Warga Berebutan Ambil Telur yang Dibagikan di Blitar, Peternak: Telur yang Mau Dijual Juga Diambil Warga...

Kompas.com - 28/09/2021, 15:41 WIB
Aksi bagi-bagi telur gratis dari peternak di Blitar, Jawa Timur, menimbulkan kerumunan warga, Selasa (28/9/2021) Kompas.com/Asip Agus HasaniAksi bagi-bagi telur gratis dari peternak di Blitar, Jawa Timur, menimbulkan kerumunan warga, Selasa (28/9/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Peternak ayam petelur mencoba mengalihkan pembagian telur ke lokasi lain setelah batal menggelar bazar dan bagi-bagi telur gratis di kawasan kantor Pemerintah Kabupaten Blitar.

Ribuan warga yang kebanyakan sudah menunggu sejak pagi pun menjadi tidak sabar dan berebut telur yang ditempatkan di bak mobil-mobil pikap yang dibawa peternak.

Mereka mengambil telur sebelum dibagikan, bahkan telur yang hendak dijual pun sebagian ikut diambil.

Baca juga: Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Kericuhan pembagian telur ini terjadi di sejumlah titik, antara lain di simpang tiga Hotel Herlingga di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Koordinator Lapangan Aksi Keprihatinan Peternak Blitar Raya, Yesi Yuni, membenarkan adanya kekacauan dan tindakan warga yang ia sebut sebagai penjarahan.

"Kami belum menghitung berapa yang dijarah, tapi yang jelas telur yang mau dijual juga ikut diambil warga," ujar Yesi, Selasa (28/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kata Yesi, ratusan peternak yang berpartisipasi pada aksi bagi-bagi telur akhirnya memilih segera pulang ke rumah masing-masing.

Yesi kembali mengungkapkan bahwa panitia tidak menyangka antusias warga yang datang dan menantikan aksi pembagian telur gratis.

Baca juga: Aksi Keprihatinan, Peternak di Blitar Bagikan 25.000 Butir Telur Gratis Pagi Ini

Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan membenarkan adanya kerumunan di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Menurut Rochan, kerumunan warga dalam aksi pembagian telur setidaknya terjadi di 5 titik dengan setiap titiknya terdapat kerumunan 100 hingga 200 warga.

"Yang kami lakukan kemudian adalah meminta panitia mempercepat pembagian telur dan kegiatan lain dan juga meminta warga segera meninggalkan lokasi," ujar Rochan.

Diberitakan sebelumnya, aksi bagi-bagi telur gratis oleh peternak ayam petelur di depan kantor Pemerintah Kabupaten Blitar dibubarkan pihak Polres Blitar sekitar pukul 09.00 WIB.

Polisi membubarkan lantaran muncul kerumunan warga yang ingin mendapatkan pembagian telur dari peternak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gedung SDN Rengasdengklok Selatan VI Ambruk

Gedung SDN Rengasdengklok Selatan VI Ambruk

Regional
Gerindra Jatim: Kami Berharap Pak Prabowo Kembali Bertarung di Pilpres 2024

Gerindra Jatim: Kami Berharap Pak Prabowo Kembali Bertarung di Pilpres 2024

Regional
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi, 33 Ekor Burung Endemik Papua Diperdagangkan

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi, 33 Ekor Burung Endemik Papua Diperdagangkan

Regional
Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran: Semua Sekolah Wajib Laksanakan Testing

Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran: Semua Sekolah Wajib Laksanakan Testing

Regional
Tak Ada Lagi Klaster Ponpes di Kebumen, Bupati: Catatan Ini Harus Kita Jaga

Tak Ada Lagi Klaster Ponpes di Kebumen, Bupati: Catatan Ini Harus Kita Jaga

Regional
3 Desa di OKU Terdampak Banjir Bandang, Rumah Warga Terendam

3 Desa di OKU Terdampak Banjir Bandang, Rumah Warga Terendam

Regional
Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Masalah Stunting

Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Masalah Stunting

Regional
Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Regional
Dua Makam Warga Tionghoa di Bojonegoro Dibongkar, Apa yang Diincar Pelaku?

Dua Makam Warga Tionghoa di Bojonegoro Dibongkar, Apa yang Diincar Pelaku?

Regional
Ada di Peringkat 6 PON XX Papua, KONI Jateng Pastikan Atlet Peraih Medali Tetap Dapat Bonus

Ada di Peringkat 6 PON XX Papua, KONI Jateng Pastikan Atlet Peraih Medali Tetap Dapat Bonus

Regional
Kapolsek di Sulteng Diduga Lecehkan Anak Tersangka dengan Imbalan Bebas

Kapolsek di Sulteng Diduga Lecehkan Anak Tersangka dengan Imbalan Bebas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2021

Regional
Tender Dini, Ada 191 Paket Proyek Senilai Rp 2,37 Triliun di Jatim dari Kementerian PUPR

Tender Dini, Ada 191 Paket Proyek Senilai Rp 2,37 Triliun di Jatim dari Kementerian PUPR

Regional
Menteri Sandiaga Uno Puji Hotel Milik Daniel Mananta di Bandung

Menteri Sandiaga Uno Puji Hotel Milik Daniel Mananta di Bandung

Regional
Sidang Sate Sianida, Nani Meminta Maaf dan Mengaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Sidang Sate Sianida, Nani Meminta Maaf dan Mengaku Menyerahkan Diri ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.