Kompas.com - 08/10/2021, 18:07 WIB
Siswa SLBN 1 Lombok Timur saat berlatih wayang botol di depan ruang kelas mereka bersama para guru pendamping, seluruh siswa dengan beragam kebutuhan khusus dilibatkan, mulai dari Tina rungu,  netra, grahita, daksa dan autis. Siswa SLBN 1 Lombok Timur saat berlatih wayang botol di depan ruang kelas mereka bersama para guru pendamping, seluruh siswa dengan beragam kebutuhan khusus dilibatkan, mulai dari Tina rungu, netra, grahita, daksa dan autis.

MATARAM, KOMPAS.COM- Matahari belum terik, ketika anak-anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Lombok Timur menggerakkan sejumlah wayang yang terbuat dari botol.

Sekilas tampak seperti pertunjukan pada umumnya, namun setelah melihat lebih jauh,  wayang-wayang itu digerakkan oleh empat orang dalang tunarungu.

Mereka adalah Ari Azhari Izzan (16), Khairul Hafizin (16), dan Arya Toriq Al-Fatih (16).

Ketiganya duduk di kelas 10 SMA di SLBN 1 Lombok timur.

Sedangkan satu pemain lagi merupakan siswa kelas 7 SMP yakni Taufik Al Fatih (13).

Baca juga: Lulus Ujian PPPK, Guru Sukardi Ditangisi Muridnya yang Tak Mau Ditinggal

Azhari beberapa kali meminta guru pendampingnya mengubah instruksi dengan tepukan agar tahu kapan wayang botol itu harus mereka gerakkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Aku bumi, warnaku biru, kalian tahu warna biruku ini karena apa? Warna biru itu adalah udara dan air yang bersih," ucap Khadijah sebagai pengisi suara tokoh bumi dalam wayang botol itu.

Siti Khadijah (12) adalah siswa tunagrahita yang duduk di kelas 6 SD, SLBN 1 Lombok Timur.

Suaranya sangat lantang saat memainkan tokoh bumi sekaligus hantu sampah dalam pertunjukan wayang botol dalam lakon, ' Jagak Gumi Paer ' (menjaga Bumi).

Baca juga: Cerita Nadiem soal Guru yang Masih Berstatus Honorer Saat Muridnya Jadi Kepala Sekolah

Sementara Rizky Aryanda Pratama (11) dan Zuhairatul Aini (10) adalah siswa tunanetra.

Dengan malu-malu, keduanya menyanyikan lagi lagu pembuka pertunjukan.

Seluruh peristiwa istimewa itu terlihat ketika anak-anak SLBN 1 Lombok Timur, menjalani latihan persiapan pertunjukan wayang botol, yang berlangsung di dalam Seni SLB SE NTB di Taman Budaya Mataram, Rabu (6/10/2021).

Saat pertunjukan tim kesenian wayang botol ini memainkan dengan gembira, justru para guru pendamping mereka yang diselimuti ketegangan luar biasa.

Meski audio bermasalah pertunjukan wayang botol yang mereka pentaskan merupakan gambaran salah satu bentuk kesenian yang bisa diikuti siswa dari beragam unsur, termasuk yang berkebutuhan khusus.

Baca juga: Detik-detik Truk di Lombok Barat Terjun ke Sungai, Sempat Tabrak Pembatas Jalan

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Diduga Tersambar Petir, Pabrik Pengolahan Karet di Cilacap Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Regional
Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Ibu Kandung yang Buang Bayinya di Kardus Bekas di Sukoharjo Jalani 23 Adegan Rekonstruksi

Regional
Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Kabur Usai Cabuli Anaknya yang Berusia 10 Tahun, Pria Ini Ditangkap Anggota TNI Perbatasan

Regional
Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Sulawesi Selatan Masih Akan Hadapi Cuaca Buruk hingga Awal Tahun 2022

Regional
Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Regional
Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya, Eks Sekda Sumsel Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Gedung Sekolah di Lembata Disegel, Begini Tanggapan Pemda

Regional
Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Regional
Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Alasan Wali Kota Tegal Pasang Portal di Kawasan Alun-alun Meski Diprotes Warga

Regional
Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Kawasan Cianjur Akan Menerapkan Ganjil Genap Saat Nataru

Regional
Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Ratusan Warga Merantai Pagar Rumah Dinas Bupati Pamekasan dan Kantor Dewan, Ini Penyebabnya

Regional
Seorang Warga Dibakar karena Rebutan Lahan, Camat Akan Diperiksa Polisi

Seorang Warga Dibakar karena Rebutan Lahan, Camat Akan Diperiksa Polisi

Regional
Bupati Garut dan Pejabat RSU ke Lombok Diduga Bukan Rapat Evaluasi Covid-19

Bupati Garut dan Pejabat RSU ke Lombok Diduga Bukan Rapat Evaluasi Covid-19

Regional
Eks Kadishub Cilegon Sebut Uang Suap Pengelolaan Parkir Senilai Rp 530 Juta Diterima Sejumlah Pejabat

Eks Kadishub Cilegon Sebut Uang Suap Pengelolaan Parkir Senilai Rp 530 Juta Diterima Sejumlah Pejabat

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Sorong, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa 3 Mobil dan 1 Motor

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Sorong, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa 3 Mobil dan 1 Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.