Kompas.com - 11/10/2021, 13:13 WIB
Mobil yamg menjadi permintaan bocah sebelum prosesi pemotongan rambut gimbaal di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2021) sore. KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYARMobil yamg menjadi permintaan bocah sebelum prosesi pemotongan rambut gimbaal di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2021) sore.

BANYUMAS, KOMPAS.com - Seorang anak perempuan, Marisca Asri Ahyara (4) menjalani prosesi pemotongan rambut gimbal di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2021) sore.

Ritual yang menjadi tradisi masyarakat di kawasan dataran tinggi Dieng ini digelar di Banyumas karena ibu Marisca, Miskiyah berasal dari wilayah tersebut.

Seperti halnya anak-anak gimbal di Dieng, sebelum prosesi pemotongan, Marisca mengajukan permintaan kepada kedua orangtuanya.

Baca juga: Wisata Dieng Tutup Lagi sampai 18 Oktober 2021, Banjarnegara Naik ke PPKM Level 3

Permintaan Marsica terbilang cukup unik, yaitu meminta dibelikan mie ayam dan satu unit mobil.

Setelah permintaannya dipenuhi orangtuanya, pasangan Rudi dan Miskiyah, prosesi rambut gimbal baru dilaksanakan.

Prosesi pemotongan rambut gimbal seorang bocah di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2021) sore.KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYAR Prosesi pemotongan rambut gimbal seorang bocah di Desa Pandansari, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (10/10/2021) sore.

"Saya minta mobil dan mie ayam, sudah dibelikan sama orangtua. Saya senang dan mau dipotong gimbalnya, rambut saya ingin seperti kakak yang pendek," kata Marisca kepada wartawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses pemotongan tersebut berlangsung sederhana. Prosesi juga menerapkan protokol kesehatan, karena berlangsung di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Dieng Kembali Membeku, Embun Es Muncul di Kompleks Candi Arjuna

Miskiyah mengatakan, tetap menjalankan ritual tersebut meski telah menikah dan tinggal di Banyumas.

"Acara pemotongan gimbal ini karena saya menikah dengan orang Ajibarang, Banyumas," ujar Miskiyah.

Menurut Miskiyah, rambut anaknya mulai muncul gimbal sejak usia 2 tahun.

"Saya harus ikutan potong gimbal seperti di Dieng, sekaligus memperkenalkan adat ini," kata Miskiyah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Regional
Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Belum Ungkap Motif Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang, Ini Alasan Polisi

Regional
Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Protes Jalan Diportal, Warga Kawasan Alun-alun Tegal Pasang Bendera Kuning

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.