13 Pelajar SMK di Tulungagung Diduga Keracunan Nasi Kotak yang Dibagikan Sekolah

Kompas.com - 10/10/2021, 18:52 WIB
Petugas Puskesmas Banjar Rejo memriksa perkembangan kesehatan siswa SMKN 1 Rejotangan Tulungagung yang diduga akibat keracunan makanan, Minggu (10/20/2021). SLAMET WIDODOPetugas Puskesmas Banjar Rejo memriksa perkembangan kesehatan siswa SMKN 1 Rejotangan Tulungagung yang diduga akibat keracunan makanan, Minggu (10/20/2021).

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com - Belasan pelajar di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (10/10/2021), dilarikan ke puskesmas diduga akibat keracunan makanan.

Sebagian besar pelajar tersebut mengalami pusing, sakit perut, mual disertai diare setelah makan nasi kotak yang dibagikan sekolah mereka dalam sebuah acara pada Jumat (8/10/2021).

“Kebetulan sekolah kami (SMKN-1) mengadakan program agen perubahan terhadap 32 anak didik kami. Awalnya beberapa mengalami pusing, mual. Dan di hari Sabtu, sebagian besar siswa mengeluh hal yang sama,” terang Kepala SMKN 1 Rejotangan, Hanafi di Puskesmas Banjar Rejo Tulungagung, Minggu (10/10/2021).

Ada 13 siswa pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung yang menjalani perawatan di Puskesmas Banjar Rejo, Kecamatan Rejotangan.

Baca juga: 10 Mahasiswa Unesa Sumbang 9 Medali Emas di Ajang PON XX Papua 2021

Hingga hari ini, ke-13 siswa itu masih menjalani perawatan medis.

“Mereka yang mengalami keluhan, langsung kami bawa ke puskesmas terdekat dengan menggunakan sejumlah mobil sekolahan,” terang Hanafi.

“Semua biaya perawatan, pihak sekolah yang nanggung,” imbuh Hanafi.

Menurut petugas puskesmas, setelah mendapatkan obat dan terapi cairan dari tim medis, kondisi para siswa korban keracunan saat ini berangsur-angsur membaik.  

 

Namun, beberapa siswa masih mengeluh lemas dan mual.

“Setelah menjalani perawawan, kondisi para siswa sudah membaik,” terang petugas Puskesmas Banjar Rejo Intan Retnosari.

Sementara itu, polisi langsung turun tangan menangani kasus ini.  

Baca juga: 63 Rumah di Bima Ludes Terbakar, Ratusan Orang Mengungsi

Petugas melakukan pemeriksaan sejumlah saksi serta mengambil sampel makanan guna dilakukan uji laboratorium.

“Kami sudah mengambil sampel makanan dan akan diuji laboratorium. Dan kasus ini ditangani Polres Tulungagung,” terang Kapolsek Rejotangan AKP Hery Poerwanto di kantor Polsek Rejotangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Cilegon Janjikan Beasiswa untuk Anak Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan

Wali Kota Cilegon Janjikan Beasiswa untuk Anak Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan

Regional
Gempa M 6,0 Guncang Talaud Sulut, BMKG: 1 Korban Luka, 2 Rumah Rusak

Gempa M 6,0 Guncang Talaud Sulut, BMKG: 1 Korban Luka, 2 Rumah Rusak

Regional
Karyawati BRI Link Kejar Perampok yang Gasak Rp 50 Juta dari Tempat Kerjanya, Aksinya Terhenti Setelah Ditembak Pelaku

Karyawati BRI Link Kejar Perampok yang Gasak Rp 50 Juta dari Tempat Kerjanya, Aksinya Terhenti Setelah Ditembak Pelaku

Regional
Seorang Warga Cilacap Jadi Korban Kecelakaan Maut Rapak Balikpapan

Seorang Warga Cilacap Jadi Korban Kecelakaan Maut Rapak Balikpapan

Regional
Dinsos Tasikmalaya Jamin Biaya Hidup Korban Pemerkosaan Kakek 77 Tahun

Dinsos Tasikmalaya Jamin Biaya Hidup Korban Pemerkosaan Kakek 77 Tahun

Regional
Usut Tewasnya Warga Usai Pesta Miras di Blora, Polisi Lakukan Otopsi

Usut Tewasnya Warga Usai Pesta Miras di Blora, Polisi Lakukan Otopsi

Regional
Buntut Bebasnya 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Penyidik Polres Serang Diperiksa

Buntut Bebasnya 2 Pemerkosa Gadis Keterbelakangan Mental, Penyidik Polres Serang Diperiksa

Regional
Kontak Senjata Terjadi di Kiwirok, 1 Personel Satgas Cartenz Alami Luka Tembak

Kontak Senjata Terjadi di Kiwirok, 1 Personel Satgas Cartenz Alami Luka Tembak

Regional
Cerita Warga Solo yang Kebanjiran akibat Luapan Kali Jenes, Dirikan Tenda hingga Mengungsi ke Balai

Cerita Warga Solo yang Kebanjiran akibat Luapan Kali Jenes, Dirikan Tenda hingga Mengungsi ke Balai

Regional
Fakta Baru Kasus Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot, 5 Anak Buah Dipecat

Fakta Baru Kasus Dugaan Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kapolrestabes Medan Dicopot, 5 Anak Buah Dipecat

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Melonguane di Talaud Sulut, BPBD: Dirasakan Warga

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Melonguane di Talaud Sulut, BPBD: Dirasakan Warga

Regional
Belajar dari Kecelakaan Maut Truk di Rapak

Belajar dari Kecelakaan Maut Truk di Rapak

Regional
Perampokan di BRI Link Lampung Timur, Seorang Pegawai Tewas Ditembak, Korban Sempat Curigai Pelaku

Perampokan di BRI Link Lampung Timur, Seorang Pegawai Tewas Ditembak, Korban Sempat Curigai Pelaku

Regional
Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Cilacap, Ini Penjelasan Dinkes

Covid-19 Varian Omicron Terdeteksi di Cilacap, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Edarkan Sabu, Pria Asal Minahasa Selatan Terancam 20 Tahun Penjara

Edarkan Sabu, Pria Asal Minahasa Selatan Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.