KA Kamandaka dan Joglosemarkerto Kembali Beroperasi Mulai 4 Oktober, Catat Syarat Bagi Penumpang

Kompas.com - 03/10/2021, 10:39 WIB
Logo KAI KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoLogo KAI

PURWOKERTO, KOMPAS.com - PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto akan kembali mengoperasikan KA aglomerasi mulai Senin (4/10/2021), setelah sempat dihentikan selama beberapa bulan.

Manager Humas Daop 5 Purwokerto Ayep Hanapi menjelaskan, KA aglomerasi yang akan dioperasikan yaitu KA Kamandaka dan KA Joglosemarkerto.

"Mulai tanggal 4 Oktober 2021 PT KAI akan menjalankan kembali perjalanan KA aglomerasi di antaranya KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka," kata Ayep melalui keterangan resmi yang dikutip, Minggu (3/10/2021).

Baca juga: KAI Daop 4 Kembali Operasikan 2 KA Lokal, Penumpang Wajib Vaksin Dosis Pertama

Rute yang dilayani KA Joglosemarkerto yaitu Purwokerto-Solo Balapan PP dan Solo Balapan - Purwokerto-Tegal-Semarang Tawang-Solo Balapan.

Sedangkan KA Kamandaka melayani rute Purwokerto-Tegal- Semarang Tawang PP.

Ayep mengatakan, KA aglomerasi kembali dioperasikan mengikuti penyesuaian aturan perjalanan dari Kementerian Perhubungan seiring dengan menurunnya kasus Covid-19.

Lebih lanjut Ayep mengatakan, ada syarat dan ketentuan perjalanan kereta api komuter, jarak dekat, lokal dan dalam wilayah atau kawasan aglomerasi.

Baca juga: KA Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu Kembali Beroperasi, Simak Syaratnya

Pertama, pelaku perjalanan tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau RT-Antigen, dan STRP atau Surat Tugas dan/atau surat keterangan perjalanan lainnya.

Namun pelaku perjalanan wajib menunjukkan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan. Bagi yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi, wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama

Ayep menjelaskan, anak-anak di bawah umur 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri antar batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota.

Kemudian bagi yang belum divaksin karena alasan kesehatan, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras dan Angin Kencang di Karanganyar, Rumah Makan Ambruk hingga Pohon Tumbang Halangi Jalan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Karanganyar, Rumah Makan Ambruk hingga Pohon Tumbang Halangi Jalan

Regional
2 Nelayan Lombok Timur Hilang Diterjang Angin Kencang Saat Melaut

2 Nelayan Lombok Timur Hilang Diterjang Angin Kencang Saat Melaut

Regional
Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Regional
Pekerja PLTU Timor Kupang yang Positif Covid-19 Bertambah Jadi 72 Orang

Pekerja PLTU Timor Kupang yang Positif Covid-19 Bertambah Jadi 72 Orang

Regional
Oknum ASN di Rembang Korupsi Rp 113 Juta, Begini Respons Bupati

Oknum ASN di Rembang Korupsi Rp 113 Juta, Begini Respons Bupati

Regional
Cekcok, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas dengan 13 Luka

Cekcok, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas dengan 13 Luka

Regional
Nyatakan Perang dengan Geng Motor di Jambi, Polisi Amankan 54 Orang

Nyatakan Perang dengan Geng Motor di Jambi, Polisi Amankan 54 Orang

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Rp 3 Miliar, Staf Desa di Ambon Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 3 Miliar, Staf Desa di Ambon Ditahan

Regional
Menteri PPPA: Presiden Serius terhadap Perlindungan Anak

Menteri PPPA: Presiden Serius terhadap Perlindungan Anak

Regional
Tak Menyangka Terjadi Bentrokan yang Tewaskan 18 Orang, Wali Kota Sorong Minta Warga Tahan Diri

Tak Menyangka Terjadi Bentrokan yang Tewaskan 18 Orang, Wali Kota Sorong Minta Warga Tahan Diri

Regional
PLTSa Putri Cempo Solo Tak Kunjung Beroperasi, Menteri ESDM Berikan Penjelasan

PLTSa Putri Cempo Solo Tak Kunjung Beroperasi, Menteri ESDM Berikan Penjelasan

Regional
Gubernur NTB: Kami Semakin Siap Sambut MotoGP Mandalika

Gubernur NTB: Kami Semakin Siap Sambut MotoGP Mandalika

Regional
Pabrik Miras Oplosan Beromset Ratusan Juta di Palembang Digerebek Polisi

Pabrik Miras Oplosan Beromset Ratusan Juta di Palembang Digerebek Polisi

Regional
Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Regional
Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.