Kompas.com - 07/10/2021, 07:39 WIB
Rapat pembinaan pengendalian bantuan sosial bersama seluruh pelaksana program di Provinsi Gorontalo yang hadiri Gubernur Rusli Habibie, perwakilan koordinator lapangan, para pendamping lapangan mengikuti secara virtual. KOMPAS.COM/SALMANRapat pembinaan pengendalian bantuan sosial bersama seluruh pelaksana program di Provinsi Gorontalo yang hadiri Gubernur Rusli Habibie, perwakilan koordinator lapangan, para pendamping lapangan mengikuti secara virtual.

GORONTALO, KOMPAS.com – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dapat memudahkan pelayanan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat miskin.

Permintaan ini disampaikan saat mendengar salah satu koordinator lapangan pendamping Penerima Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Gorontalo yang mengeluhkan sulitnya penyaluran bantuan oleh sebuah bank.

Fajar Koordinator Lapangan PKH Kabupaten Gorontalo menyampaikan, untuk wilayah dampingannya terdapat 25.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima batuan sosial.

Baca juga: Rapat dengan Gubernur Gorontalo, Ini Permintaan Pendamping PKH

Namun, petugas bantuan sosial dari Bank BRI hanya empat orang.

Berbeda dengan kabupaten atau kota lainnya yang KPM lebih sedikit, tapi difasilitasi petugas sampai tujuh orang.

Hal ini yang kemudian menjadi keluhan para pendamping PKH di Kabupaten Gorontalo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Maksud kami, jika petugasnya sedikit maka prosesnya lambat.  Pendamping kami bahkan pernah mengantre 4-5 jam hanya untuk menunggu pencairan bantuan. Ada pula penerima yang sedang sakit tetap harus diajak mengantre di teller. Orang sakit susah berdiri tapi katanya harus tetap mengantre di teller,” ungkap Fajar pada rapat bersama gubernur dan sejumlah pejabat, Rabu, (6/10/2021).

Baca juga: Buntut Risma Marah-marah, Kepala Dinas Sosial Gorontalo Dipecat, Ini Penjelasan Bupati

Menanggapi keluhan ini Gubernur Gorontalo langsung meminta Bank BRI untuk melayani penerima bantuan sebaik mungkin.

“Saran saya untuk BRI, kalau boleh siapkan ruangan khusus dan harus ada petugasnya untuk melayani penerima bansos, jangan di teller dan berbaur dengan umum. Jadi mereka tersendiri saja,” kata Rusli Habibie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Usut Tewasnya 2 Remaja Usai Nonton Dangdut, Tenggelam, tapi Ditemukan Benturan Benda Tumpul

Polisi Usut Tewasnya 2 Remaja Usai Nonton Dangdut, Tenggelam, tapi Ditemukan Benturan Benda Tumpul

Regional
Percepat Vaksinasi, Pemkab Bantul Akan Terbitkan Perbup Wajib Vaksin

Percepat Vaksinasi, Pemkab Bantul Akan Terbitkan Perbup Wajib Vaksin

Regional
Cegah Banjir di Medan, Bobby Siapkan Insentif bagi Tempat Ibadah yang Bangun Sumur Resapan

Cegah Banjir di Medan, Bobby Siapkan Insentif bagi Tempat Ibadah yang Bangun Sumur Resapan

Regional
Alami Kebutaan Setelah Divaksin dan Didiagnosis Neuritis Optik, Ini Tanggapan Joko Santoso

Alami Kebutaan Setelah Divaksin dan Didiagnosis Neuritis Optik, Ini Tanggapan Joko Santoso

Regional
Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi di PDAM Madiun, Kerugian Negara Capai Rp 263 Juta

Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi di PDAM Madiun, Kerugian Negara Capai Rp 263 Juta

Regional
Ibu Muda yang Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami Diduga Dimarahi Polisi Saat Melapor

Ibu Muda yang Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami Diduga Dimarahi Polisi Saat Melapor

Regional
Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Regional
Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Regional
'Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi'

"Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi"

Regional
'Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya'

"Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya"

Regional
Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Regional
Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Regional
Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Regional
Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Regional
20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.