Terjerat Utang Pinjol, Teller Bank BUMN Nekat Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 Miliar

Kompas.com - 26/09/2021, 14:54 WIB
HN (29) mantan teller bank BUMN yang ditangkap polisi saat menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa (21/9/2021). KOMPAS.COM/IDONHN (29) mantan teller bank BUMN yang ditangkap polisi saat menjalani pemeriksaan penyidik Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa (21/9/2021).

KOMPAS.com- Seorang mantan teller bank BUMN di Kota Dumai, Riau berinisial HN (29) nekat mencuri uang delapan nasabahnya dengan total Rp 1,2 miliar.

HN mengaku, uang yang dicurinya tersebut digunakan untuk membayar utang pinjaman online (pinjol).

"Tersangka mengaku, uang dari hasil kejahatan digunakan untuk membayar utang karena menunggak pinjaman online," tutur Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto.

Selain untuk membayar utang pinjol, tersangka juga menggunakan uang itu untuk kebutuhan hidupnya dan keluarganya.

Baca juga: Pengakuan Teller Bank BUMN Curi Uang 8 Nasabah hingga Rp 1,2 M: Saya Menyesal...

Sunarto mengungkapkan, Tim Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau membekuk HN pada 16 September lalu.

HN ditangkap oleh polisi di rumahnya, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari pihak bank atas kasus pencurian uang delapan nasabah sekitar Rp 1,2 miliar," ujar Sunarto dalam keterangan tertulis.

Beberapa barang bukti yang disita polisi ialah Surat Keterangan Pensiun (Skep), Surat Keputusan Direksi Bank tentang Buku Prosedur Operasional Simpanan, surat edaran bank, 21 lembar slip penarikan yang diduga ditransaksikan tersangka atas nama delapan orang nasabah.

Kemudian ada 17 lembar daftar harian teller, 11 buku tabungan milik delapan orang nasabah, print out 10 rekening koran, dan kartu ATM BRI atas nama Edrian Nofrialdi.

Aksi tunggal

Ilustrasi rekening bank.Shutterstock Ilustrasi rekening bank.

Peristiwa pencurian yang dilakukan HN ternyata merupakan aksi tunggal.

"Kalau dilihat dari kronologi kejadiannya, pelaku beraksi seorang diri," kata Sunarto.

HN memulai aksinya pada Januari sampai Maret 2021 dan berhasil menguras uang tabungan nasabah hingga Rp 1.264.000.000.

Memanfaatkan tugasnya sebagai teller, HN kemudian bertransaksi dengan menggunakan User ID 8119051 tanpa sepengetahuan nasabah.

"Pelaku menirukan tanda tangan delapan nasabah pada slip penarikan," kata Sunarto.

Dia memanfaatkan rekening milik teman untuk menadah hasil curiannya.

"Tersangka menggunakan rekening penampung milik temannya, di mana kartu ATM dalam penguasaan tersangka. Selanjutnya diteruskan ke rekening pribadi tersangka pada bank BRI dan BCA," sebut Sunarto.

Baca juga: Curi Uang 8 Nasabahnya hingga Rp 1,2 M, Seorang Teller Bank BUMN Ditangkap Polisi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Sukmawati Soekarnoputri Akan Jalani Ritual Pindah Agama Hindu di Buleleng Bali

Regional
Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Tak Serap Telur Pada Bansos Non Tunai, Risma: Nanti Kalau Pecah Kami Dimaki-maki Lagi

Regional
Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Pemuda di Tuban Ditangkap Polisi atas Dugaan Penipuan Investasi Bodong

Regional
Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Diterjang Angin Puting Beliung, 221 Rumah Warga di Kabupaten Tegal Rusak

Regional
Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya Terus Terjadi, Warga Dirikan Tenda dan Aktifkan Ronda

Regional
Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Kulon Progo PPKM Level 2, Pantai Glagah Diserbu Ribuan Wisatawan

Regional
KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Geledah Sekretariat IKA Muba di Palembang Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

Regional
Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Dua Jenazah Ditemukan dalam Satu Rumah, Warga Gempar

Regional
Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Anggota Polisi Beristri di Trenggalek Hamili Perempuan Lain, Kapolres: Ditindak Propam

Regional
17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

17 Rumah Warga Rusak akibat Puting Beliung di Minahasa Utara

Regional
Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Serahkan 105 iPad untuk Siswa Tak Mampu di Eks Lokalisasi Dolly, Ini Pesan Risma

Regional
Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi

Regional
Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Nikah 1 Bulan, Rafli Cekik Istrinya hingga Tewas: Saya Lihat Isi Chat Dia dengan Mantannya...

Regional
Pencuri yang Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Pencuri yang Satroni Kantor Money Changer di Manado Ditangkap, Mengaku Terlilit Utang

Regional
Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Duduk Perkara Suami Cekik Istri hingga Tewas, Ketahuan Jual Perhiasan Istri untuk Judi dan Narkoba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.