Kompas.com - 30/09/2021, 22:18 WIB
Aksi demo di depan kantor gubernur jateng, Kamis (30/9/2021). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAAksi demo di depan kantor gubernur jateng, Kamis (30/9/2021).

SEMARANG, KOMPAS.com - Ada yang menarik perhatian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa yang digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (30/9/2021) sore.

Di tengah ratusan massa aksi yang dimulai sejak 16.00 WIB itu tampak salah satu pemuda berpenampilan berbeda dari peserta lainnya.

Mengenakan jumpsuits berwarna merah dan memakai topeng, ia tampak memegang poster bertuliskan "Krisis Iklim Dibiarkan, Koruptur Dilindungi".

Baca juga: Polisi Bubarkan Aksi Protes Pemecatan Pegawai KPK di Kantor Gubernur Jateng

Sementara di pagar gedung kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah itu terpasang kain putih bertuliskan "Oligarki Menguat KPK Dipegat"

Mahasiswa berambut gondrong itu bernama Kurniawan.

Ia mengaku gaya penampilan saat aksi demo itu terinspirasi dari serial berjudul Money Heist.

Aksi demo depan kantor Gubernur jateng, Kamis (30/9/2021)KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA Aksi demo depan kantor Gubernur jateng, Kamis (30/9/2021)

Kostum yang ia kenakan itu mengandung simbol perlawanan terhadap segala bentuk penindasan.

"Ini terinspirasi dari film Money Heist. Artinya simbol perlawanan. Rakyat sebagai korban tidak akan pernah diam ketika semakin ditindas oleh penguasa. Hak rakyat yang dirampas harus diperjuangkan, keadilan ditegakkan," jelas Kurniawan ditemui di lokasi aksi demo.

Baca juga: Pegawai Nonaktif KPK Serahkan Petisi Pembatalan TWK kepada Jokowi

Ia menilai bulan September ini merupakan momentum yang mengingatkan berbagai peristiwa kelam yang terjadi di negeri ini.

Untuk itu, ia memutuskan untuk mengikuti akai demo ini sebagai bentuk protes pemecatan 57 pegawai KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Aksi demo ini puncak sebuah duka tentang September kelam. Banyak sekali peristiwa yang terjadi di negeri kita mulai Hari Tani sampai peringatan Munir dan puncaknya hari ini tepat 30 September 57 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan resmi dipecat oleh Firli Bahuri selaku Ketua KPK pada hari ini," jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir 1 Meter Terjang Warga di Bantaran Kali Jenes Solo, Ini Janji Gibran

Banjir 1 Meter Terjang Warga di Bantaran Kali Jenes Solo, Ini Janji Gibran

Regional
Stok Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000 Per Liter di Boyolali Dijamin Aman

Stok Minyak Goreng Satu Harga Rp 14.000 Per Liter di Boyolali Dijamin Aman

Regional
3 Hari Pemadaman Listrik di Bengkulu, PLN Beri Air Bersih dan Isi Daya Ponsel

3 Hari Pemadaman Listrik di Bengkulu, PLN Beri Air Bersih dan Isi Daya Ponsel

Regional
Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Regional
Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Regional
Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Regional
Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Regional
Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Regional
Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Regional
Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Regional
Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Regional
Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Regional
Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Regional
Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.