Usai Tanggalkan Pangkat Kolonel untuk Jadi Kepala BKKBN, Rusnawi Hidup sebagai Nakes Kontrak

Kompas.com - 27/09/2021, 22:01 WIB
Kolonel Kes TNI AU Yogyakarta, Rusnawi Dokumen RusnawiKolonel Kes TNI AU Yogyakarta, Rusnawi

KOMPAS.com - Mantan Perwira TNI AU berpangkat kolonel, Rusnawi (53), sebelumnya sempat dilantik sebagai Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia diketahui dilantik pada tanggal 1 April 2020 hingga berhenti dari jabatannya terhitung sejak September 2020.

Namun, ia kini berada di Bangka untuk menyambung hidupnya menjadi tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit swasta.

Baca juga: Tinggalkan Pangkat Kolonel TNI AU, Rusnawi Tertipu Jabatan di BKKBN

Perjalan kariernya sebagai Kepala Perwakilan BKKBN NTB itu tak berjalan mulus berawal nomor kepegawaiannya tak terdaftar di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Padahal, ia saat itu telah mengikuti pengangkatan dirinya secara profesional dan lulus seluruh tahapan seleksi yang dilakukan secara terbuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nomor kepegawaian yang saya terima setelah menjabat Kepala BKKBN NTB ternyata bodong. Tidak terdaftar pada Badan Kepegawaian Negara," ungkap Rusnawi saat berbincang dengan Kompas.com di Pangkalpinang, Senin (26/9/2021).

Baca juga: Rusnawi Tinggalkan Pangkat Kolonel, Tertipu Jabatan di BKKBN, Kini Berusaha Cari Kerja di Rumah Sakit Bangka

Akibat nomor kepegawaian yang tidak benar itu, ia pun tak bisa menerima gaji dan tunjangan jabatan. Sebab, nomor kepegawaian yang dikirimkan BKKBN kepada BKN diduga asal-asalan.

Nomor yang terdiri dari 18 angka itu dinyatakan tidak terdaftar dan tidak pernah ada setelah diklarifikasi ke BKN.

"Pendaftaran itu dilakukan BKKBN pusat dan angka-angka itu terkesan asal-asalan, tidak tahu dari mana dapatnya. Sepertinya asal isi, yang penting jumlah angkanya sudah sesuai dan ternyata tidak terdaftar," ujarnya.

Kendati demikian, Rusnawi saat itu terus berupaya mengajukan perbaikan nomor kepegawaian selama enam bulan. Sayangnya, upayanya tidak membuahkan hasil.

Rusnawi pun tidak bisa menerima haknya selaku aparatur sipil negara (ASN).

"Pembayaran gaji jalurnya satu pintu berdasarkan nomor kepegawaian itu. Sekarang nomornya tidak pernah terdaftar," ungkap Rusnawi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Wajib Ada Hasil PCR Negatif

Mulai Hari Ini, Calon Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Wajib Ada Hasil PCR Negatif

Regional
Seekor Penyu Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang Gunungkidul, Terdapat Luka di Kepala dan Kaki

Seekor Penyu Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang Gunungkidul, Terdapat Luka di Kepala dan Kaki

Regional
8 Satwa Dilindungi Dilepasliarkan ke Kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin

8 Satwa Dilindungi Dilepasliarkan ke Kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Banyuasin

Regional
Dua Pelajar Tenggelam Saat Mancing di Sungai Cilutung Sumedang, 1 Orang Ditemukan Tewas

Dua Pelajar Tenggelam Saat Mancing di Sungai Cilutung Sumedang, 1 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Polisi Gerebek Rumah Produsen Sabu di Lumajang, Pelaku Disebut Gunakan Metode Baru dan Berbahaya

Polisi Gerebek Rumah Produsen Sabu di Lumajang, Pelaku Disebut Gunakan Metode Baru dan Berbahaya

Regional
Pura-pura Tukar Uang, Pria Ini Rampok Kantor Money Changer, Korban Dipukul dengan Palu, Pelaku Ditangkap

Pura-pura Tukar Uang, Pria Ini Rampok Kantor Money Changer, Korban Dipukul dengan Palu, Pelaku Ditangkap

Regional
Cerita YouTuber 'Pak Bhabin' Herman Buat Konten karena Hobi, Tujuannya Edukasi

Cerita YouTuber "Pak Bhabin" Herman Buat Konten karena Hobi, Tujuannya Edukasi

Regional
Bandara Hang Nadim Batam Wajibkan Penumpang Bawa Surat Hasil PCR Negatif

Bandara Hang Nadim Batam Wajibkan Penumpang Bawa Surat Hasil PCR Negatif

Regional
Kawanan Monyet 'Serbu' Puskesmas dan Permukiman di Cianjur, Diduga Kelaparan hingga Habitat Rusak

Kawanan Monyet "Serbu" Puskesmas dan Permukiman di Cianjur, Diduga Kelaparan hingga Habitat Rusak

Regional
Kronologi 9 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk, 2 Tewas

Kronologi 9 Buruh Cabut Singkong Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk, 2 Tewas

Regional
Kebakaran Hutan di Gunung Batur Bali Dipadamkan, BPBD: Murni Faktor Alam, Lahan Kering...

Kebakaran Hutan di Gunung Batur Bali Dipadamkan, BPBD: Murni Faktor Alam, Lahan Kering...

Regional
Mengenal Selam Sunda Wiwitan, Kepercayaan dan Tradisi Leluhur Suku Baduy

Mengenal Selam Sunda Wiwitan, Kepercayaan dan Tradisi Leluhur Suku Baduy

Regional
Balikpapan Raih Penghargaan Kota Ramah Lingkungan di ASEAN, Bontang Dinilai Punya Daratan yang Bersih

Balikpapan Raih Penghargaan Kota Ramah Lingkungan di ASEAN, Bontang Dinilai Punya Daratan yang Bersih

Regional
Tak Hanya Korban Covid-19, Seluruh Anak Yatim Diusulkan Terima Bantuan Sosial

Tak Hanya Korban Covid-19, Seluruh Anak Yatim Diusulkan Terima Bantuan Sosial

Regional
Soal Akurasi Data Terpadu Kesejahteran Sosial, Mensos Risma: Tiap Bulan Selalu Diperbaiki

Soal Akurasi Data Terpadu Kesejahteran Sosial, Mensos Risma: Tiap Bulan Selalu Diperbaiki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.