Rusnawi Tinggalkan Pangkat Kolonel, Tertipu Jabatan di BKKBN, Kini Berusaha Cari Kerja di Rumah Sakit Bangka

Kompas.com - 27/09/2021, 19:16 WIB
Kolonel Kes TNI AU Yogyakarta, Rusnawi Dokumen RusnawiKolonel Kes TNI AU Yogyakarta, Rusnawi

BANGKA, KOMPAS.com - Setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nusa Tenggara Barat (NTB), Rusnawi (53) memutuskan untuk merantau ke Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.

Berbekal ijazah pendidikan dokter yang dimilikinya, Rusnawi mendatangi rumah sakit satu per satu.

Ia mencoba melamar pekerjaan demi mendapatkan penghasilan bagi keluarganya.

Kedatangan ke Bangka kata Rusnawi, berbekal informasi dari kenalannya dan dirinya dulu ketika masih kuliah, pernah kuliah kerja nyata (KKN) di Bangka Tengah.

"Sudah coba beberapa rumah sakit, kebetulan penuh. Saya spesialis kulit, akhirnya dapat di rumah sakit swasta, statusnya kontrak," kata Rusnawi saat berbincang dengan Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Cerita Rusnawi, Tanggalkan Pangkat Kolonel TNI AU untuk Jadi Kepala BKKBN, Ternyata Nomor Kepegawaian Bodong

Bekerja di RS dengan status kontrak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rusnawi juga membuka layanan kesehatan bekerja sama dengan platform online demi mendapatkan penghasilan tambahan.

Bekerja di rumah sakit dengan status kontrak kata Rusnawi, harus mengandalkan klaim dari pembayaran BPJS Kesehatan.

Itu pun pembayarannya bisa memakan waktu berbulan-bulan sejak klaim diajukan.

Beruntung Rusnawi masih memiliki penghasilan dari uang pensiunan anggota TNI.

Namun uang tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup bulanan.

Sementara untuk membuka klinik dan pengadaan peralatan medis, Rusnawi membutuhkan penghasilan tambahan dari rumah sakit.

Baca juga: Lolos Tes BKKBN, Mantan Kolonel TNI AU Ini Malah Tertipu, Nomor Kepegawaian Tidak Terdaftar

Uang pensiun sedikit, masih harus sekolahkan anak

Rusnawi juga harus memikirkan biaya dua anaknya yang masih kuliah.

"Saya kan pensiun dini atas permintaan sendiri, jadi masa tugasnya terhitung masih sedikit dan pensiunan juga tidak banyak," ujar Rusnawi.

Keputusan untuk pensiun dini itulah yang mengubah kehidupan Rusnawi untuk selamanya.

Dia membulatkan tekad, hijrah dari Korps TNI Angkatan Udara tepatnya di RSPAU dr S Hardjolukito Yogyakarta dengan pangkat kolonel (kesehatan) setelah dinyatakan lulus sebagai kepala perwakilan BKKBN NTB.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 mengharuskan setiap aparatur yang hendak menduduki jabatan tinggi pratama pensiun terlebih dahulu.

Sehingga tidak ada status ganda dalam pembayaran gaji dan tunjangan.

Baca juga: Tinggalkan Pangkat Kolonel TNI AU, Rusnawi Tertipu Jabatan di BKKBN

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan Minta Badan Karantina Perketat Produk Pertanian yang Masuk ke Indonesia

Mentan Minta Badan Karantina Perketat Produk Pertanian yang Masuk ke Indonesia

Regional
KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

KRI Tawau Beri Bantuan Hukum kepada TKW Asal Sulbar yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Dites Urine, Oknum Pengacara di Banyumas Positif Sabu

Dites Urine, Oknum Pengacara di Banyumas Positif Sabu

Regional
Kisah Peraih Emas PON Papua Asal Banyumas, Sejak Kecil Bantu Ayah Kerja Jadi Kuli Bangunan

Kisah Peraih Emas PON Papua Asal Banyumas, Sejak Kecil Bantu Ayah Kerja Jadi Kuli Bangunan

Regional
Atlet Bulu Tangkis Peraih Emas PON Papua, Febriana Dwi Puji, Dapat Bonus Rp 50 Juta dari Pemkab Jember

Atlet Bulu Tangkis Peraih Emas PON Papua, Febriana Dwi Puji, Dapat Bonus Rp 50 Juta dari Pemkab Jember

Regional
Polisi Buru Sopir Truk Kontainer yang Terbalik di Tol Cipularang hingga Mengakibatkan Direktur Indomaret Tewas

Polisi Buru Sopir Truk Kontainer yang Terbalik di Tol Cipularang hingga Mengakibatkan Direktur Indomaret Tewas

Regional
Puluhan Wisatawan yang Terjebak di Waduk Jatiluhur Selamat, Dievakuasi Tim SAR Tengah Malam

Puluhan Wisatawan yang Terjebak di Waduk Jatiluhur Selamat, Dievakuasi Tim SAR Tengah Malam

Regional
Bonus Atlet NTB di PON Papua Bakal Diberikan pada Hari Sumpah Pemuda

Bonus Atlet NTB di PON Papua Bakal Diberikan pada Hari Sumpah Pemuda

Regional
Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Tangerang Timbulkan Korban Jiwa, Ini Penjelasan Polisi

Kecelakaan Maut 3 Kendaraan di Tol Tangerang Timbulkan Korban Jiwa, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Gubernur Sumsel Tunjuk Beni Hernedi sebagai Plt Bupati Muba: Tidak Ada Geng, Tidak Ada Kubu...

Gubernur Sumsel Tunjuk Beni Hernedi sebagai Plt Bupati Muba: Tidak Ada Geng, Tidak Ada Kubu...

Regional
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 29 Orang Jadi Korban

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Luwu Utara, Puluhan Rumah Rusak dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Gresik, 7 Rumah Rusak

Regional
Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Bupati Muba Ditahan KPK, Wabup Beni Hernedi: Ini Situasi yang Berat

Regional
Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Kecelakaan Yamaha Jupiter Z Vs Mobilio di Sulut, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.