Yesti Rambu Jola Pati, ART yang Raih Gelar Sarjana Akan Jadi Manajer Restoran Italia di Surabaya

Kompas.com - 08/10/2021, 08:05 WIB
Yesti Rambu Jola Pati (27), perempuan muda asal Sumba Tengah, NTT, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) telah berhasil menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana Pendidikan Matematika di Unitomo, Surabaya. DOK. YESTI RAMBU JOLA PATIYesti Rambu Jola Pati (27), perempuan muda asal Sumba Tengah, NTT, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) telah berhasil menyelesaikan studi dan meraih gelar sarjana Pendidikan Matematika di Unitomo, Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Perjuangan Yesti Rambu Jola Pati untuk bisa mengubah kondisi hidupnya, secara perlahan mulai terwujud.

Perempuan asal Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang merantau ke Surabaya di usia 18 tahun itu sudah melewati berbagai rintangan hidup.

Baca juga: Perjuangan Yesti Rambu Jola Pati: Bekerja sebagai ART hingga Jadi Sarjana Pendidikan Matematika

Di usia 18 tahun, ia harus merantau ke Surabaya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Meski pada awal merantau ke Surabaya sempat mendapat penolakan dari orangtua, Yesti tetap berangkat. Tujuan Yesti hanya satu, tak ingin membebani orangtua.

Di tengah himpitan ekonomi keluarga, ia berinisiatif membantu membiayai kebutuhan orangtuanya, menjadi manusia berguna, setidaknya bagi dirinya sendiri dan keluarga.

Setelah delapan tahun merantau di Surabaya, Yesti kini meraih gelar sarjana dari jurusan Pendidikan Matematika di Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menyandang gelar sarjana, Yesti kini menjalani babak baru dalam kehidupannya. Sebentar lagi, Yesti akan meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai ART.

Perempuan berusia 27 tahun itu mengatakan, majikannya memberi pekerjaan baru, bukan lagi sebagai ART.

"Jadi sekarang ini kan ada ART baru, saya diminta untuk memberi tahu tugas apa saja yang perlu dikerjakan. ART baru ini akan menggantikan posisi saya," kata Yesti kepada Kompas.com, Kamis (7/10/2021).

Yesti menjelaskan, anak dari majikannya memiliki sebuah restoran yang menjual masakan khas Italia. Resto bernama Alfie's Pizzeria itu terletak di kawasan Surabaya Barat.

Baca juga: Surabaya Masuk Daerah Kategori PPKM Level 1, tetapi...

"Kebetulan saya dapat job baru dari majikan. Karena anaknya ini kan punya restoran," ujar Yesti.

Nantinya, Yesti bekerja di restoran milik anak sang majikan. Yesti yang awalnya bekerja sebagai ART kini diangkat sebagai manajer di restoran itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanah Bergerak Sepanjang 70 Meter di Lebak, 2 Rumah Rusak Berat

Tanah Bergerak Sepanjang 70 Meter di Lebak, 2 Rumah Rusak Berat

Regional
Ditanya Soal Pinjaman di Koperasi, Pria Ini Emosi lalu Aniaya Istrinya

Ditanya Soal Pinjaman di Koperasi, Pria Ini Emosi lalu Aniaya Istrinya

Regional
Upah 5 Daerah di Jatim Tak Naik, Buruh Tolak UMK 2022 yang Ditetapkan Khofifah

Upah 5 Daerah di Jatim Tak Naik, Buruh Tolak UMK 2022 yang Ditetapkan Khofifah

Regional
Heboh soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa, Ini Faktanya

Heboh soal Bayi Ditinggal di Toilet Terminal Rajabasa, Ini Faktanya

Regional
Kecewa Musda Demokrat Riau, Kader Bakar Atribut Partai, lalu Mengundurkan Diri

Kecewa Musda Demokrat Riau, Kader Bakar Atribut Partai, lalu Mengundurkan Diri

Regional
Dukung Wisata Ikonik Elang Flores, Bupati Ende Siap Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Perbaiki Jalan

Dukung Wisata Ikonik Elang Flores, Bupati Ende Siap Kucurkan Rp 9 Miliar untuk Perbaiki Jalan

Regional
Vaksinasi 15 Daerah di Bawah 50 Persen, Ini yang Terendah di Sumut

Vaksinasi 15 Daerah di Bawah 50 Persen, Ini yang Terendah di Sumut

Regional
'Secara Administrasi, Tokoh KKB Temianus Bukan Kepala Kampung tapi Tak Punya Pekerjaan'

"Secara Administrasi, Tokoh KKB Temianus Bukan Kepala Kampung tapi Tak Punya Pekerjaan"

Regional
Panitia Pembangunan Musala Kaget Dapat Sumbangan Puluhan Lembar Uang Mainan

Panitia Pembangunan Musala Kaget Dapat Sumbangan Puluhan Lembar Uang Mainan

Regional
Kasus Kepemilikan 77 Kilogram Sabu, 5 Orang Dituntut Hukuman Mati

Kasus Kepemilikan 77 Kilogram Sabu, 5 Orang Dituntut Hukuman Mati

Regional
Pencuri Tinggalkan Sepeda Motor Usai Jambret Kalung Emas Warga

Pencuri Tinggalkan Sepeda Motor Usai Jambret Kalung Emas Warga

Regional
Tergolong Berisiko Tinggi, 3 Napi di Sumut Dikirim ke Nusakambangan

Tergolong Berisiko Tinggi, 3 Napi di Sumut Dikirim ke Nusakambangan

Regional
Orangtua Tak Bisa Bayar Tagihan Pengobatan Bayinya Senilai Rp 20 Juta, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Orangtua Tak Bisa Bayar Tagihan Pengobatan Bayinya Senilai Rp 20 Juta, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Regional
Kronologi Preman Kampung Tewas Dikeroyok Usai Tantang Warga Berkelahi

Kronologi Preman Kampung Tewas Dikeroyok Usai Tantang Warga Berkelahi

Regional
2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Massa, Identitas Pelaku Terlacak, Polisi Imbau Hal Ini

2 Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Massa, Identitas Pelaku Terlacak, Polisi Imbau Hal Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.