Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terjebak Saat Rumahnya Kebakaran, Lansia Tunanetra Tewas

Kompas.com - 04/10/2021, 09:48 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Ester Cumbale (60), wanita tunanetra asal Desa Oemolo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas dalam kebakaran.

Wanita yang tinggal sendirian itu, tewas setelah rumah semi permanennya yang berukuran 5×4 meter persegi hangus terbakar.

"Kejadiannya kemarin dini hari sekitar pukul 02.30 Wita. Almarhum warga RT 11/RW 06, Dusun III, Desa Oemolo," ungkap Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat, kepada Kompas.com, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Penahanan 21 Tersangka Sengketa Tanah Manggarai Barat Ditangguhkan, Polisi: Proses Hukum Tetap Jalan

Saksi dengar letusan

Berdasarkan keterangan saksi mata, Orance Saebani (34), awalnya dia mendengar bunyi letusan seperti ada kebakaran.

Mendengar itu, lanjut Randy, Orance langsung keluar dari rumahnya untuk melihat.

Orance menyaksikan, api sudah melahap rumah Ester Cumbale.

Karena panik, Orance lalu menelepon tetangga sekitar yang bernama Apolos Saebani untuk meminta bantuan.

"Saksi Orance ini juga berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar, untuk membantu memadamkan api tersebut," kata dia.

Namun, kobaran api terus membesar sehingga warga kewalahan untuk memadamkan api tersebut.

Baca juga: Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Kupang, Menyusuri Air Jernih Goa Kristal

Api sudah melahap seluruh bangunan rumah serta warga juga tidak bisa menolong Ester yang berada di dalam rumah tersebut.

"Apalagi almarhum ini hanya tinggal sendiri di rumahnya, sehingga tidak ada yang menolongnya," kata Randy.

Baca juga: Kupang Jadi Lokasi Sosialisasi CHSE MICE Kemenparekraf karena Letaknya Stategis

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

Regional
Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Regional
Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Regional
1.165 Calon Siswa Hubungi 'Call Center' PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

1.165 Calon Siswa Hubungi "Call Center" PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

Regional
6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

Regional
PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

Regional
Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Regional
Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Regional
3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

Regional
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Regional
Peran 4 Tersangka Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati, Polisi: Masih Ada Tersangka Lain

Peran 4 Tersangka Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati, Polisi: Masih Ada Tersangka Lain

Regional
Dishub Semarang Temukan 28 Armada Bus BRT Melebihi Ambang Batas Emisi

Dishub Semarang Temukan 28 Armada Bus BRT Melebihi Ambang Batas Emisi

Regional
Pj Gubernur Al Muktabar Canangkan Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangi Stunting Provinsi Banten

Pj Gubernur Al Muktabar Canangkan Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangi Stunting Provinsi Banten

Regional
Mahasiswa Unsoed Demo Lagi soal UKT, Ini Tuntutannya

Mahasiswa Unsoed Demo Lagi soal UKT, Ini Tuntutannya

Regional
Terdampak Banjir Lahar di Tanah Datar, Ribuan Bilik dan Kotak Suara KPU Rusak

Terdampak Banjir Lahar di Tanah Datar, Ribuan Bilik dan Kotak Suara KPU Rusak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com