerima suntikan vaksinasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Regional
Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Regional
Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Mei 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Mei 2022

Regional
Petani di Bengkulu 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Petani di Bengkulu 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
'Saat Terkaman Harimau Dilepaskan, Dia Langsung Panjat Pohon Kemiri'

"Saat Terkaman Harimau Dilepaskan, Dia Langsung Panjat Pohon Kemiri"

Regional
Didukung HIPMI Maju Pilgub DKI 2024, Gibran: Kita Lihat Saja

Didukung HIPMI Maju Pilgub DKI 2024, Gibran: Kita Lihat Saja

Regional
Sedang Bersihkan Kebun, Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau

Sedang Bersihkan Kebun, Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau

Regional
Bus Tingkat Werkudara Kota Solo: Harga Tiket, Rute, dan Cara Reservasi

Bus Tingkat Werkudara Kota Solo: Harga Tiket, Rute, dan Cara Reservasi

Regional
Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Regional
Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Regional
Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Regional
Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Regional
Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.