Ahli Epidemiologi: Covid-19 Varian MU Lebih Menular dan Mematikan, Orang Asing Masuk Harus Karantina

Kompas.com - 04/10/2021, 22:18 WIB
Ilustrasi varian Mu masuk dalam daftar Variant of Interest WHO. Varian Mu berasal dari Kolombia, dan varian virus corona baru ini teridentifikasi pertama kali pada Januari 2021. SHUTTERSTOCK/LightspringIlustrasi varian Mu masuk dalam daftar Variant of Interest WHO. Varian Mu berasal dari Kolombia, dan varian virus corona baru ini teridentifikasi pertama kali pada Januari 2021.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ahli Epidemiologi Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan meminta semua pihak mewaspadai potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 di Provinsi Riau.

Kondisi penyebaran Covid-19 di Riau saat ini memang terus menurun.

Namun, prediksi adanya lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga bisa saja terjadi jika varian baru, yakni virus MU masuk ke Indonesia maupun Riau. 

Virus varian baru ini dikenal lebih cepat menular dan lebih mematikan.

Baca juga: PPKM di Bali Turun ke Level 3, Gubernur Koster: Tak Boleh Euforia, Waspada Varian MU

Orang asing masuk Indonesia wajib dikarantina

Agar tidak terulang kembali lonjakan kasus positif Covid-19, Wildan menyarankan agar orang asing yang masuk ke Riau dilakukan pemeriksaan yang ketat dan wajib menjalani karantina.

Meski saat ini Bandara Sultan Syarif Kasim  (SSK) II Pekanbaru belum membuka penerbangan international, namun provinsi tetangga, seperti Batam sudah membuka penerbangan international.

Sehingga potensi orang asing masuk ke Riau berpeluang terjadi.

"Imigrasi harus melakukan pengetatan orang asing yang masuk ke Riau. Mereka harus menjalani pemeriksaan dan harus dikarantina," kata Wildan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Disebut Lebih Ganas dari Varian Delta, seperti Apa Karakteristik Varian Mu?

Di Riau, banyak "pelabuhan tikus" tak terpantau

Namun, persoalan lain yang menjadi tantangan di Riau, adalah banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus yang berbatasan dengan negara tetangga.

Pelabuhan-pelabuhan kecil ini juga bisa menjadi pintu masuk orang asing ke Riau.

"Kita tidak tahu orang asing yang masuk melalui pelabuhan kecil ini seperti apa, karena di sana kan jelas tidak ada pemeriksaan kesehatanya, itu yang kita takutkan," ujar Wildan.

Baca juga: Virus Corona Varian Mu Bisa Lolos dari Kekebalan Vaksin, Ini Kata Ahli

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkat Facebook, Warga Purbalingga Ini Dapatkan Motornya yang Hilang Dicuri

Berkat Facebook, Warga Purbalingga Ini Dapatkan Motornya yang Hilang Dicuri

Regional
Penjelasan Sandiaga soal Jadwal Uji Coba Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura

Penjelasan Sandiaga soal Jadwal Uji Coba Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura

Regional
449 Kasus Demam Berdarah Ditemukan di NTT Selama Januari, 2 Orang Meninggal

449 Kasus Demam Berdarah Ditemukan di NTT Selama Januari, 2 Orang Meninggal

Regional
Tragedi Kecelakaan Rapak dari Masa ke Masa, Tanjakan Maut di Dekat Titik Nol Kilometer Balikpapan

Tragedi Kecelakaan Rapak dari Masa ke Masa, Tanjakan Maut di Dekat Titik Nol Kilometer Balikpapan

Regional
Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 Booster, RSUD Mataram: Warga Luar Kota Juga Kami Layani

Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 Booster, RSUD Mataram: Warga Luar Kota Juga Kami Layani

Regional
Warga Purbalingga Kelimpungan, Minyak Goreng Lenyap di Toko Modern Ternyata Disembunyikan Dalam Gudang

Warga Purbalingga Kelimpungan, Minyak Goreng Lenyap di Toko Modern Ternyata Disembunyikan Dalam Gudang

Regional
Warung di Pelabuhan Jembatan Batu Baubau Hancur Diterjang Ombak

Warung di Pelabuhan Jembatan Batu Baubau Hancur Diterjang Ombak

Regional
Warga Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Balikpapan, Awalnya Dengar Benturan Keras, lalu Lihat Kendaraan Berserakan

Warga Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Balikpapan, Awalnya Dengar Benturan Keras, lalu Lihat Kendaraan Berserakan

Regional
Didakwa Terima Fee Proyek Rp 2,3 M, 10 Anggota DPRD Muara Enim Terancam 20 Tahun Penjara

Didakwa Terima Fee Proyek Rp 2,3 M, 10 Anggota DPRD Muara Enim Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
15 Siswa Terinfeksi Covid-19, Belajar Tatap Muka di Pontianak Dihentikan Sementara

15 Siswa Terinfeksi Covid-19, Belajar Tatap Muka di Pontianak Dihentikan Sementara

Regional
Diduga Caplok Tanah Warga untuk Bangun Hotel, Rektor UNP Digugat

Diduga Caplok Tanah Warga untuk Bangun Hotel, Rektor UNP Digugat

Regional
Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Truk Tronton Tabrak 6 Mobil dan 14 Motor

Kecelakaan di Rapak, Balikpapan, Truk Tronton Tabrak 6 Mobil dan 14 Motor

Regional
Kecelakaan Maut di Rapak, Balikpapan, Diawali Pelanggaran Lalu Lintas, Berakhir dengan 5 Pengendara Taat Aturan Tewas

Kecelakaan Maut di Rapak, Balikpapan, Diawali Pelanggaran Lalu Lintas, Berakhir dengan 5 Pengendara Taat Aturan Tewas

Regional
Cerita Warga Padang Bantu Pemerintah Saat Krisis 1950, Sekarang Gugat Presiden Bayar Utang

Cerita Warga Padang Bantu Pemerintah Saat Krisis 1950, Sekarang Gugat Presiden Bayar Utang

Regional
Kebakaran Rumah di Karimun Kepri Tewaskan 1 Orang, Diduga akibat Kompor Menyala

Kebakaran Rumah di Karimun Kepri Tewaskan 1 Orang, Diduga akibat Kompor Menyala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.