Cerita Dharma, Bocah SD yang Rela Jualan Tisu Keliling Denpasar demi Bantu Ekonomi Keluarga

Kompas.com - 01/10/2021, 16:59 WIB
Putu Dharma (11) bocah SD di Bali yang jualan tisu keliling di Kota Denpasar, Jumat (1/10/2021). KOMPAS.com/Ach. FawaidiPutu Dharma (11) bocah SD di Bali yang jualan tisu keliling di Kota Denpasar, Jumat (1/10/2021).

DENPASAR, KOMPAS.com - Putu Dharma (11) tak seperti kebanyakan bocah seusianya. Ia rela membantu ekonomi keluarganya yang terdampak pandemi Covid-19.

Dharma yang masih duduk di bangku sekolah dasar di Kabupaten Karangasem itu meluangkan waktu berjualan tisu dengan cara berkeliling di sekitar Kota Denpasar.

"Buat bantu-bantu keluarga," kata Dharma saat ditemui Kompas.com di Jalan Surapati, Kota Denpasar, Jumat (1/10/2021).

Dharma mengaku, sudah berjualan tisu keliling sejak pandemi Covid-19 melanda di Pulau Dewata.

Tanpa paksaan dari orangtuanya, ia dengan tulus berinisiatif menjalani rutinitas berjualan yang hampir dilakukannya setiap hari.

Baca juga: Profil dan Sejarah Kota Denpasar

Dalam sehari, ia mendapat uang minimal Rp 50.000 dari hasil berjualan tisu.

"Bapak kerja proyek (bangunan) kalau ibu kerja jualan (tisu) juga, tapi kita pisah (jualannya)," kata dia.

Dharma mengaku, aktivitas jualan tisu itu tak mengganggu jadwal sekolah yang hingga kini masih dijalani secara online.

Dharma mengatur jadwal berjualan dengan ketat, mulai pukul 10.00-17.00 Wita. Sebelum berkeliling menjual tisu, ia menuntaskan tugas sekolah dan belajar.

"Sekolah masih online, kadang mengerjakan tugas dulu sebelum jualan," kata Dharma yang merupakan bocah kelahiran Karangasem itu.

 

Selama di Denpasar, Dharma mengaku tak pernah meninggalkan aktivitas sekolahnya.

Menurutnya, jika nanti sekolah tatap muka sudah digelar penuh tanpa ada batasan jumlah siswa, dirinya mengaku siap kembali ke Kabupaten Karangasem.

Baca juga: Kabar Baik, Pemkot Denpasar Tutup 4 Lokasi Isoter Setelah Kasus Covid-19 Menurun

Meski masih memilih tinggal di Denpasar bersama sang ibunda, Dharma enggan mengeluh dengan kondisi hidup yang dijalani saat ini.

Ia enggan berpangku tangan dan tetap bertekad membantu ekonomi keluarganya.

"Kan bantu orangtua, kasihan meraka," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Partai Tertua di Indonesia, dari Indische Partij hingga Golkar

9 Partai Tertua di Indonesia, dari Indische Partij hingga Golkar

Regional
Seorang ASN Ditemukan Tewas Dalam Ruang Tamu Rumahnya, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Seorang ASN Ditemukan Tewas Dalam Ruang Tamu Rumahnya, Ini Hasil Pemeriksaan Polisi

Regional
Kekurangan 35.000 Dosis Vaksin Anak, Pemkot Mataram Dipasok Jatah Kabupaten

Kekurangan 35.000 Dosis Vaksin Anak, Pemkot Mataram Dipasok Jatah Kabupaten

Regional
Kapolda Papua Barat Pastikan 18 Korban Tewas akibat Bentrokan di Sorong

Kapolda Papua Barat Pastikan 18 Korban Tewas akibat Bentrokan di Sorong

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang di Karanganyar, Rumah Makan Ambruk hingga Pohon Tumbang Halangi Jalan

Hujan Deras dan Angin Kencang di Karanganyar, Rumah Makan Ambruk hingga Pohon Tumbang Halangi Jalan

Regional
2 Nelayan Lombok Timur Hilang Diterjang Angin Kencang Saat Melaut

2 Nelayan Lombok Timur Hilang Diterjang Angin Kencang Saat Melaut

Regional
Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Regional
Pekerja PLTU Timor Kupang yang Positif Covid-19 Bertambah Jadi 72 Orang

Pekerja PLTU Timor Kupang yang Positif Covid-19 Bertambah Jadi 72 Orang

Regional
Oknum ASN di Rembang Korupsi Rp 113 Juta, Begini Respons Bupati

Oknum ASN di Rembang Korupsi Rp 113 Juta, Begini Respons Bupati

Regional
Cekcok, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas dengan 13 Luka

Cekcok, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas dengan 13 Luka

Regional
Nyatakan Perang dengan Geng Motor di Jambi, Polisi Amankan 54 Orang

Nyatakan Perang dengan Geng Motor di Jambi, Polisi Amankan 54 Orang

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Rp 3 Miliar, Staf Desa di Ambon Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 3 Miliar, Staf Desa di Ambon Ditahan

Regional
Menteri PPPA: Presiden Serius terhadap Perlindungan Anak

Menteri PPPA: Presiden Serius terhadap Perlindungan Anak

Regional
Tak Menyangka Terjadi Bentrokan yang Tewaskan 18 Orang, Wali Kota Sorong Minta Warga Tahan Diri

Tak Menyangka Terjadi Bentrokan yang Tewaskan 18 Orang, Wali Kota Sorong Minta Warga Tahan Diri

Regional
PLTSa Putri Cempo Solo Tak Kunjung Beroperasi, Menteri ESDM Berikan Penjelasan

PLTSa Putri Cempo Solo Tak Kunjung Beroperasi, Menteri ESDM Berikan Penjelasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.