Mayat Wanita Tanpa Identitas di Gowa Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Imbau Warga yang Kehilangan Keluarga Melapor

Kompas.com - 09/10/2021, 09:55 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

GOWA, KOMPAS.com - Seorang bocah penggembala sapi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menemukan mayat wanita tertimbun rerumputan, Sabtu, (9/10/2021).

Aparat kepolisian yang menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tak menemukan kartu identitas dan menduga perempuan tersebut adalah korban pembunuhan.

Baca juga: Tahanan Polres Gowa Kabur, Terekam Kamera CCTV Dijemput dengan Sepeda Motor

Pengakuan penggembala sapi, cium bau busuk

Jamil (11), bocah penggembala sapi mengaku menemukan mayat di areal perkebunan milik Ci'ri (50) di Dusun Kalukuloe, Desa Tanete, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Jumat (8/10/2021) pukul 16.30 Wita.

Saksi yang menemukan jasad korban kemudian meminta pertolongan kepada warga hingga akhirnya aparat kepolisian tiba di lokasi.

"Saya gembalakan sapi dan cium bau busuk dan ternyata mayat jadi saya langsung lari ke perkampungan minta tolong" kata Jamil kepada Kompas.com.

 

Aparat gabungan Polres Gowa, Resmob Polda Sulsel dan Biddokkes Polda Sulsel yang tiba di lokasi pukul 23.00 Wita kemudian menggelar olah TKP dan menemukan sejumlah kejanggalan pada jasad korban.

Baca juga: Bermula Temukan Kejanggalan, Polisi Bongkar Makam DS, Kakak Korban Ritual Ilmu Hitam di Gowa

 

Polisi juga mengamankan helm warna biru, masker serta sepasang sandal warna hijau yang diduga milik korban.

"Olah TKP telah kami gelar dan kami tidak menemukan atau mengetahui identitas korban dan dugaan korban pembunuhan" kata Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman, Sabtu, (9/10/2021) usai memimpin jalan olah TKP.

Aparat kepolisian mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian.

Adapun ciri-ciri korban yakni wanita diperkirakan berusia 40 tahun dan berrambut keriting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Regional
Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

Regional
Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Januari 2022

Regional
Antar Pulang Belasan Pelayat, Ambulans Polisi di NTT Kecelakaan, Bocah 10 Tahun Tewas

Antar Pulang Belasan Pelayat, Ambulans Polisi di NTT Kecelakaan, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Perjanjian Renville: Isi, Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya bagi Kedaulatan Indonesia

Perjanjian Renville: Isi, Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya bagi Kedaulatan Indonesia

Regional
Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Pulang dari Pemakaman Warga, 1 Orang Tewas, 14 Terluka

Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Pulang dari Pemakaman Warga, 1 Orang Tewas, 14 Terluka

Regional
Modus Kepala Baitul Mal di Aceh Tenggara Perkosa Santrinya, Berpura-pura Sakit Kepala

Modus Kepala Baitul Mal di Aceh Tenggara Perkosa Santrinya, Berpura-pura Sakit Kepala

Regional
Ditangkap karena Diduga Perkosa Santri, Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara Diusulkan Dipecat

Ditangkap karena Diduga Perkosa Santri, Kepala Baitul Mal Aceh Tenggara Diusulkan Dipecat

Regional
Cari Ikan Bersama Rekan di Laut, ASN Asal Ambon Ditemukan Tewas Tenggelam

Cari Ikan Bersama Rekan di Laut, ASN Asal Ambon Ditemukan Tewas Tenggelam

Regional
Bawa 735 Liter Arak Jawa di Mobil Pikap, 2 Warga Rembang Ditangkap di Blora

Bawa 735 Liter Arak Jawa di Mobil Pikap, 2 Warga Rembang Ditangkap di Blora

Regional
2 Remaja di Lampung Ditangkap karena Curi Motor, Terancam 5 Tahun Penjara

2 Remaja di Lampung Ditangkap karena Curi Motor, Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Pantau Pelanggar Lalu Lintas di Banten, Polisi Tambah 4 Kamera ETLE, Ini Lokasinya

Pantau Pelanggar Lalu Lintas di Banten, Polisi Tambah 4 Kamera ETLE, Ini Lokasinya

Regional
Kisah Bripka Donni, Polisi Lalu Lintas yang Peduli ODGJ hingga Sekolahkan Pengamen Badut

Kisah Bripka Donni, Polisi Lalu Lintas yang Peduli ODGJ hingga Sekolahkan Pengamen Badut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.