Target Vaksinasi di Ambon Tercapai, Wali Kota: Saya Mau hingga 100 Persen

Kompas.com - 29/09/2021, 17:25 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler dan Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (21/9/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy didampingi Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler dan Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustav Latuheru saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (21/9/2021)

AMBON, KOMPAS.com - Sebanyak 192.029 warga di Kota Ambon, Maluku, tercatat telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Jumlah warga yang telah menerima vaksin itu mencapai 70 persen dari target sasaran sebanyak 274.194 jiwa.

Baca juga: Belum Terapkan PTM, Wali Kota Ambon: Jangan Kita Gegabah, lalu Anak–anak Menjadi Korban

Target 70 persen vaksinasi dapat dicapai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekat kegiatan Selebrasi Vaksinasi yang digelar sejak 22 September. Kegiatan tersebut masih akan berlangsung hingga 14 Oktober.

Wai Kota Ambon mengapresiasi sejumlah pihak yang terlibat untuk mewujudkan capaian vaksinasi tersebut.

“Terima kasih atas kerja keras Tim Satgas, para ASN, aparat TNI/Polri kepada para nakes, serta para relawan, dan pihak–pihak lain yang bekerja secara luar biasa dalam penanganan Covid-19, dan mendorong kita dapat mencapai target vaksinasi,” kata Richard di Balai Kota Ambon, Rabu (29/9/2021).

Dengan capaian 70 persen vaksinasi Covid-19, secara teori pembentukan kekebalan kelompok atau herd immunity telah tercapai di Kota Ambon.

Herd immunity dapat tercapai ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu sehingga memberikan perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok bagi mereka yang tidak kebal terhadap penyakit tersebut.

Meski telah mencapai target herd immunity, Richard mengaku terus memaksimalkan vaksinasi Covid-19.

“Saya mau hingga 100 persen,” ujarnya.

Baca juga: Dampak Blokade Jalan Rusak di Ambon, Seorang Warga yang Sakit Terpaksa Digotong Keluarga

Menurutnya, warga Kota Ambon juga sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Kita terus memaksimalkan potensi yang ada untuk menggalakkan vaksinasi di mana animo masyarakat Kota Ambon sangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan vaksinasi massal, sehingga harus dijemput untuk mengedukasi kepada yang lain,” tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Tragedi Kecelakaan Maut di Rapat Balikpapan, Seorang Bocah Selamat

Cerita di Balik Tragedi Kecelakaan Maut di Rapat Balikpapan, Seorang Bocah Selamat

Regional
Minibus Dibawa Kabur Tetangga, Pelaku Minta Tebusan Rp 30 juta

Minibus Dibawa Kabur Tetangga, Pelaku Minta Tebusan Rp 30 juta

Regional
Warga Purbalingga Sulit Dapat Minyak Goreng, Hasil Sidak: Ada Minimarket yang Sembunyikan Stok Barang

Warga Purbalingga Sulit Dapat Minyak Goreng, Hasil Sidak: Ada Minimarket yang Sembunyikan Stok Barang

Regional
Cerita Ganjar Pranowo Bertemu Keluarganya yang Jadi Transmigran di Lampung

Cerita Ganjar Pranowo Bertemu Keluarganya yang Jadi Transmigran di Lampung

Regional
Hilang Kendali, Truk Tronton Muatan Batubara Hantam Mobil Pikap di Jambi, 11 Penumpang Luka

Hilang Kendali, Truk Tronton Muatan Batubara Hantam Mobil Pikap di Jambi, 11 Penumpang Luka

Regional
Sakit Hati Dipecat, Pria di Kalsel Tembak Karyawan Bekas Tempatnya Bekerja

Sakit Hati Dipecat, Pria di Kalsel Tembak Karyawan Bekas Tempatnya Bekerja

Regional
Stok Minyak Goreng untuk 2 Hari di Sragen Ludes Terjual dalam Hitungan Jam

Stok Minyak Goreng untuk 2 Hari di Sragen Ludes Terjual dalam Hitungan Jam

Regional
Kronologi Pegawai BRI Link Tewas Usai Ditembak Perampok 2 Kali, Berawal Kejar Pelaku yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Kronologi Pegawai BRI Link Tewas Usai Ditembak Perampok 2 Kali, Berawal Kejar Pelaku yang Rampas Uang Rp 50 Juta

Regional
15 Siswa SD dan 2 Guru di Bulungan Kaltara Positif Covid-19

15 Siswa SD dan 2 Guru di Bulungan Kaltara Positif Covid-19

Regional
Kejari Palopo Tetapkan 4 Ketua PKBM Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 889 Juta

Kejari Palopo Tetapkan 4 Ketua PKBM Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 889 Juta

Regional
Satu Kasus Omicron Ditemukan di Sukoharjo

Satu Kasus Omicron Ditemukan di Sukoharjo

Regional
Puluhan Warga Lebak Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap Nasi Syukuran

Puluhan Warga Lebak Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap Nasi Syukuran

Regional
Ketika Hanya KJA Jadi Kambing Hitam Pencemaran Danau Toba...

Ketika Hanya KJA Jadi Kambing Hitam Pencemaran Danau Toba...

Regional
Gara-gara Cekcok, Pemilik Bengkel Mobil di Jambi Tewas Terpental dari Mobil Konsumen

Gara-gara Cekcok, Pemilik Bengkel Mobil di Jambi Tewas Terpental dari Mobil Konsumen

Regional
PMI dari Malaysia Masuk Kalbar Positif Omicron, Seluruh Petugas Pelayanan PMI Dites Covid-19

PMI dari Malaysia Masuk Kalbar Positif Omicron, Seluruh Petugas Pelayanan PMI Dites Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.