Kompas.com - 08/10/2021, 16:29 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi

 

Saat ini, S sedang menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.

"Kabarnya S sudah sadar namun belum bisa dimintai keterangan. Akan dilakukan pemindaian di bagian kepalanya," tambah Burhan.

Dugaan polisi

Meski belum dilengkapi cukup bukti, polisi menduga kuat S merupakan pelaku penganiayaan yang menewaskan EN.

Berdasarkan konstruksi sementara, polisi menduga, S kabur karena panik setelah menganiaya istrinya. Burhan mengatakan, S diduga melarikan diri ke arah timur menyusuri rel kereta api di tengah persawahan saat malam hari.

Ketika hendak menyeberang sungai di sebuah dam, S diduga terpeleset dan terjatuh.

Baca juga: Penjual Jamu Tewas di Rumah dengan Luka di Kepala dan Sang Suami Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Kebun

"Kemungkinan dia tidak sadarkan diri di lokasi itu selama beberapa jam sampai ditemukan warga yang hendak pergi ke sawah," tuturnya.

Ketika ditemukan warga, terdapat luka memar di bagian kepala dan bekas darah yang mengering.

"Tapi ini baru sebatas dugaan awal berdasarkan informasi dan bukti awal yang ada. Penyelidikan masih berlangsung oleh Polres Blitar," kata Burhan.

Burhan menambahkan, polisi menemukan alat penumbuk terbuat dari kayu yang biasa disebut alu saat olah TKP. Alat itu ditemukan di ruang penyimpanan perkakas rumah tangga dekat dapur.

"Terdapat darah di alu itu. Tentu akan diperiksa darah siapa yang ada di alu itu," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Geledah Rumah Dinas dan Kediaman Pribadi Wali Kota Ambon, Sita 2 Koper dan Tas Isi Dokumen

KPK Geledah Rumah Dinas dan Kediaman Pribadi Wali Kota Ambon, Sita 2 Koper dan Tas Isi Dokumen

Regional
Lantik 10 Pejabat Eselon II, Wali Kota Semarang: Jangan 'Keblinger'

Lantik 10 Pejabat Eselon II, Wali Kota Semarang: Jangan "Keblinger"

Regional
Banjir Rob Rendam Ribuan Hektar Tambak Warga di Dompu NTB

Banjir Rob Rendam Ribuan Hektar Tambak Warga di Dompu NTB

Regional
Klik Link WhatsApp dari Orang Tak Dikenal, Wanita di Balikpapan Kehilangan Saldo Rp 18 Juta

Klik Link WhatsApp dari Orang Tak Dikenal, Wanita di Balikpapan Kehilangan Saldo Rp 18 Juta

Regional
Gadis di Palembang Ditangkap akibat Investasi Bodong, Rugikan Korban hingga Rp 1,5 Miliar

Gadis di Palembang Ditangkap akibat Investasi Bodong, Rugikan Korban hingga Rp 1,5 Miliar

Regional
Polisi Gadungan Ditangkap, Mengaku Baru Pindah dari Bareskrim

Polisi Gadungan Ditangkap, Mengaku Baru Pindah dari Bareskrim

Regional
Anak Kandung Jadi Tersangka Tunggal Pembunuhan Suratmi, Lansia 70 Tahun

Anak Kandung Jadi Tersangka Tunggal Pembunuhan Suratmi, Lansia 70 Tahun

Regional
Atap Gedung Rusak, Museum Lawang Sewu Bakal Direnovasi Tahun Ini

Atap Gedung Rusak, Museum Lawang Sewu Bakal Direnovasi Tahun Ini

Regional
Dampak PMK, Stok Sapi di Bandung Barat Terancam Tak Cukup untuk Idul Adha

Dampak PMK, Stok Sapi di Bandung Barat Terancam Tak Cukup untuk Idul Adha

Regional
Istri Alex Noerdin Sebut Uang Rp 1,5 M yang Diamankan KPK Saat OTT Bupati Muba Tidak Terkait Suap

Istri Alex Noerdin Sebut Uang Rp 1,5 M yang Diamankan KPK Saat OTT Bupati Muba Tidak Terkait Suap

Regional
Mabuk Minuman Beralkohol, Pengemudi Avanza di Mimika Tabrak Pagar Rumah Warga

Mabuk Minuman Beralkohol, Pengemudi Avanza di Mimika Tabrak Pagar Rumah Warga

Regional
BKSDA Evakuasi Orangutan yang Terjebak di Perkebunan PTPN Aceh Timur

BKSDA Evakuasi Orangutan yang Terjebak di Perkebunan PTPN Aceh Timur

Regional
Ibu Aniaya Bayinya dengan Kapak di Jambi, Mertua Sempat Saksikan

Ibu Aniaya Bayinya dengan Kapak di Jambi, Mertua Sempat Saksikan

Regional
Truk Terguling karena Hindari Mobil Pecah Ban, Tol Solo-Semarang Macet hingga 2 Km

Truk Terguling karena Hindari Mobil Pecah Ban, Tol Solo-Semarang Macet hingga 2 Km

Regional
Evakuasi KM Sirimau Dihentikan Sementara, 83 Penumpang Dibawa ke Pelabuhan Lewoleba

Evakuasi KM Sirimau Dihentikan Sementara, 83 Penumpang Dibawa ke Pelabuhan Lewoleba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.