Kompas.com - 05/10/2021, 12:13 WIB
Warga Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah berhamburan keluar dari rumah mereka setelah gempa tektonik berkekuatan 5,3 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Senin malam (4/10/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWarga Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah berhamburan keluar dari rumah mereka setelah gempa tektonik berkekuatan 5,3 magnitudo mengguncang wilayah tersebut, Senin malam (4/10/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tengah memastikan gempa berkekuatan magnitudo 5,3 yang mengguncang wilayah tersebut tidak menimbulkan kerusakan.

Kepala BPBD Maluku Tengah Abdul Latif Key mengatakan, petugas telah melakukan pemantauan di lapangan.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Maluku Tengah, Warga Diminta Tenang dan Hindari Bangunan Rusak

“Tidak ada kerusakan akibat gempa 5,3 semalam,” kata Latif kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Selasa (5/10/2021).

Selain melakukan pemantauan, BPBD Maluku Tengah telah berkoordinasi dengan sejumlah kepala desa di Kecamatan Tehoru, Teluti, dan Saparua, terkait dampak gempa.

“Kita juga sudah koordinasi dengan kepala-kepala desa dan tidak ada bangunan yang rusak,” ujarnya.

Latif mengapresiasi warga di wilayah itu karena langsung melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman saat gempa terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Harapan kami seperti itu warga bisa melakukan evakuasi mandiri, apalagi kondisi malam hari,” ujarnya.

Gempa tersebut berpusat pada titik koordinat 3.53 Lintang Selatan dan 129.64 Bujur Timur atau berjarak 23 kilometer arah tenggara Tehoru dan 67 kilometer arah selatan Kobisonta.

Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa yang terasa cukup kuat membuat warga di Tehoru mengungsi ke lokasi pegunungan karena takut tsunami.

Salah seorang warga Tehoru, Tehuayo mengaku, sejumlah warga yang merasa khawatir memilih tidur di luar rumah dan area ketinggian setelah gempa.

Baca juga: Takut Tsunami Setelah Gempa, Warga Tehoru Mengungsi ke Gunung

Sejumlah warga juga tetap bertahan di rumah-rumah kebun yang dibangun. Namun saat ini mereka telah kembali lagi ke perkampungan.

“Tadi malam ada yang tidur di hutan bekas lokasi pengungsian gempa, ada juga di rumah-rumah kebun dan saat ini sudah kembali lagi,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjalanan Kerja Keras dalam Buku 'Borobudur Marathon Mewarnai Zaman'

Perjalanan Kerja Keras dalam Buku "Borobudur Marathon Mewarnai Zaman"

Regional
Perjalanan Kasus Pemerkosaan dan Penganiayaan Siswi SD di Kota Malang

Perjalanan Kasus Pemerkosaan dan Penganiayaan Siswi SD di Kota Malang

Regional
Pemprov NTB Akan Terima DAK Tambahan untuk Persiapan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika

Pemprov NTB Akan Terima DAK Tambahan untuk Persiapan MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika

Regional
Seorang Pemuda di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Pohon Ganja

Seorang Pemuda di Jember Ditangkap karena Kasus Narkoba, Polisi Sita 3 Pohon Ganja

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 26 November 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 November 2021

Regional
Kisah Luluk, Kader Posyandu Berhonor Rp 100.000 Per Bulan, Rela Dampingi Banyak Balita dan Ibu Hamil

Kisah Luluk, Kader Posyandu Berhonor Rp 100.000 Per Bulan, Rela Dampingi Banyak Balita dan Ibu Hamil

Regional
Erick Thohir: Kita Harus Jadi Sentra Pertumbuhan Dunia

Erick Thohir: Kita Harus Jadi Sentra Pertumbuhan Dunia

Regional
428 ASN di Pemkot Surabaya Jalani Tes Usap, Semua Negatif Covid-19

428 ASN di Pemkot Surabaya Jalani Tes Usap, Semua Negatif Covid-19

Regional
Kisah Pilu di Balik Istri Tewas Disiram Air Keras Suami, Korban Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Kisah Pilu di Balik Istri Tewas Disiram Air Keras Suami, Korban Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
Mengeluh Nyeri di Perut, Siswi SD Korban Pemerkosaan-Penganiayaan di Malang Jalani Pemeriksaan Medis

Mengeluh Nyeri di Perut, Siswi SD Korban Pemerkosaan-Penganiayaan di Malang Jalani Pemeriksaan Medis

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Seram Bagian Timur Baru 15,93 Persen, Terendah di Maluku

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Seram Bagian Timur Baru 15,93 Persen, Terendah di Maluku

Regional
Buron Sejak 2018, DPO Kasus Dugaan Korupsi Proyek PLTD Raja Ampat Ditangkap

Buron Sejak 2018, DPO Kasus Dugaan Korupsi Proyek PLTD Raja Ampat Ditangkap

Regional
Siang Bolong, Bank Swasta di Karawang Dirampok, Uang Ratusan Juta Raib

Siang Bolong, Bank Swasta di Karawang Dirampok, Uang Ratusan Juta Raib

Regional
Proyek Drainase Belum Rampung, Puluhan Rumah di Lombok Timur Terendam Banjir

Proyek Drainase Belum Rampung, Puluhan Rumah di Lombok Timur Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.