Kompas.com - 07/10/2021, 19:00 WIB
Kadisdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto (tengah) memberikan keterangan terkait rencana uji coba pembelajaran tatap muka pada November 2020. KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARKadisdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto (tengah) memberikan keterangan terkait rencana uji coba pembelajaran tatap muka pada November 2020.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin memutuskan melanjutkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Kadis Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, selama PTM terbatas, tak ditemukan siswa maupun guru yang terpapar Covid-19.

Selain itu, dilanjutkan PTM terbatas setelah keluar perintah Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

"Sampai kemarin kita rapat terakhir bersama, tidak ada kasus yang dilaporkan," ujar Totok Agus Daryanto dalam keterangan yang diterima, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Cegah Klaster Covid-19 di Sekolah, Orangtua Diminta Awasi Anak Usai Ikuti PTM Terbatas

Totok menambahkan, capaian vaksinasi untuk siswa di Banjarmasin sudah mencapai 50 persen lebih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan PTM terbatas tetap dilanjutkan meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Banjarmasin tetap berada di level 4.

"Mengacu pada target vaksinasi siswa, karena posisinya sudah diangka 50 persen. Semoga akhir tahun sudah 70 persen," jelasnya.

Totok menambahkan, capaian vaksinasi terhadap guru juga sudah di atas 50 persen.

"Untuk angka vaksinasi guru tingkat SMP sudah diangka 92 persen lebih dan guru SD sebesar 83 persen," ujarnya.

Baca juga: PPKM Masih Level 4, Pemkot Padang Batalkan PTM Terbatas di Sekolah

Masih kata Totok, capaian vaksinasi guru tersebut membuat Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin juga mengizinkan sekolah swasta menggelar PTM terbatas.

"Mungkin ada beberapa sekolah swasta yang masih belum turun. Itu kan pilihan, boleh turun boleh tidak," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Pacar Mahasiswi yang Meninggal di Pusara Ayahnya Ditahan, Dijerat Pasal Aborsi

Polisi Pacar Mahasiswi yang Meninggal di Pusara Ayahnya Ditahan, Dijerat Pasal Aborsi

Regional
Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Korban Terdampak Erupsi Gunung Semeru Dapat 22.184 Paket Bantuan dari Pemprov Jatim

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Erupsi Gunung Semeru, 8 Penambang Pasir Diduga Terjebak di Kantor, Disebut Sempat Kirim Video Minta Tolong

Regional
Kesetrum, Penjaga Sekolah di Ambon Tewas Terjatuh dari Plafon Sekolah

Kesetrum, Penjaga Sekolah di Ambon Tewas Terjatuh dari Plafon Sekolah

Regional
Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Dibantu Alat Berat dan Anjing Pelacak, Pencarian Pengemudi Truk Terseret Banjir Lahar Merapi Belum Berhasil

Regional
Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Dua Mahasiswi Unsri Dipanggil Rektorat, Pelaku Pelecehan Seksual Tak Dihadirkan

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Erupsi Gunung Semeru, 30 Rumah di Sekitar Jalur Aliran Lahar Ambruk

Regional
Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Erupsi Semeru, Dinkes Jatim Perkirakan Ada Warga Tertimbun Sulit Dievakuasi, 45 Korban Luka Bakar

Regional
Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Ahli Sebut Potensi Gunung Semeru yang Paling Berbahaya adalah Awan Panas Guguran

Regional
37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

37 Warga Alami Luka Bakar Dampak Awan Panas Gunung Semeru Dilarikan ke Puskesmas dan RS

Regional
Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Gunung Semeru Erupsi: Dari Data, Hikayat, sampai Peta Bencana

Regional
35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

35 Warga Luka Bakar Akibat Awan Panas Guguran Semeru, 11 Orang Dirujuk ke RS

Regional
Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Erupsi Semeru Putus Jembatan Penghubung Malang-Lumajang, Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas

Regional
Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Abu Vulkanik Gunung Semeru Mengarah ke Barat Daya, Diperkirakan Sampai Besok

Regional
Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Polda Jatim Terjunkan 200 Personel Bantu Tangani Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.