Kompas.com - 28/09/2021, 16:26 WIB
Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono saat menunjukan barang bukti yang berhasil dimankan dari tangan kedua pelaku pembegalan yakni KT (25) dan FRA (24). KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono saat menunjukan barang bukti yang berhasil dimankan dari tangan kedua pelaku pembegalan yakni KT (25) dan FRA (24).

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dua orang pemuda berinisial KT (25) dan FRA (24), warga Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, ditangkap polisi.

Keduanya ditangkap setelah membegal seorang wanita di Dusun Krompakan, Sedangmulyo, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 25 September 2021.

"Perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan, kalau ngetren nya ya begal lah," ujar Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Dua Begal Baku Tembak dengan Polisi Saat Hendak Diringkus, Akhirnya Tewas

Wachyu Tri menyampaikan, awalnya sekitar pukul 05.05 WIB korban berangkat ke gereja dengan mengendarai sepeda motor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat diperjalanan, korban diikuti oleh dua pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor.

"Di tengah jalan korban dihentikan pura-pura menanyakan alamat. Salah satu pelaku mencabut kunci (motor korban) dan langsung menodongkan senjata tajamnya," tegasnya.

Pelaku kemudian mengambil sepeda motor korban.

Rasa takut karena ditodong senjata membuat korban tidak bisa berbuat banyak ketika sepeda motornya diambil pelaku.

"Pelaku dua orang membawa sepeda motor korban langsung ke arah Temanggung," tuturnya.

Baca juga: Begal Payudara Beraksi di Jalanan Kota Padang, Incar Korban Bersepeda

Korban lantas melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi.

Mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap kedua pelaku di daerah Temanggung, Jawa Tengah.

Dua pelaku yang ditangkap yakni berinisial KT (25) dan FRA (24) warga Minggir, Kabupaten Sleman.

"Kejadian hari Sabtu 25 September kita bisa mengungkapnya hari Minggu jadi 24 jam bisa kita ungkap kasus pembegalan ini. Yang saat ini sangat meresahkan di wilayah Kabupaten Sleman," tandasnya.

Kedua pelaku berencana akan menjual mobil korban. Namun, keduanya memilih untuk bersembunyi dulu di rumah temannya di daerah Temanggung, Jawa Tengah.

Kedua pelaku ditangkap polisi saat sedang makan bakso. Keduanya juga berusaha melarikan diri ketika ditangkap sehingga petugas harus menembak kaki kedua pelaku.

"Pelaku melarikan diri, Kita lakukan tindakan yang terukur pada yang bersangkutan," bebernya.

Wachyu Tri mengungkapkan, pelaku KT (25) merupakan residivis kasus pencurian dan pencabulan. Sedangkan FRA (24), residivis kasus penganiayaan.

"Motifnya dari kedua pelaku ini pada hari itu baru saja minum-minuman keras. Kemudian dia mau mencari korban, pas di jalan ketemu dapat target, sasaran lalu melakukan aksinya," ucapnya.

Dari tangan kedua pelaku polisi mengamankan barang bukti jaket yang dikenakan pelaku saat membegal, senjata tajam, sepeda motor pelaku, dan sepeda motor korban.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Hidup dan Melihat Anak Beranjak Dewasa

Cerita Para Perempuan Positif HIV di Papua, Masih Ingin Hidup dan Melihat Anak Beranjak Dewasa

Regional
Istri Kopral TNI Dianiya Perampok, Bermula Pergoki Pelaku yang Hendak Beraksi

Istri Kopral TNI Dianiya Perampok, Bermula Pergoki Pelaku yang Hendak Beraksi

Regional
Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Lampiaskan Kemarahan, Oknum Suporter Aniaya Pedagang Angkringan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Vaksin | Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh Penumpangnya

[POPULER NUSANTARA] Joko Santoso Alami Kebutaan Usai Vaksin | Sopir Taksi Online Tewas Dibunuh Penumpangnya

Regional
Mahasiswi Unsri Diduga Korban Pelecehan Seksual Dosen Dicoret dari Daftar Yudisium, Ini Penjelasan Kampus

Mahasiswi Unsri Diduga Korban Pelecehan Seksual Dosen Dicoret dari Daftar Yudisium, Ini Penjelasan Kampus

Regional
Pria Ini Nekat Rampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Pria Ini Nekat Rampok Rumah dan Menganiaya Istri Anggota TNI

Regional
Identitas Pemeran Video Tak Senonoh di Bandara YIA Diketahui, Polisi Buru Pelaku

Identitas Pemeran Video Tak Senonoh di Bandara YIA Diketahui, Polisi Buru Pelaku

Regional
Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Aniaya PKL, 8 Oknum Suporter di Batang Ditangkap Polisi

Regional
Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Kata Pemkot Malang soal Joko Santoso yang Tidak Bisa Melihat Setelah Divaksin Covid-19

Regional
2 Bulan Buron, Eks Kacab Bank Sultra yang Jadi Tersangka Korupsi Ditangkap di Jakarta

2 Bulan Buron, Eks Kacab Bank Sultra yang Jadi Tersangka Korupsi Ditangkap di Jakarta

Regional
Cerita Warga di Blitar Sembelih Kambing, Syukuran karena Sekdes Jadi Tersangka Penggelapan Dana PBB

Cerita Warga di Blitar Sembelih Kambing, Syukuran karena Sekdes Jadi Tersangka Penggelapan Dana PBB

Regional
Tagih Cicilan Utang Rp 75.000, 2 Pegawai Koperasi di Bolmut Sulut Malah Ditusuk

Tagih Cicilan Utang Rp 75.000, 2 Pegawai Koperasi di Bolmut Sulut Malah Ditusuk

Regional
Berawal Diminta Pindah dari Gubuk yang Ditempati, Pria di Sumut Dibakar Hidup-hidup oleh Sekelompok Orang

Berawal Diminta Pindah dari Gubuk yang Ditempati, Pria di Sumut Dibakar Hidup-hidup oleh Sekelompok Orang

Regional
DPRD Jember Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemakaman Covid-19

DPRD Jember Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemakaman Covid-19

Regional
Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Rugi akibat Gagal Panen, Sekdes di Blitar Nekat Gelapkan Dana PBB untuk Keperluan Pribadi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.