Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Kompas.com - 24/09/2021, 21:38 WIB
Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi KOMPAS.COM/USMAN HADIPlt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi

NGANJUK, KOMPAS.com – Pasar Wage Baru di Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, berhasil masuk nominasi tujuh pasar percontohan pangan aman berbasis komunitas tingkat nasional.

Berkat capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk memperoleh penghargaan dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: Dampak Proyek Jalur Pedestrian Nganjuk, Puluhan PKL Direlokasi ke Depan Pasar Wage Baru

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, Pasar Wage Baru Nganjuk merupakan satu-satunya pasar tradisional di Jawa Timur yang masuk nominasi tujuh pasar pangan aman berbasis komunitas tingkat nasional.

“Pasar Wage mewakili Jawa Timur, masuk nominasi tujuh besar secara nasional. Jadi nanti masih dikompetisikan lagi di tingkat nasional,” kata Marhaen usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Nganjuk, Jumat (24/9/2021).

Indikator penilaian

Menurut Marhaen, ada beberapa hal yang dinilai BBPOM.

Di antaranya penataan pasar, fasilitas, keamanan barang pangan dari zat berbahaya yang dijual, dan keikutsertaan pemerintah dalam pengawasan di pasar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam penilaian BBPOM, lanjut Marhaen, Pasar Wage Baru dianggap memenuhi kriteria pasar pangan aman berbasis komunitas.

Tak tanggung-tanggung, Pasar Wage Baru masuk tujuh besar nasional.

“Jadi seluruh Indonesia, Nganjuk masuk di tujuh besar,” tutur Marhaen.

Baca juga: Pemkab dan DPRD Nganjuk Sepakati RPKU-PPPAS 2021, Sisa Anggaran Diprioritaskan untuk Infrastruktur

 

Ilustrasi Pasar TradisionalKOMPAS/LASTI KURNIA Ilustrasi Pasar Tradisional
Bukan pertama kalinya

Marhaen melanjutkan, bukan kali ini saja Pemkab Nganjuk mendapatkan penghargaan dari BBPOM.

Tahun lalu, Kelurahan Mangundikaran Nganjuk berhasil menyabet juara II desa pangan aman.

“Tahun lalu kita juara dua nasional, yang desa pangan aman itu,” sebut Marhaen.

Untuk tahun ini, Marhaen tak mematok target tinggi terhadap Pasar Wage Baru.

Ia hanya berharap prestasi tahun 2020 lalu berhasil diulang.

Baca juga: Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

“Ya (harapan) kita paling tidak ya dua besar lah, sama seperti yang kemarin, belum optimistis juara satu,” bebernya.

Sebagai informasi, pasar aman adalah pasar percontohan yang diintervensi oleh Badan POM.

Pihak Badan POM secara periodik melakukan pengawasan terhadap pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya di pasar tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Regional
Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Regional
Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Regional
Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Regional
Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Regional
Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Regional
Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Regional
Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Regional
Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Regional
Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Regional
Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Regional
Dari Karo ke Jakarta, Ini Alasan Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi di Istana Negera

Dari Karo ke Jakarta, Ini Alasan Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi di Istana Negera

Regional
Pilpres 2024, Nasdem Minta Ridwan Kamil Tegaskan Sikap dan Daftar Jadi Kader

Pilpres 2024, Nasdem Minta Ridwan Kamil Tegaskan Sikap dan Daftar Jadi Kader

Regional
Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.