Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Mau Mubazirkan Makanan, Kakek Beddu Punguti Beras yang Berceceran di Jalan: Hati Saya Miris

Kompas.com - 24/09/2021, 19:14 WIB

KOMPAS.com - Beddu (76) meyakini sebuah mitologi Bugis, bahwa padi dan beras berkaitan dengan Dewi Sri. Sang ratu padi diturunkan ke bumi untuk menghidupi manusia.

Oleh karena itu, kakek Beddu percaya, jika memubazirkan beras maupun makanan, apalagi di tengah kondisi yang sedang sulit ini, dapat mendatangkan bala bencana.

Maka, petani yang tinggal di Desa Polo Lereng, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, ini bergegas memunguti ceceran beras di jalan depan rumahnya meski cuaca sedang panas.

Beras yang berceceran itu mulanya diangkut sebuah truk.

Baca juga: Viral Video Kakek Punguti Beras Bercampur Batu dan Pasir Tercecer di Jalan, Tuai Simpati Warga

Karena merasa prihatin dengan beras-beras yang berjatuhan, Beddu pun memungutinya.

Dia juga memisahkan beras dari pasir dan batu supaya dapat dikonsumsi.

“Hati saya miris, banyak beras berceceran di jalan dan dibarkan begitu saja tanpa dipunguti pemiliknya. Saya pun berusaha memungut dan memisahkan beras yang bercampur batu dan pasir,” ujarnya.

Tindakan Beddu ini sempat divideokan oleh warga yang melintas. Video tersebut lantas viral di media sosial.

Tampak dalam video seorang perempuan yang berempati terhadap Beddu. Wanita itu memberikan sejumlah uang agar Beddu bisa membeli beras baru.

Baca juga: Kisah Mbah Jum, Jualan Anyaman Bambu demi Rawat Istri yang Sakit: Ini Tanggung Jawab Saya sebagai Kepala Keluarga

Video viral tersebut juga membuat Dinas Sosial Mamuju Tengah berempati terhadap kakek Beddu.

Menurut Kepala Dinas Sosial Mamuju Tengah Irha Djamal, ia beserta kolega mendatangi rumah Beddu untuk memberikan bantuan sosial berupa beras.

“Dinas Sosial juga ikut berempati dengan sang kakek. Makanya kami langsung mencari tahu keberadaan sang kakek dan akhirnya bisa menemukan rumahnya,” ucapnya.

Baca juga: Usai Ditipu Pembeli, Kakek Penjual Itik Diberi Rp 2 Juta oleh Seseorang, Mbah Mardi: Uang Ini untuk Kehidupan Keluarga Saya

Kakek yang tinggal seorang diri di sebuah gubuk kecil itu juga diusulkan dalam Data Terpadu Kemiskinan Kementerian Sosial (DTKS).

Nantinya, Beddu bakal menerima bantuan langsung dari pemerintah pusat.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Polewali, Junaedi | Editor: Khairina)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kematian Anak akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 12 Orang

Kasus Kematian Anak akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 12 Orang

Regional
Distribusi Sembako Sulit akibat Jalan Rusak, Harga Beras 25 Kg di Perbatasan Indonesia-Malaysia Tembus Rp 800.000

Distribusi Sembako Sulit akibat Jalan Rusak, Harga Beras 25 Kg di Perbatasan Indonesia-Malaysia Tembus Rp 800.000

Regional
Diduga Cabuli Disabilitas, Pria Beristri di Flores Timur Ditangkap

Diduga Cabuli Disabilitas, Pria Beristri di Flores Timur Ditangkap

Regional
Usai Laga PSIS Vs Persib, Ganjar Geleng-geleng Kepala Melihat Tumpukan Sampah di Stadion Jatidiri Semarang

Usai Laga PSIS Vs Persib, Ganjar Geleng-geleng Kepala Melihat Tumpukan Sampah di Stadion Jatidiri Semarang

Regional
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 21 Rumah di Banyumas Rusak

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 21 Rumah di Banyumas Rusak

Regional
Pengamat Sebut Megawati Lebih Rileks Saat Bersama Gibran, tapi Terlihat Kikuk dengan Ganjar

Pengamat Sebut Megawati Lebih Rileks Saat Bersama Gibran, tapi Terlihat Kikuk dengan Ganjar

Regional
Cerita Apip Tuai Teror dan Ancaman Usai Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Cerita Apip Tuai Teror dan Ancaman Usai Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Regional
Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Regional
2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

Regional
Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Regional
KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

Regional
Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Regional
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Regional
Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Regional
Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.