Kompas.com - 08/10/2021, 13:15 WIB
Ilustrasi PPKM KOMPAS.com/ABBA GABRILLINIlustrasi PPKM

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Kabupaten Aceh Utara saat ini telah berubah status dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 menjadi PPKM level 1 hingga 18 Oktober 2021.

Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib menandatangani Instruksi Bupati Nomor 1318/INSTR/2021 tentang PPKM Level 1 Aceh Utara.

Dalam aturan yang baru itu disebutkan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan bekerja di kantor.

Sebelumnya, hanya 75 persen yang bekerja di kantor.

Baca juga: Tanggul Sungai Jebol dan Belum Diperbaiki, Warga di Aceh Utara Khawatir Adanya Banjir Susulan

“Sedangkan untuk tempat bisnis, pasar, restoran dan lainnya, dibolehkan 100 persen dan buka hingga pukul 22.00 WIB. Namun tetap harus patuh protokol kesehatan,” kata Bupati yang akrab disapa Cek Mad ini kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).

Untuk sektor pendidikan pesantren dan pendidikan umum, Cek Mad meminta agar diperketat protokol kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembelajaran tetap muka terbatas harus dievaluasi terus-menerus, sehingga tidak menimbulkan klaster penyebaran Covid-19.

“Pendidikan bisa dua sif atau empat sif. Disesuaikan dengan format sekolah. Tatap muka terbatas harus berjalan. Ini penting agar anak kita tetap mendapat pembelajaran tatap muka. Kuncinya patuh protokol kesehatan agar pendidikan aman dari Covid-19,” kata dia.

Baca juga: Wings Air Belum Layani Rute Aceh Utara-Medan Selama 4 Bulan Akibat PPKM

Untuk transportasi udara, menurut politisi Partai Aceh itu, para penumpang wajib melakukan  rapid test antigen.

“Sektor swasta tetap buka, namun wajib diawasi ketat. Jangan sampai ada kerumunan,” kata dia.

Sepanjang pandemi Covid-19, baru kali ini Aceh Utara turun ke PPKM level 1.

“Jangan lengah, walau sudah di PPKM level 1. Harus terus tingkatkan kewaspadaan. Vaksinator terus bekerja buat vaksinasi sesuai target pemerintah,” kata Cek Mad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.