Senat Soll, Tokoh KKB Pecatan TNI Meninggal, RS Bhayangkara: Saat Tertembak Ada Bakteri Masuk

Kompas.com - 27/09/2021, 17:52 WIB
Tokoh KKB Yahukimo, Senat Soll, tengah menjalani perawatan di ruang tahanan RS Bhayangkara Jayapura, Papua, Jumat (3/9/2021) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDITokoh KKB Yahukimo, Senat Soll, tengah menjalani perawatan di ruang tahanan RS Bhayangkara Jayapura, Papua, Jumat (3/9/2021)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Senat Soll (25), tokoh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yahukimo, yang juga pecatan anggota TNI, meninggal dunia di RS Bhayangkara Jayapura, Minggu (26/9/2021) malam, sekitar pukul 22.50 WIT.

Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes dr Nariyana mengatakan, Senat Soll masuk di RS Bhayangkara Jayapura pada 2 September 2021 dengan kondisi luka tembak pada paha kanan.

Saat itu, ada pembuluh darah di belakang lutut Senat Soll kanan yang cukup besar robek.

Baca juga: Tokoh KKB Pecatan TNI, Senat Soll Meninggal Dunia di RS Bhayangkara Jayapura

"Kemudian kami lakukan perawatan dan pembersihan. Berjalannya waktu, pasien ini pada 9 September dipindahkan ke Brimob, tapi esok harinya pasien ini kembali ke RS Bhayangkara dengan keluhan yang sama, ada nyeri pada luka tembaknya. Kemudian dilakukan pembersihan ulang pada luka itu, ternyata begitu kami lihat ada banyak jaringan yang mati dan kami lakukan pembersihan," ujar Nariyana, di Jayapura, Senin (27/9/2021).

Setelah dilakukan pemeriksaan ulang, sambung Nariyana, HB yang bersangkutan turun di bawah delapan.

Harus amputasi

Dari hasil konsultasi dengan dokter otopedi yang merawat, kalau jaringan yang mati ini semakin banyak maka direncakan dilakukan amputasi pada kaki kanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebelum dilakukan amputasi, kami perbaiki keadaan tubuhnya, kami kasih tranfusi darah dengan harapan kalau kondisinya membaik maka kami lakukan amputasi. Pada 18 September 2021 dilakukan amputasi dan pasien ini sejak 14 September 2021 kami rawat di ruang ICU agar kondisinya lebih terkontrol," terang Nariyana.

Setelah diamputasi, kondisi Senat Soll menurun dan kemudian dilakukan trafusi darah, tapi kondisinya tidak terjadi peningkatan.

"Kondisinya terus memburuk, dan kemarin pada jam 22.50 WIT, setelah kami lakukan tindakan penyelamatan, ternyata tidak tertolong," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Wanita Pemeran Video Porno di Bandara YIA Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Pakai Baju Tahanan, Bripda Randy Dijebloskan di Penjara Atas Kasus Aborsi Mahasiswi yang Tewas Bunuh Diri

Regional
Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru, 2 Dusun Disterilkan

Regional
Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Pemkot Surabaya Kirim Bantuan untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Desember 2021

Regional
Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Ponton Timah Apung Tabrak Karang, Seorang Penambang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Desember 2021

Regional
Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Update Erupsi Gunung Semeru, Hujan Abu Turun Lagi, Evakuasi Terhalang Lahar Panas

Regional
Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Cerita Ladang Warga Ludes Tersapu Lahar Panas Gunung Semeru: Sudah Waktunya Panen, Kena Lahar

Regional
Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Gunung Semeru Masih Tetap Berstatus Level 2 Waspada, Ini Penjelasannya

Regional
Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Keluarga Korban Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Minta Pelaku Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Regional
Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Kembali ke Rumah, Hari Mengais Uang Rp 50 Juta Miliknya yang Terpendam Abu Vulkanik Gunung Semeru

Regional
9 Orang Masih Belum Ditemukan akibat Erupsi Gunung Semeru

9 Orang Masih Belum Ditemukan akibat Erupsi Gunung Semeru

Regional
Pelaku Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Badan Geologi: Jarak Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Berkurang

Badan Geologi: Jarak Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Berkurang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.