PPKM Level 1 di Jombang, Warga Tetap Dilarang Gelar Konser dan Pertunjukan Seni

Kompas.com - 06/10/2021, 07:04 WIB
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, saat ditemui di depan Aula Bung Tomo, komplek kantor Pemkab Jombang, Jawa Timur, Selasa (5/10/2021). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍBupati Jombang Mundjidah Wahab, saat ditemui di depan Aula Bung Tomo, komplek kantor Pemkab Jombang, Jawa Timur, Selasa (5/10/2021).

JOMBANG, KOMPAS.com - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, lebih longgar dari sebelumnya. Berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan, Kabupaten Jombang menerapkan PPKM level 1.

Meski begitu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab meminta warga menahan diri dengan tidak menggelar acara di tempat terbuka yang berpotensi memicu kerumunan.

Baca juga: Ketika Bupati Jombang Terpukau dengan Tepuk Corona yang Diperagakan Siswa SD

Acara sejenis konser musik, pementasan kesenian di lapangan atau tempat terbuka masih dilarang karena PPKM masih diterapkan.

Ia menjelaskan, seiring dengan turunnya kasus Covid-19 serta pencapaian vaksinasi diatas 70 persen, beberapa kelonggaran sudah diberlakukan.

Warga diizinkan menggelar hajatan dan menghadirkan kelompok musik atau kesenian. Namun, sesuai aturan PPKM, berlaku pembatasan kapasitas orang yang boleh hadir.

"Kalau yang di lapangan terbuka masih belum bisa. Kecuali acara musik di dalam arena hajatan dan itu terbatas, boleh, tidak apa-apa," kata Mundjidah kepada Kompas.com, Selasa (5/10/2021).

Mundjidah menyebut, meski berada pada level 1 pada asesmen Kemenkes, Kabupaten Jombang berada pada level 2 berdasarkan Inmendagri Nomor 47 Tahun 2021. 

Mundjidah meminta setiap penyelenggaraan kegiatan diikuti dengan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah, kita sudah level 1. Wisata boleh buka, hajatan dan sekolah tatap muka silahkan (digelar). Tapi harus sesuai protokol kesehatan, maskernya tidak boleh lepas dan harus jaga jarak," ujar Mundjidah.

Merujuk data Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, tercatat 49 kasus Covid-19 aktif hingga Selasa (5/10/2021).

Rinciannya, sebanyak 33 pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan 16 orang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Anak-anak di Jombang Daur Ulang Sampah Plastik Jadi Alat Kampanye Prokes

Secara kumulatif, kasus Covid-19 sebanyak 12.309 kasus. Sebanyak 10.704 sembuh dan 1.556 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Adapun peta persebaran kasus Covid-19, terdapat enam kecamatan zona hijau dan dari 21 kecamatan, tidak ada lagi zona merah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Regional
Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Regional
Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Regional
Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Regional
Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Regional
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ustaz MQ Tak Ditahan tapi Ditempatkan di Lokasi yang Aman

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ustaz MQ Tak Ditahan tapi Ditempatkan di Lokasi yang Aman

Regional
Teror di Lapas Pekanbaru, Mobil Dinas Kepala Keamanan Dibakar OTK

Teror di Lapas Pekanbaru, Mobil Dinas Kepala Keamanan Dibakar OTK

Regional
Jabat Kepala Desa, Kakak Kandung Bupati Langkat Ikut Ditangkap, Bertugas Kumpulkan Setoran Proyek

Jabat Kepala Desa, Kakak Kandung Bupati Langkat Ikut Ditangkap, Bertugas Kumpulkan Setoran Proyek

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2022

Regional
Diduga Gelapkan Traktor Pemda, Oknum Anggota DPRD Bangkep Dipolisikan

Diduga Gelapkan Traktor Pemda, Oknum Anggota DPRD Bangkep Dipolisikan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Januari 2022

Regional
Mark Up Bahan Bangunan Bantuan Rumah Swadaya, Mantan Kepala Dinas Pemalang Jadi Tersangka

Mark Up Bahan Bangunan Bantuan Rumah Swadaya, Mantan Kepala Dinas Pemalang Jadi Tersangka

Regional
Gempa Guncang Jayapura, Warga Panik Berlarian Keluar Rumah

Gempa Guncang Jayapura, Warga Panik Berlarian Keluar Rumah

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.