Kereta Api Mutiara Timur Relasi Ketapang-Yogya Kembali Beroperasi, Ini Syarat dan Ketentuannya

Kompas.com - 07/10/2021, 14:04 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero)  akan mengoperasikan kembali perjalanan Kereta Api Mutiara Timur relasi Ketapang – Yogyakarta PP Kompas.com/Dokumentasi KAI JemberPT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan kembali perjalanan Kereta Api Mutiara Timur relasi Ketapang – Yogyakarta PP

JEMBER, KOMPAS.com - Kereta Api Mutiara Timur relasi Ketapang-Yogyakarta akan beroperasi kembali setiap Jumat dan Minggu mulai 15 Oktober 2021.

“Untuk sementara waktu, KA Mutiara Timur akan beroperasi pada tanggal 15, 17, 22, 24, 29 dan 31 Oktober 2021,” kata Vice President PT Kereta Api Daop 9 Jember Broer Rizal dalam keterangan tertulis, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Heboh, Temuan Mayat Bayi Berbalut Sajadah di Jember, Kondisinya Membusuk

KAI terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Sehingga, mereka memberikan pilihan KA sesuai jam operasional dan kelas yang diinginkan pelanggan.

Selain KA Mutiara Timur, PT KAI juga mengoperasikan KA Ranggajati relas Jember-Cirebon dan KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap mulai hari ini hingga 31 Oktober 2021.

Untuk menikmati layanan itu, penumpang minimal harus telah divaksin Covid-19 dosis pertama. Bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta.

Data vaksinasi akan otomatis muncul pada layar komputer petugas karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika keterangan vaksin tidak muncul di layar komputer petugas boarding, maka selanjutnya akan dilakukan pengecekan secara manual, dengan menunjukkan bukti print-out sertifikat vaksin.

Pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau memiliki komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Selain itu, harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau tes cepat antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Baca juga: 378 Tablet di SMKN 5 Jember Raib, Ternyata Dicuri Staf TU Honorer

“Meskipun persyaratan sudah lengkap, apabila saat proses bording dilakukan dan dicek suhu melebihi 37,3 derajat Celsius atau sedang mengalami sakit ( Flu/batuk), pelanggan tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan," kata Broer.

“Tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian 100 persen sesuai harga tiket diluar biaya pemesanan,” sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Imingi-imingi Diberi Nilai Bagus

Modus Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Imingi-imingi Diberi Nilai Bagus

Regional
Jumlah Lansia di Jombang yang Sudah Mendapat Vaksin Dosis 2 Masih Kurang dari 50 Persen

Jumlah Lansia di Jombang yang Sudah Mendapat Vaksin Dosis 2 Masih Kurang dari 50 Persen

Regional
Pengakuan Bhayangkari Palsu yang Video TikTok-nya Viral, Sempat Curiga Teman Prianya Polisi Gadungan, tapi…

Pengakuan Bhayangkari Palsu yang Video TikTok-nya Viral, Sempat Curiga Teman Prianya Polisi Gadungan, tapi…

Regional
Tak Ada Penyekatan Jalan Saat Libur Nataru, Kota Blitar Andalkan Posko PPKM Tingkat RT/RW

Tak Ada Penyekatan Jalan Saat Libur Nataru, Kota Blitar Andalkan Posko PPKM Tingkat RT/RW

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.200 Meter ke Arah Kali Bebeng

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.200 Meter ke Arah Kali Bebeng

Regional
Korban Meninggal Bencana Erupsi Gunung Semeru Bertambah Jadi 43 Orang

Korban Meninggal Bencana Erupsi Gunung Semeru Bertambah Jadi 43 Orang

Regional
Pesantren yang Terkait Kasus Pemerkosaan Sudah Ditutup Selama 6 Bulan

Pesantren yang Terkait Kasus Pemerkosaan Sudah Ditutup Selama 6 Bulan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 9 Desember 2021

Regional
Tanam 19 Pohon Ganja di Kamar Mandi, WN Spanyol di Bali Diringkus Polisi

Tanam 19 Pohon Ganja di Kamar Mandi, WN Spanyol di Bali Diringkus Polisi

Regional
Kapolda Maluku Sebut Pengerahan Personel Saat Penangkapan 11 Warga Desa Tamilow Sesuai Prosedur

Kapolda Maluku Sebut Pengerahan Personel Saat Penangkapan 11 Warga Desa Tamilow Sesuai Prosedur

Regional
Dugaan Eksploitasi Ekonomi dalam Kasus Guru Pesantren Perkosa 12 Santriwati, Ini Kata Polisi

Dugaan Eksploitasi Ekonomi dalam Kasus Guru Pesantren Perkosa 12 Santriwati, Ini Kata Polisi

Regional
5 Penambang Emas Ilegal di Muratara Ditangkap, Polisi Buru Pemilik Tanah

5 Penambang Emas Ilegal di Muratara Ditangkap, Polisi Buru Pemilik Tanah

Regional
Buntut Kericuhan Sepak Bola Liga 3 Sumbar, Pejabat Dispora Diperiksa

Buntut Kericuhan Sepak Bola Liga 3 Sumbar, Pejabat Dispora Diperiksa

Regional
Polemik Lahan Rens Sapi dengan Pemprov NTT, Begini Kata Pemilik Ulayat

Polemik Lahan Rens Sapi dengan Pemprov NTT, Begini Kata Pemilik Ulayat

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Desember 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Desember 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.