Seorang Pria di Bali Ditangkap Setelah Curi 9 Celana Dalam, Polisi: Dijadikan sebagai Fantasi

Kompas.com - 24/09/2021, 14:59 WIB
Pelaku pencurian celana dalam saat diperiksa di Polsek Kota Bangli. DOK POLSEK KOTA BANGLIPelaku pencurian celana dalam saat diperiksa di Polsek Kota Bangli.

BANGLI, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial GM (43) ditangkap polisi usai diduga mencuri celana dalam wanita di Kelurahan Kawan, Kabupaten Bangli, Bali.

Pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu diketahui mencuri sembilan celana dalam. Kepada polisi, pelaku mengaku celana dalam itu dipakai untuk menyalurkan hasrat seksual setelah bercerai dengan istrinya.

Baca juga: Kabar Baik, Pemkot Denpasar Tutup 4 Lokasi Isoter Setelah Kasus Covid-19 Menurun

"Menurut pengakuannya, karena dulu dia (pelaku) pernah berkeluarga, dia punya istri namun sekarang pisah, dari perpisahan itu ada keinginan (celana dalam itu) dijadikan sebagai fantasi," kata Kapolsek Kota Bangli Kompol I Made Adi Suryawan saat dihubungi, Jumat (24/9/2021).

Suryawan menyebut, kasus pencurian itu terungkap saat korban berinisial LC kehilangan celana dalam pada Juli 2021. Celana dalam itu hilang saat dijemur di pekarangan rumah di Kelurahan Kawan, Kabupaten Bangli.

Setelah kejadian itu, korban terus-terusan kehilangan celana dalam dalam rentan waktu satu hingga dua minggu.

"Hingga bulan September 2021 hilangnya celana dalam (milik korban) berjumlah sembilan buah," kata Suryawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai kehilangan sembilan celana dalam, korban mendapat informasi pelaku terekam kamera CCTV di rumah kos yang ditempatinya.

LC lalu melaporkan kasus pencurian itu ke polisi. Setelah menerima laporan, polisi mengidentifikasi pelaku yang berperawakan tinggi kurus dan memakai baju hitam.

Polisi menangkap pelaku di rumahnya di Kecamatan Bangli, Sabtu (18/9/2021).

"Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatanya telah mengambil celana dalam wanita tersebut, dan pelaku menunjukan (kepada polisi) celana dalam hasil curianya yang disimpan di dalam lamari kamarnya," tuturnya.

Suryawan mengatakan, kasus tersebut tetap diproses hukum. Namun, polisi akan mengedepankan upaya restorative justice.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 September 2021

Selain itu, pelaku juga akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa di Bangli untuk diperiksa kejiwaannya.

"Pelaku mau kita periksakan ke rumah sakit jiwa karena ada indikasi tekanan mental. Karena dia cerai dengan istrinya," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.