Sempat Dihentikan karena Muncul Klaster Sekolah, PTM di Jepara Bakal Digelar Kembali

Kompas.com - 27/09/2021, 18:35 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengecek kesiapan SMK Walisongo Pecangaan, Jepara, Senin (27/9/2021). DOKUMEN PEMKAB JEPARABupati Jepara Dian Kristiandi mengecek kesiapan SMK Walisongo Pecangaan, Jepara, Senin (27/9/2021).

JEPARA, KOMPAS.com - Bupati Jepara Dian Kristiandi memastikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas akan kembali digelar pada pekan ini setelah sempat dihentikan akibat muncul klaster sekolah. 

Menurut Andi, dari hasil monitoring, saat ini masing-masing sekolah di Kabupaten Jepara dinilai sudah siap untuk melaksanakan PTM terbatas.

Terlebih status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Jepara turun ke level 2.

Baca juga: Muncul Klaster PTM di Jepara, Bupati: Belajar Tatap Muka Kita Hentikan Dulu

Sejumlah sekolah yang sudah dikunjungi oleh politisi PDIP tersebut di antaranya SMK Islam Jepara, SDN 1 dan 2 Krapyak, MTs Mada Nusantara dan Sekolah di Yayasan Walisongo Pecangaan.

"Alhamdulillah sekolah sudah lebih baik kesiapannya dari hasil tinjauan. Paling tidak PTM sudah bisa dibuka dua hari lagi," kata Andi sapaan Bupati Jepara saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Senin (27/9/2021).

Saat ini seluruh penyelenggara pendidikan diminta untuk fokus mengoptimalkan fasilitas pendukung kelancaran PTM terbatas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemkab Jepara saat ini masih menggenjot vaksinasi guru dan pelajar secara bertahap.

"Vaksinasi berproses. Jadi waktu yang tersisa ini bisa dimanfaatkan untuk penyempurnaan fasilitas prokes maupun yang lainnya," jelas Andi.

Baca juga: Klaster PTM di Jepara, 25 Siswa dan 3 Guru MTs Terpapar Covid-19

Dalam pelaksanaan PTM terbatas, penyelenggara pendidikan tidak hanya diminta mempersiapkan prokes, tetapi Andi juga mengintruksikan agar seluruh sekolah memiliki keabsahan izin.

"Disdikpora dan Kemenag Jepara akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk memastikan persyaratan izin PTM," pungkas Andi.

Untuk diketahui, awal pekan lalu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terpaksa dihentikan menyusul ditemukan klaster penyebaran Covid-19 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan.

Sebanyak 25 siswa dan 3 guru terkonfirmasi positif Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Blora Lakukan Penyelamatan Fosil di Tepi Sungai Kapuan, Ini Temuannya

Warga Blora Lakukan Penyelamatan Fosil di Tepi Sungai Kapuan, Ini Temuannya

Regional
Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Regional
Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Regional
Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Regional
Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Regional
Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Regional
Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Regional
Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Regional
Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 dan Capaian Vaksinasi di Kepri

Regional
Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah 'Kader Celeng'

Tanggapan Ganjar soal Deklarasi Dukungan Capres dan Istilah "Kader Celeng"

Regional
Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Peternak Ayam Histeris Tak Bisa Temui Risma, Pejabat Kota Blitar: Tolong Hormati Makam Bung Karno!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.