Kompas.com - 28/09/2021, 17:02 WIB
Petugas vaksin bersama dengan perangkat desa dan polisi, saat melaksanakan agenda vaksinasi kepada warga. tangkapan layarPetugas vaksin bersama dengan perangkat desa dan polisi, saat melaksanakan agenda vaksinasi kepada warga.

 

Tahapan vaksinasi mulai dari screening kesehatan hingga penyuntikan vaksin dilakukan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.

"Jadi ada anggota (Polsek Sambeng) yang mengawal petugas dari Puskesmas Sambeng bersama Babinsa dan perangkat desa. Di situ warga kan ditanya dulu, sudah vaksin belum, kalau belum ya dilaksanakan vaksinasi oleh petugas dari puskesmas," ucap Toyib.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat mengatakan, Pemkab Lamongan memang sedang gencar melaksanakan agenda vaksinasi kepada warga.

Pemkab Lamongan berharap, herd immunity segera tercapai sebagai upaya pencegahan Covid-19 itu.

"Laporan cakupan vaksinasi yang sudah masuk KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) untuk Kabupaten Lamongan, per tanggal 27 September 2021 pukul 22.00 WIB. Dosis pertama sebanyak 649.833 atau 61,10 persen, sementara dosis kedua sudah 163.306 orang atau 15,35 persen," ujar Taufik saat dihubungi, Selasa.

Baca juga: Bupati Lamongan Ditantang Mendes Berantas Kemiskinan Ekstrem, Bilang: Kami Siap 0 Persen Warga Miskin Pada 2024

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dinkes Lamongan mencatat hingga Senin (27/9/2021), 75.338 lansia dari total target 158.377 orang telah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Sementara 24.423 orang di antaranya telah menerima dosis kedua.

Untuk penyandang disabilitas, sebanyak 2.761 orang telah menjalani vaksinasi dosis pertama dari total 3.368 sasaran. Sebanyak 1.889 orang di antaranya telah mendapat dosis kedua.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, sempat mengimbau warga yang telah menjalani vaksinasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. 

"Walaupun aktivitas apa saja sudah mulai ada kelonggaran, jangan euforia, biasa-biasa saja. Tetap lakukan aktivitas sebagaimana ketentuan, jangan lupa protokol kesehatan, terutama masker," kata Yuhronur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Pencabulan Guru Pesantren Tutup Telinga dan Menjerit Tak Tahan Dengar Suara Terdakwa

Korban Pencabulan Guru Pesantren Tutup Telinga dan Menjerit Tak Tahan Dengar Suara Terdakwa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Desember 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Desember 2021

Regional
Polisi Selidiki Kasus Hilangnya Pemuda asal Demak yang Hilang di Semarang

Polisi Selidiki Kasus Hilangnya Pemuda asal Demak yang Hilang di Semarang

Regional
Ditinggal Kunker, Suami Anggota DPRD Tuban Bawa Perempuan Lain ke Rumah, Dilaporkan ke Polisi

Ditinggal Kunker, Suami Anggota DPRD Tuban Bawa Perempuan Lain ke Rumah, Dilaporkan ke Polisi

Regional
30 Menit Terjebak Lahar Dingin, Lina Ajak Anak dan Ibunya Berlari Selamatkan Diri, Ini Ceritanya

30 Menit Terjebak Lahar Dingin, Lina Ajak Anak dan Ibunya Berlari Selamatkan Diri, Ini Ceritanya

Regional
11 Anak Garut Korban Guru Pesantren Cabul di Bandung Didampingi P2TP2A, Kini Tinggal Bersama Orangtua

11 Anak Garut Korban Guru Pesantren Cabul di Bandung Didampingi P2TP2A, Kini Tinggal Bersama Orangtua

Regional
Seorang Siswi SMA Diterkam Buaya Saat Berada di Jamban

Seorang Siswi SMA Diterkam Buaya Saat Berada di Jamban

Regional
Larang Warga Berswafoto di Zona Merah Semeru, Khofifah: Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata

Larang Warga Berswafoto di Zona Merah Semeru, Khofifah: Ini Lokasi Bencana, Bukan Wisata

Regional
Harga Cabai di Pontianak Capai Rp 120.000 per Kg, Naik karena Banjir

Harga Cabai di Pontianak Capai Rp 120.000 per Kg, Naik karena Banjir

Regional
Imbauan PGI Lampung kepada Gereja Terkait Perayaan Natal

Imbauan PGI Lampung kepada Gereja Terkait Perayaan Natal

Regional
8 Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Langkat Ditangkap, Masih Satu Keluarga, Ini Kronologi Lengkapnya

8 Pelaku Pembakar Pria Hidup-hidup di Langkat Ditangkap, Masih Satu Keluarga, Ini Kronologi Lengkapnya

Regional
Udang Tangkapan Nelayan Lokal Timika Papua Diekspor ke Jepang

Udang Tangkapan Nelayan Lokal Timika Papua Diekspor ke Jepang

Regional
Banjir Rob di Manado, 21 Rumah Terdampak, Perahu Nelayan 'Parkir' di Badan Jalan

Banjir Rob di Manado, 21 Rumah Terdampak, Perahu Nelayan 'Parkir' di Badan Jalan

Regional
Jumlah Pengunjung Tempat Wisata di Jabar Maksimal 75 Persen Saat Nataru

Jumlah Pengunjung Tempat Wisata di Jabar Maksimal 75 Persen Saat Nataru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.