Buka Praktik Pemasangan Gigi Palsu Tanpa Izin, Pria Ini Ditangkap Usai Pasien Keluhkan Gusi Bengkak

Kompas.com - 24/09/2021, 10:29 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap seorang pria berinisial AEH yang diduga membuka praktik pemasangan gigi palsu tanpa izin.

"Kita tangkap yang bersangkutan (AEH) di tempat kosnya yang berada di Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang," ungkap Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Jaha, kepada Kompas.com, Jumat (24/9/2021).

Baca juga: PPKM Level 3 di Kota Kupang Diperpanjang, Sejumlah Kegiatan Masyarakat Masih Dibatasi

Hasri menuturkan, kejadian itu bermula ketika seorang warga Kota Kupang berinisial DL memasang gigi palsu dan tambal gigi di AEH.

Namun gusi DL justru mengalami bengkak dan nyeri di bagian gigi yang ditambal.

Lantaran merasa kesakitan, DL lantas melaporkan kejadian itu ke Mapolres Kupang Kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Usai menerima laporan, polisi lalu mendatangi dan memeriksa AEH.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui AEH yang merupakan tamatan Diploma III Teknik Gigi, tidak memiliki surat izin praktik serta surat kompetensi dari dokter gigi.

Baca juga: 13 Kura-kura Leher Ular Asal NTT Dibawa dari Singapura Kembali ke Habitatnya

AEH selama ini beroperasi di Kota Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara dan mengaku sebagai dokter gigi.

Polisi lalu membawanya ke Mapolres Kupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini, pelaku sudah kita tahan di Polres Kupang Kota untuk proses hukum selanjutnya," kata Hasri. 


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Napi Dianiaya Sesama hingga Tewas, 306 Tahanan RTP Polrestabes Medan Dipindah

Imbas Napi Dianiaya Sesama hingga Tewas, 306 Tahanan RTP Polrestabes Medan Dipindah

Regional
Divonis 5 Tahun Penjara, Nurdin Abdullah Putuskan Tak Ajukan Banding

Divonis 5 Tahun Penjara, Nurdin Abdullah Putuskan Tak Ajukan Banding

Regional
Seorang Warga Dianiaya lalu Dibakar, 8 Orang Ditangkap

Seorang Warga Dianiaya lalu Dibakar, 8 Orang Ditangkap

Regional
Semua PNS Jabar Diminta Pakai Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas

Semua PNS Jabar Diminta Pakai Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas

Regional
Sakit Hati Tak Dapat Warisan, Pria Ini Bakar Rumah Orangtuanya

Sakit Hati Tak Dapat Warisan, Pria Ini Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
DPRD Tegal Minta Portal Alun-alun Dibuka, Penutupan Disebut Tak Berdasar Hukum

DPRD Tegal Minta Portal Alun-alun Dibuka, Penutupan Disebut Tak Berdasar Hukum

Regional
Keroyok Anak di Bawah Umur di Sidoarjo, Pelaku Malah Buat Laporan Palsu dan Mengaku Jadi Korban

Keroyok Anak di Bawah Umur di Sidoarjo, Pelaku Malah Buat Laporan Palsu dan Mengaku Jadi Korban

Regional
3 Hari Diguyur Hujan Deras, Makassar Terendam Banjir hingga 1 Meter

3 Hari Diguyur Hujan Deras, Makassar Terendam Banjir hingga 1 Meter

Regional
Update Kondisi Gunung Semeru, Cerah dan Tak Terpantau Aktivitas Awan Panas Guguran

Update Kondisi Gunung Semeru, Cerah dan Tak Terpantau Aktivitas Awan Panas Guguran

Regional
Korban Banjir di Sulsel Mulai Dievakuasi

Korban Banjir di Sulsel Mulai Dievakuasi

Regional
Tersangka Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri ke Polisi karena Tak Bisa Tidur

Tersangka Pembunuhan Ibu dan Bayi di Kupang Serahkan Diri ke Polisi karena Tak Bisa Tidur

Regional
Kisah Warga Pamak Laut Karimun, Langganan Banjir Rob Tiap Akhir Tahun: Pagi Tergenang Ungsikan Barang, Siang Surut Bersih-bersih

Kisah Warga Pamak Laut Karimun, Langganan Banjir Rob Tiap Akhir Tahun: Pagi Tergenang Ungsikan Barang, Siang Surut Bersih-bersih

Regional
2 Hari Diguyur Hujan, Ratusan Rumah di Desa Kuta Lombok Tengah Terendam Banjir

2 Hari Diguyur Hujan, Ratusan Rumah di Desa Kuta Lombok Tengah Terendam Banjir

Regional
Banjir Rob Terjang Pesisir Pandeglang, 1.112 Warga Tiga Kecamatan Mengungsi

Banjir Rob Terjang Pesisir Pandeglang, 1.112 Warga Tiga Kecamatan Mengungsi

Regional
Desa Supit Urang Luluh Lantak akibat Erupsi Semeru, Warga Minta Direlokasi

Desa Supit Urang Luluh Lantak akibat Erupsi Semeru, Warga Minta Direlokasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.