Bersiap Sambut Wisatawan Mancanegara, Gubernur Bali Ajak Menteri BUMN Bersinergi

Kompas.com - 05/10/2021, 17:05 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster dan Menteri BUMN Erick Thorir saat jumpa pers di Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali, Selasa (5/10/2021). KOMPAS.com/Ach. FawaidiGubernur Bali Wayan Koster dan Menteri BUMN Erick Thorir saat jumpa pers di Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali, Selasa (5/10/2021).

BALI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Bali bersiap menyambut pembukaan penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 14 Oktober 2021. Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik pembukaan penerbangan tersebut.

Namun, ia juga tak ingin kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) membuat kasus Covid-19 di Pulau Dewata kembali meningkat.

Baca juga: Gubernur Ungkap Alur Kedatangan Wisman ke Bali, Vaksin Dosis Lengkap hingga Karantina 8 Hari

"Berkaitan dengan dibukanya wisatawan mancanegara ini arahannya pemerintah pusat dengan Bapak Menko Maritim dan Investasi harus sangat pruden, berhati-hati, jangan sampai menimbulkan kasus baru, jangan sampai terjadi lonjakan kasus baru, karena itu lah diperlukan penanganan yang baik," kata Koster dalam jumpa pers di Rumah Dinas Jabatan Gubernur Bali, Selasa (5/10/2021).

Koster memahami, salah satu titik penting dalam menyambut wisman berada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Gubernur Koster secara khusus berdiskusi dengan Menteri BUMN Erick Thohir terkait manajemen penyambutan wisman di Bandara Internasioal I Gusti Ngurah Rai yang berada di bawah manajemen Angkasa Pura I.

"Jadi Bapak Menteri BUMN, berkaitan dengan Angkasa Pura agar betul-betul bisa melaksanakan secara baik apa yang sudah kami bahas kemarin bersama-sama dengan Dirut Angkasa Pura serta juga dengan Garuda (Indonesia) supaya betul-betul bisa melaksanakan protokol kesehatan dengan baik," kata Koster kepada Erick Thohir.

Koster mengatakan, pembukaan pariwisata Bali untuk wisman harus dilakukan secara hati-hati.

Dengan begitu, harapan memulihkan ekonomi akan sejalan dengan perkembangan kasus Covid-19 yang terkontrol dengan baik.

"Kita berharap pariwisata Bali bisa segera pulih dan ekonomi Bali juga segera bisa pulih kembali," kata Koster.

Di tempat yang sama, Menteri BUMN Erick Thorir mengaku, akan terus mendukung upaya pemulihan ekonomi dan pengendalian Covid-19 di Bali.

Kementerian BUMN akan memastikan layanan menyambut wisatawan mancanegara berjalan dengan baik.

"Tadi disampaikan pak Gub, bandara ini menjadi akses utama, sehingga saya juga memastikan kesiapan dari Bandara Ngurah Rai ini untuk menjadi benar benra menjaga, jangan sampai nanti kita lengah, tidak waspada," kata dia.

Selain itu, Erick mengaku segera berkoordinasi dengan Garuda Indonesia, Citilink, serta maskapai lain guna memastikan dukungannya untuk pariwisata Bali.

Baca juga: Aturan Lengkap PPKM Level 2 di Luar Jawa-Bali hingga 18 Oktober 2021

Ia pun mengaku akan menambah jumlah pesawat yang melakukan penerbangan ke Bali.

"Tadi Pak Gub bilang mesti ditambah pesawat terbangnya ke Bali, saya bilang siap, kita langsung coba laksanakan. Saya rasa ini waktunya Bali bangkit," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Narkoba di Kampar, Ternyata Penjualnya Emak-emak

Marak Narkoba di Kampar, Ternyata Penjualnya Emak-emak

Regional
Cerita di Balik Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, 3 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Dibakar

Cerita di Balik Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, 3 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Dibakar

Regional
Keluh Kesah Pedagang Ayam Geprek di Solo: Pernah Coba Beli Minyak Goreng Rp 14.000, tapi Selalu Habis

Keluh Kesah Pedagang Ayam Geprek di Solo: Pernah Coba Beli Minyak Goreng Rp 14.000, tapi Selalu Habis

Regional
7 Fakta Menarik Balikpapan, Kota Minyak yang Asal-usul Namanya Konon Berhubungan dengan Papan

7 Fakta Menarik Balikpapan, Kota Minyak yang Asal-usul Namanya Konon Berhubungan dengan Papan

Regional
Kronologi Polisi Terseret 1 Kilometer Saat Halangi Perampasan Mobil

Kronologi Polisi Terseret 1 Kilometer Saat Halangi Perampasan Mobil

Regional
4 Anggota Polda Kepri Diduga Peras Seorang Pria, Minta Rp 300 Juta untuk Selesaikan Kasus Korban

4 Anggota Polda Kepri Diduga Peras Seorang Pria, Minta Rp 300 Juta untuk Selesaikan Kasus Korban

Regional
Munir Pun Tersenyum, Honor Guru Rp 6 Juta yang Ia Tunggu Selama 24 Tahun Akhirnya Dibayar

Munir Pun Tersenyum, Honor Guru Rp 6 Juta yang Ia Tunggu Selama 24 Tahun Akhirnya Dibayar

Regional
Upacara Pemecatan Bripka BT Dihadiri Keluarga Korban Perkosaan

Upacara Pemecatan Bripka BT Dihadiri Keluarga Korban Perkosaan

Regional
6 Tempat Wisata Edutainment Ramah Anak serta Harga Tiket Masuk

6 Tempat Wisata Edutainment Ramah Anak serta Harga Tiket Masuk

Regional
Sosok Munir, Mantan Guru yang Bakar Sekolah karena Gaji Belum Dibayar, Tinggal di Masjid karena Tak Punya Rumah

Sosok Munir, Mantan Guru yang Bakar Sekolah karena Gaji Belum Dibayar, Tinggal di Masjid karena Tak Punya Rumah

Regional
Seorang Nelayan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Seorang Nelayan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Regional
Hendak Melayat, Seorang Nenek di Alor Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

Hendak Melayat, Seorang Nenek di Alor Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

Regional
Polisi Lanjutkan Penyidikan Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental di Serang

Polisi Lanjutkan Penyidikan Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental di Serang

Regional
Mengaku Khilaf, Guru SD di Buton Minta Maaf Hukum Siswa Makan Sampah

Mengaku Khilaf, Guru SD di Buton Minta Maaf Hukum Siswa Makan Sampah

Regional
Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.