Singgah ke Pasar Hamadi Jayapura untuk Berbelanja Benda-benda Seni Khas Papua

Kompas.com - 01/10/2021, 13:03 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Pasar Hamadi di Jayapura adalah pasar rakyat layaknya pasar-pasar tradisional lain di kota besar.

Pasar ini memang memiliki peran penting dalam perputaran roda perekonomian Kota Jayapura, terutama dalam hal tersedianya barang-barang kebutuhan masyarakat.

Pasar Hamadi berjarak sekitar 3 kilometer di wilayah selatan pusat Kota Jayapura.

Selain menyediakan bahan kebutuhan masyarakat, Pasar Hamadi juga menyediakan berbagai benda-benda seni khas Papua.

Baca juga: Mengenal Stadion Lukas Enembe Lokasi Pembukaan PON XX Papua, Termegah Kedua di Indonesia

Hampir sebagian besar barang-barang seni khas suku-suku di Papua tersedia lengkap di Pasar ini.

Sehingga tidak heran bila banyak sekali wisatawan yang mengunjungi kawasan Pasar Hamadi hanya untuk mencari barang-barang seni khas Papua.

Seperti patung totem khas Asmat, lukisan kulit kayu khas Danau Sentani, Noken khas Wamena, dan hiasan Cendrawasih khas Raja Ampat.

Biasanya barang-barang tersebut diambil oleh penjual langsung kepada perajin aslinya tanpa lewat perantara penjual lainnya.

Baca juga: Kawal Kontingen Jateng yang Berlaga di PON Papua, Ganjar Pranowo: Berjuang yang Terbaik

Ramon Y Tungka di Pasar Hamadi, Jayapura. Pasar ini terkenal dengan suvenir dan oleh-oleh khas Papua.ARSIP KOMPAS TV Ramon Y Tungka di Pasar Hamadi, Jayapura. Pasar ini terkenal dengan suvenir dan oleh-oleh khas Papua.
Dikutip dari Indonesia Kaya, Pasar Hamadi sudah ada sejak zaman penjahan Belanda dan menjadi pusat perdagangan masyarakat Jayapura hingga saat ini.

Kala itu Papua masih bernama Hollandia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 6,5 Maluku Barat Daya, Petugas BPBD Pantau Dampak Kerusakan

Gempa M 6,5 Maluku Barat Daya, Petugas BPBD Pantau Dampak Kerusakan

Regional
Dokter Faisal Ditemukan Usai Hilang 20 Hari, Keluarga Senang tapi Kaget, Ini Sebabnya

Dokter Faisal Ditemukan Usai Hilang 20 Hari, Keluarga Senang tapi Kaget, Ini Sebabnya

Regional
Monyet di Wisata Air Wendit Berkeliaran ke Permukiman Warga, Petugas Bantah karena Tak Diberi Makan

Monyet di Wisata Air Wendit Berkeliaran ke Permukiman Warga, Petugas Bantah karena Tak Diberi Makan

Regional
Penempatan di Mentawai dan Solok, 6 CPNS Pemprov Sumbar Pilih Mundur

Penempatan di Mentawai dan Solok, 6 CPNS Pemprov Sumbar Pilih Mundur

Regional
Istri Mengurung Diri Saat Tahu Dokter Faisal Ditemukan Bersama Seorang Perempuan di Penginapan

Istri Mengurung Diri Saat Tahu Dokter Faisal Ditemukan Bersama Seorang Perempuan di Penginapan

Regional
PGE Investasi 33,9 Juta Dolar AS Cari Cadangan Minyak Baru di Aceh

PGE Investasi 33,9 Juta Dolar AS Cari Cadangan Minyak Baru di Aceh

Regional
Curug Cikuluwung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Curug Cikuluwung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Ambulans Jenazah di Ende Terobos Sungai untuk Melintas, Wabup: Akan Dibangun Jembatan

Ambulans Jenazah di Ende Terobos Sungai untuk Melintas, Wabup: Akan Dibangun Jembatan

Regional
Kemelut Koperasi Sawit di Riau, Kubu Anthony Hamzah Bantah Pernyataan Nusirwan

Kemelut Koperasi Sawit di Riau, Kubu Anthony Hamzah Bantah Pernyataan Nusirwan

Regional
Cerita Dokter Faisal, Dilaporkan Hilang 20 Hari, Ditemukan Bersama Seorang Perempuan di Penginapan

Cerita Dokter Faisal, Dilaporkan Hilang 20 Hari, Ditemukan Bersama Seorang Perempuan di Penginapan

Regional
Suhu Udara di Aceh Capai 36,2 Derajat Celcius, Ini Penjelasan BMKG

Suhu Udara di Aceh Capai 36,2 Derajat Celcius, Ini Penjelasan BMKG

Regional
2 Bulan Gangguan, Jaringan Internet di Merauke Ditargetkan Pulih Akhir Mei

2 Bulan Gangguan, Jaringan Internet di Merauke Ditargetkan Pulih Akhir Mei

Regional
Jumlah Kursi Tak Cukup, 10 Penumpang Lion Air dari Bengkulu Ditinggal Pesawat

Jumlah Kursi Tak Cukup, 10 Penumpang Lion Air dari Bengkulu Ditinggal Pesawat

Regional
Tidak Siap dengan Penempatan, 6 CPNS Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri

Tidak Siap dengan Penempatan, 6 CPNS Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri

Regional
Bermain di Pantai Swiss Tongo Sumbawa Barat, Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak

Bermain di Pantai Swiss Tongo Sumbawa Barat, Bocah 9 Tahun Hilang Terseret Ombak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.