Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Blora Mutasi Ratusan ASN di Makam Pahlawan, Ini Alasannya

Kompas.com - 29/09/2021, 17:50 WIB
Aria Rusta Yuli Pradana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

BLORA, KOMPAS.com - Bupati Blora Arief Rohman memutasi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti.

Lokasi itu sengaja dipilih Arief karena ingin ASN Pemerintah Kabupaten Blora punya semangat juang.

"Beliau dulu berjuang untuk kemerdekaan ini, para ASN (aparatur sipil negara) ini harus mengikuti semangat para pahlawan tersebut," ucap Arief Rohman usai acara, Rabu (29/2021).

Baca juga: Video Fenomena Semburan Kawah Lumpur Kesongo di Blora, Warga Dengar Suara Gemuruh

Arief menerangkan ratusan ASN yang dimutasi terdiri dari 303 pejabat eselon tiga dan empat. Sedangkan dua orang lainnya merupakan pejabat eselon dua.

Dengan dimutasinya para ASN tersebut, Arief berharap mereka dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya.

"Setelah pelantikan para pejabat segera menyesuaikan tupoksi yang baru dan tentunya kerja-kerja untuk melayani masyarakat Blora sudah menanti," ujar politikus PKB tersebut.

Selain itu, Arief juga menekankan kepada para ASN tersebut agar mempunyai media sosial yang dapat melayani kebutuhan masyarakat.

"Fungsi pelayanan ini yang utama dan semuanya harus mengikuti perkembangan zaman yang ada, harus bermedsos semua. Jadi seluruh ASN kita wajibkan untuk bermedsos semua," terang dia.

Baca juga: Bupati Blora Lantik 5 Pejabat Eselon II di Sekitar Gunungan Sampah

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono, menerangkan dua pejabat eselon dua yang dimutasi menempati posisi baru sebagai staf ahli bupati.

“Untuk eselon duanya adalah Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan yang dijabat Luluk Kusuma Agung Ariadi, tadinya Camat Cepu, dan Staf Ahli Bupati Bidang Sosbud Kemasyarakatan, Retno Kusumowati yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pertanian. Sisanya eselon 3 dan 4 mulai Kabag, Camat, Kabid, hingga Kasi, dan Lurah,” terang Heru.

Sebelumnya, Bupati Blora, Arief Rohman sempat melantik lima pejabat eselon dua di tempat pembuangan akhir (TPA) Temurejo, pada Rabu (22/9/2021).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Jadi Korban Pelecehan, Wanita di Palembang Ditangkap Usai Siram Air Keras ke Teman Suaminya

Jadi Korban Pelecehan, Wanita di Palembang Ditangkap Usai Siram Air Keras ke Teman Suaminya

Regional
Perahu yang Ditumpangi Pecah lalu Tenggelam, Dua Pemancing di Kotabaru Tewas

Perahu yang Ditumpangi Pecah lalu Tenggelam, Dua Pemancing di Kotabaru Tewas

Regional
Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 7 Miliar, Ini Penyebabnya

Utang Pelanggan Perumda Air Minum Ende Capai Rp 7 Miliar, Ini Penyebabnya

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Senin 22 April 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Regional
Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Jokowi Bagi-bagi Baju Saat Tiba di Mamuju Sulbar, Warga Senang Meski Rebutan

Regional
Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Penganiayaan oleh OTK di Paniai, Seorang Tukang Ojek Meninggal Dunia

Regional
Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Gibran Mengaku Sudah Komunikasi dengan Prabowo soal Putusan MK

Regional
MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 Kubu Anies dan Ganjar, Gibran: Kami Tunggu Arahan Pak Prabowo

Regional
Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Gara-gara Ditegur Saat Sabung Ayam, Pria di Sumbawa Bacok Teman

Regional
Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Mama Maria Mamu Teteskan Air Mata dan Ucapkan Terima Kasih Saat Terima Donasi Pembaca Kompas.com

Regional
Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Tagih Utang, Pemuda di Solo Ramai-ramai Rusak Rumah dan Pukul Korban

Regional
Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Pernah Dibersihkan Pandawara, Pantai yang Sempat Dijuluki Terkotor Kembali Dipenuhi Sampah

Regional
Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Kasus Gigitan Anjing di Sikka Terus Bertambah, Kini Mencapai 917

Regional
Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Klarifikasi Wakil Dekan FKIP Unpatti Ambon soal Aksi Banting Pelantang Suara Pedemo: Itu Respons Alamiah

Regional
Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Syarat Calon Independen di Pilgub Jateng 2024, Minimal Kantongi 1,8 Juta Dukungan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com