Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Kota Blitar Uji Coba "New Normal"

Kompas.com - 10/10/2021, 06:06 WIB
Rachmawati

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah pusat menjadikan Kota Blitar di Jawa Timur sebagai wilayah uji coba New Normal karena laju penularan kasus Covid -19 hingga tingkat kematiannya dianggap "paling aman" dengan status PPKM level satu.

Istilah "New Normal" yang artinya adaptasi kebiasaan baru sudah lama dikumandangkan pemerintah sebagai respons menangkal pandemi yang mendunia.

New Normal diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Tapi apakah maknanya bergeser ketika akan diuji coba pada Kota Blitar? Berikut adalah hal-hal yang sejauh ini diketahui tentang uji coba New Normal di Kota Blitar.

Baca juga: Berlagak sebagai Polisi dan Peras Nelayan di Blitar Rp 3 Juta, 3 Pria Asal Surabaya Diringkus

Kenapa hanya Kota Blitar yang diuji coba?

Berdasarkan aturan terbaru: Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendgari) No.47/2021 tentang pemberlakuan PPKM level 1-4, Kota Blitar satu-satunya wilayah yang mendapatkan status level satu se-Jawa dan Bali.

Sementara dari aturan terbaru lainnya, Imendagri No. 48/2021 menyebutkan terdapat 44 kabupaten dan kota di luar Jawa-Bali yang sudah masuk level satu.

Menurut Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander Kaliaga Ginting, Blitar dipilih menjadi model karena berada di Jawa dan Bali "tempat lonjakan eksponensial yang luar biasa kemarin itu."

Baca juga: Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan Masuk Area Makam Bung Karno di Blitar, Ini Syaratnya

"Kemudian Blitar juga, tidak jauh dari aglomerasi yang ada di Jawa Tengah maupun di Jawa Timur," kata Alexander.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan Blitar dipilih karena laju penularan sudah rendah, dan responsnya cukup memadai, serta cakupan vaksinasinya yang sudah tinggi.

Secara rinci kasus terkonfirmasi di Kota Blitar sudah kurang dari 20 per 1000 penduduk per minggu, rawat inapnya kurang dari lima per 1000 penduduk per minggu.

Baca juga: Masuk Kategori PPKM Level 1, Kota Blitar Uji Coba Penerapan New Normal

Kematiannya sudah kurang dari satu per 1000 penduduk per minggu."

Indikator lainnya adalah tingkat positivity rate sudah mencapai 0,54%, penelusuran kontak 1:20, dan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian rumah sakit kurang dari 5,5%.

Siti Nadia menyebut indikator ini sudah lebih baik dari standar yang ditentukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

[POPULER REGIONAL] Teka Teki Kematian Aldony, Mahasiswa Asal Bandung | Update Dampak Erupsi Gunung Ruang

Regional
Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com