Kompas.com - 05/10/2021, 18:03 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyebutkan saat ini Kota Medan masuk dalam daftar daerah yang menerapkan PPKM level 2. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIWali Kota Medan, Bobby Nasution menyebutkan saat ini Kota Medan masuk dalam daftar daerah yang menerapkan PPKM level 2.

MEDAN, KOMPAS.com - Proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kota Medan tak kunjung dimulai.

Padahal, Kota Medan sudah keluar dari daftar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 sejak dua pekan lalu.

Saat ini, status PPKM di Medan turun lagi ke level 2, setelah dua pekan terakhir berstatus level 3.

Baca juga: PPKM Medan Turun ke Level 2, Begini Respons Wali Kota Bobby Nasution

 

Adapun salah satu aktivitas yang dilakukan penyesuaian adalah soal sekolah tatap muka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak penerapan PPKM level 3 pada dua pekan lalu, Wali Kota Medan Bobby Nasution sebenarnya sudah mengizinkan sekolah-sekolah melaksanakan PTM terbatas.

Namun, hal itu belum diimplementasikan sepenuhnya.

Baca juga: Wali Kota Medan Bobby Nasution Izinkan Belajar Tatap Muka Terbatas

Bobby sendiri menginginkan agar PTM di Medan bisa berjalan serentak di seluruh jenjang pendidikan.

Untuk mengimplementasikan hal itu, pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Namun kemarin saya sampaikan dalam rapat itu, juga tentang tatap muka tetap harus berkoordinasi dengan Provinsi (Pemprov Sumut). Karena jangan pula SD, SMP, kita buka tatap muka SMA-nya. Kalau bisa serentak," kata Bobby saat meninjau vaksinasi di Kecamatan Medan Johor, Selasa (5/10/2021).

Untuk pelaksanaan PTM ini, Bobby Nasution mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Begitu juga, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan berkoordinasi dengan Disdik Sumut.

Hal ini bertujuan agar pelajar yang melaksanakan PTM terlindungi dari Covid-19 saat di sekolah hingga di luar sekolah.

"Kata Pak Gubernur tadi pagi, menyatakan silahkan untuk melakukan tatap muka apabila mau dilakukan dulu SMP. Kami Pemerintah Kota Medan memperbolehkan. Mekanismenya, akan kami lanjuti lebih terperinci lagi. Karena, ini menyangkut keselamatan anak-anak kita," sebut Bobby Nasution.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dicabuli Ayah Kandung, Siswi SMP di Kupang Alami Trauma Berat

Dicabuli Ayah Kandung, Siswi SMP di Kupang Alami Trauma Berat

Regional
Mayat di Kebun Bambu Ternyata Pelajar SMK yang 2 Hari Tak Pulang, Keluarga Sebut Korban Dijemput Teman

Mayat di Kebun Bambu Ternyata Pelajar SMK yang 2 Hari Tak Pulang, Keluarga Sebut Korban Dijemput Teman

Regional
Truk Kayu Tabrak Bus Siswa Sekolah Polisi, 1 Calon Bintara Asal Papua Tewas, Belasan Luka-luka

Truk Kayu Tabrak Bus Siswa Sekolah Polisi, 1 Calon Bintara Asal Papua Tewas, Belasan Luka-luka

Regional
Harga Cabai di Ambon Melonjak hingga Rp 150.000 Per Kg

Harga Cabai di Ambon Melonjak hingga Rp 150.000 Per Kg

Regional
PPKM Level 3 Nataru Batal, Kegiatan Masyarakat di Sleman Tetap Dibatasi

PPKM Level 3 Nataru Batal, Kegiatan Masyarakat di Sleman Tetap Dibatasi

Regional
Duduk Perkara Bentrok Warga dan Polisi di Desa Tamilow, Bermula Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor Desa

Duduk Perkara Bentrok Warga dan Polisi di Desa Tamilow, Bermula Tangkap Pelaku Pembakaran Kantor Desa

Regional
Begini Respons Bobby Nasution Saat PKKM Level 3 Libur Nataru Dibatalkan

Begini Respons Bobby Nasution Saat PKKM Level 3 Libur Nataru Dibatalkan

Regional
Rumah Rusak akibat Gelombang Pasang di Kalsel Bertambah, Sebagian Hanya Sisa Puing

Rumah Rusak akibat Gelombang Pasang di Kalsel Bertambah, Sebagian Hanya Sisa Puing

Regional
Siapa Pun Pengganti Jokowi 2024 Mendatang, Diharap Lebih Perhatian ke 8 Juta Diaspora Indonesia

Siapa Pun Pengganti Jokowi 2024 Mendatang, Diharap Lebih Perhatian ke 8 Juta Diaspora Indonesia

Regional
Jaksa Bebaskan Tersangka Pencuri Susu, Kasus Tak Dilanjutkan ke Pengadilan

Jaksa Bebaskan Tersangka Pencuri Susu, Kasus Tak Dilanjutkan ke Pengadilan

Regional
Kasus Dua Anak Dicabuli Satu Keluarga di Padang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kakek, Paman dan Sepupu Ibu Jadi Tersangka

Kasus Dua Anak Dicabuli Satu Keluarga di Padang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Kakek, Paman dan Sepupu Ibu Jadi Tersangka

Regional
UU HKPD Disahkan, Blora Akhirnya Dapat Dana Bagi Hasil Migas

UU HKPD Disahkan, Blora Akhirnya Dapat Dana Bagi Hasil Migas

Regional
Oknum Polisi yang Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas Sudah Ditahan

Oknum Polisi yang Diduga Menganiaya Tahanan hingga Tewas Sudah Ditahan

Regional
Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Sumbar Ricuh, Tak Berizin, Penonton Ribuan hingga Langgar Prokes, Polisi: Kita Proses

Pertandingan Sepak Bola Liga 3 Sumbar Ricuh, Tak Berizin, Penonton Ribuan hingga Langgar Prokes, Polisi: Kita Proses

Regional
Berburu Koin Sultan di Tapanuli Tengah, Berasal dari Abad Ke-6 Dinasti Umayyah dan Abbasiyah

Berburu Koin Sultan di Tapanuli Tengah, Berasal dari Abad Ke-6 Dinasti Umayyah dan Abbasiyah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.