Kompas.com - 07/10/2021, 10:17 WIB
Ilustrasi nyamuk demam berdarah, nyamuk aedes aegypti. Ilustrasi nyamuk demam berdarah, nyamuk aedes aegypti.

CIANJUR, KOMPAS.com – Sepanjang Januari hingga akhir September 2021, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencapai 205 orang.

Dari jumlah tersebut, 2 pasien meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Cianjur Yusman Faisal mengatakan, data tersebut berdasarkan laporan dari empat rumah sakit di Cianjur.  

Baca juga: Mulai Musim Hujan, Ini 4 Cara Mencegah DBD di Lingkungan Rumah

“Dua dinyatakan meninggal dunia karena DBD, statusnya anak-anak,” kata Yusman kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Menurut Yusman, puncak peningkatan kasus DBD terjadi pada akhir September.

Namun, dibandingkan tahun lalu, mengalami penurunan yang drastis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahun lalu dengan periode yang sama, jumlah kasusnya mencapai 700 orang, dan 6 orang di antaranya meninggal dunia,“ ujar dia.

Baca juga: Waspada DBD, Ini 8 Tanaman yang Bisa Mengusir Nyamuk

Selain faktor peralihan cuaca, menurut Yusman, peningkatan kasus DBD juga dipicu kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat yang dinlai masih rendah.

"Termasuk kondisi lingkungan. Apalagi di permukiman padat penduduk, banyak ditemukan genangan air, seperti di kaleng, ban bekas, wadah-wadah plasitik, dan di media lain yang dasarnya bukan tanah," ujar Yusman.

Baca juga: Studi: Penyebaran Nyamuk ber-Wolbachia Terbukti Efektif Menurunkan Kasus DBD

Untuk itu, pemberantasan sarang nyamuk harus digencarkan secara masif dan serentak oleh masyarakat di lingkungan masing-masing.

Langkah itu, menurut Yusman, penting dilakukan untuk memberantas jentik-jentik nyamuk.

“Kalau giat penyemprotan atau fogging yang merupakan tugas dinas dan puskesmas itu kan sifatnya untuk memberantas nyamuk yang sudah dewasa,” kata Yusman.

Menurut Yusman, perlu sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat dalam upaya menekan angka kasus DBD.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terlibat Pertengkaran, Pria di Langkat Tewas Dibakar Massa, Polisi Buru Pelaku

Terlibat Pertengkaran, Pria di Langkat Tewas Dibakar Massa, Polisi Buru Pelaku

Regional
Mobil Ahok Diadang Warga di Aceh, Ternyata Ini Penyebabnya

Mobil Ahok Diadang Warga di Aceh, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Korban Erupsi Semeru: 22 Warga Meninggal, 22 Orang Hilang

Update Korban Erupsi Semeru: 22 Warga Meninggal, 22 Orang Hilang

Regional
Cerita Winandi Jadi YouTuber Setelah Dibuatkan Akun oleh Anaknya, Kerja 15 Jam Sehari, Raup Puluhan Juta

Cerita Winandi Jadi YouTuber Setelah Dibuatkan Akun oleh Anaknya, Kerja 15 Jam Sehari, Raup Puluhan Juta

Regional
Jenazah di Kebun Bambu Karawang Ternyata Pelajar SMK

Jenazah di Kebun Bambu Karawang Ternyata Pelajar SMK

Regional
Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Nol Kasus Balita Stunting dalam 3 Bulan

Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Nol Kasus Balita Stunting dalam 3 Bulan

Regional
Pelajar di Banyumas Diliburkan saat Natal dan Tahun Baru, tapi ...

Pelajar di Banyumas Diliburkan saat Natal dan Tahun Baru, tapi ...

Regional
Dedi Mulyadi Bantu Ibu yang Dilaporkan 5 Anaknya Perkara Tanah, Siapkan Tim Pengacara

Dedi Mulyadi Bantu Ibu yang Dilaporkan 5 Anaknya Perkara Tanah, Siapkan Tim Pengacara

Regional
Angkot Vs Kereta di Medan, KAI: Patuhi Rambu, Wajib Utamakan KA yang Melintas

Angkot Vs Kereta di Medan, KAI: Patuhi Rambu, Wajib Utamakan KA yang Melintas

Regional
Eks Ketua DPC Gerindra Blora Bantah Tudingan Kunker Saat Masih Positif Covid-19

Eks Ketua DPC Gerindra Blora Bantah Tudingan Kunker Saat Masih Positif Covid-19

Regional
Pencurian Uang Rp 195 Juta di Kediri Pakai Modus Kempis Ban, Pelaku Sasar Nasabah Bank

Pencurian Uang Rp 195 Juta di Kediri Pakai Modus Kempis Ban, Pelaku Sasar Nasabah Bank

Regional
Imbas Napi Dianiaya Sesama hingga Tewas, 306 Tahanan RTP Polrestabes Medan Dipindah

Imbas Napi Dianiaya Sesama hingga Tewas, 306 Tahanan RTP Polrestabes Medan Dipindah

Regional
Divonis 5 Tahun Penjara, Nurdin Abdullah Putuskan Tak Ajukan Banding

Divonis 5 Tahun Penjara, Nurdin Abdullah Putuskan Tak Ajukan Banding

Regional
Seorang Warga Dianiaya lalu Dibakar, 8 Orang Ditangkap

Seorang Warga Dianiaya lalu Dibakar, 8 Orang Ditangkap

Regional
Semua PNS Jabar Diminta Pakai Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas

Semua PNS Jabar Diminta Pakai Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.