Kompas.com - 01/10/2021, 11:35 WIB
Wajah baru alun-alun Kabupaten Sorong yang dirancang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dokumentasi Humas Pemrpov JabarWajah baru alun-alun Kabupaten Sorong yang dirancang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut serta dalam peresmian wajah baru Alun-alun Kabupaten Sorong, dalam rangkaian kerja ke Provinsi Papua, Jumat (1/10/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu diundang khusus oleh Bupati Sorong Johny Kamuru untuk hadir sebagai perancang Alun-alun tersebut.

Emil bercerita, pada 2017 lalu, Johny memintanya untuk mendesain ulang Alun-alun Sorong.

Saat itu, Emil masih menjabat Wali Kota Bandung.

Baca juga: Profil Ridwan Kamil

"Nah, waktu Pak Bupati ketemu saya, saya bilang salah satu tempat yang dirindukan warga adalah Alun-alun," ujar Emil dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Menurut Emil, sebagai ruang terbuka publik, alun-alun harus jadi tempat yang istimewa dan jantung kota tempat warga berkumpul.

"Maka pas saya gambar, harus ada ragam hias, ragam budaya. Lalu ada juga fasilitas olahraga, dan lainnya," kata Emil.

Dari segi desain, Alun-alun Sorong memiliki koridor yang dirancang menyerupai jajaran pohon-pohon besar.

Emil mengatakan bahwa hadirnya bangunan tersebut terinspirasi dari banyaknya pohon besar saat dirinya berkunjung ke Kabupaten Sorong.

"Bangunan di depan itu inspirasinya memang dari banyaknya pohon-pohon besar di sini yang diwujudkan dalam bentuk struktur," kata Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil dan Brand Lokal Bandung Rilis Celana Jeans dari Limbah Botol Plastik

Revitalisasi itu terbagi dua bagian, yakni sisi utara dan selatan.

Emil meresmikan Alun-alun sisi utara yang sudah rampung direvitalisasi. Sementara sisi selatan akan dibangun dengan konsep berbeda.

Emil bahkan sudah meminta pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD untuk membantu pembiayaan revitalisasi sisi selatan Alun-alun Kabupaten Sorong.

"Kabar baiknya, saya juga sudah menghadap pemerintah pusat melalui Pak Mahfud MD (Menkopolhukam) yang rencananya akan membiayai pembangunan Alun-alun tahap dua ini," kata Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil Prioritaskan Vaksinasi untuk Guru dan Murid

 

Sementara itu, Bupati Sorong Johny Kamuru mengatakan, kehadiran Alun-alun Sorong sudah ditunggu sejak lama.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Emil yang sudah memberikan sentuhan baru di Kabupaten Sorong.

"(Tahun 2017) kita berangkat ke Bandung. Beliau (Ridwan Kamil) sendiri yang gambar (alun-alun) secara keseluruhan," kata Johny.

Menurut Johny, revitalisasi sisi utara Alun-alun Kabupaten Sorong ini telah menghabiskan dana sekitar Rp 22 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sorong.

"Bagian sisi utara ini dibangun dengan dana APBD sekitar Rp 22 miliar. Total seluruh ini (sisi utara dan selatan) Rp 53 miliar," kata Johny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Regional
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Regional
Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Regional
Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Regional
UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Bule Asal Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Regional
Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Regional
Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Antisipasi Penularan PMK, Pemkot Banjarmasin Setop Pasokan Sapi dari Jatim

Regional
Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Harus Bayar Rp 2,8 Miliar karena Bongkar Rumah Warga, PT KAI Ajukan Banding

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.