Kompas.com - 23/09/2021, 23:29 WIB
Ilustrasi KAI KOMPAS.com/ Bambang P. JatmikoIlustrasi KAI

SEMARANG, KOMPAS.com- PT KAI Daop 4 Semarang kembali mengoperasikan dua kereta api lokal mulai 22 September 2021.

Kedua KA lokal tersebut yakni, KA Kedungsepur dari Semarang Poncol menuju Ngrombo PP, dan KA Ekonomi Lokal Cepu dari Cepu menuju Surabaya Turi PP.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, pengoperasian kembali KA lokal tersebut setelah mendapatkan izin dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) selaku regulator.

Baca juga: Mulai Besok, Tarif Tes Antigen di Stasiun Daop 7 Madiun Turun Jadi Rp 45.000

Selain itu, aturan perjalanan dengan transportasi kereta api juga masih mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan (SE Kemenhub) Nomor 69 Tahun 2021.

"Persyaratan naik KA Lokal, pelanggan KA diharuskan sudah divaksin minimal dosis pertama. Bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta," kata Kris dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, data vaksinasi akan secara otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding di stasiun.

"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin," jelas Kris.

Kris menjelaskan, penumpang kereta api juga harus menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada saat pembelian langsung atau Go Show.

"Untuk dokumen STRP, Surat Tugas, atau surat keterangan lainnya sudah tidak lagi menjadi syarat untuk naik KA Lokal," ujarnya.

Baca juga: Mulai Jumat, Tarif Antigen di Stasiun Daop 5 Purwokerto Turun Jadi Rp 45.000

Sementara itu, bagi penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Penumpang dengan usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan kereta api.

"Dioperasikannya KA Lokal ini untuk membantu mobilitas masyarakat yang tetap harus bepergian di masa pandemi Covid-19. Dan KAI selalu mematuhi seluruh kebijakan pemerintah dalam hal penanganan Covid-19 pada moda transportasi kereta api," pungkas Kris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tumpukan Sampah Memenuhi Pantai di Pesisir Cirebon

Tumpukan Sampah Memenuhi Pantai di Pesisir Cirebon

Regional
Heboh Video Porno 25 Detik di Sragen, Polisi Sebut 2 Pelaku Masih di Bawah Umur

Heboh Video Porno 25 Detik di Sragen, Polisi Sebut 2 Pelaku Masih di Bawah Umur

Regional
Perahu Ketinting Rusak Dihatam Ombak di Minahasa Sulut, 1 Warga Tewas

Perahu Ketinting Rusak Dihatam Ombak di Minahasa Sulut, 1 Warga Tewas

Regional
Heboh, Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Kotoran Sapi di Kediri

Heboh, Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Kotoran Sapi di Kediri

Regional
Kepala Madrasah di Sambas Cabuli Gadis Berusia 16 Tahun hingga Hamil

Kepala Madrasah di Sambas Cabuli Gadis Berusia 16 Tahun hingga Hamil

Regional
Warga Desa Tamilow Masih Blokade Jalan Usai Bentrok dengan Polisi, Ini Tanggapan Kapolda Maluku

Warga Desa Tamilow Masih Blokade Jalan Usai Bentrok dengan Polisi, Ini Tanggapan Kapolda Maluku

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Desember 2021

Regional
Detik-detik Menegangkan Emak-emak Kendarai Motor dan Macet di Tengah Rel, Kendaraan Terseret Kereta Api

Detik-detik Menegangkan Emak-emak Kendarai Motor dan Macet di Tengah Rel, Kendaraan Terseret Kereta Api

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 9 Desember 2021

Regional
Sosok Herry, Guru Pesantren di Bandung yang Perkosa 12 Santri Sejak Tahun 2016, Ternyata Bukan Pimpinan Ponpes

Sosok Herry, Guru Pesantren di Bandung yang Perkosa 12 Santri Sejak Tahun 2016, Ternyata Bukan Pimpinan Ponpes

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Desember 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 9 Desember 2021

Regional
Cerita Juru Bahasa Isyarat Pers Rilis Kepolisian, Buat Ungkapan untuk Kata Vulgar dan Sadis

Cerita Juru Bahasa Isyarat Pers Rilis Kepolisian, Buat Ungkapan untuk Kata Vulgar dan Sadis

Regional
Tinjau Vaksinasi Covid-19 Massal di Ambon, Panglima TNI Minta Lansia dan Anak Jadi Prioritas

Tinjau Vaksinasi Covid-19 Massal di Ambon, Panglima TNI Minta Lansia dan Anak Jadi Prioritas

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Mesum, Pelajar di Salatiga Terancam 6 Tahun Penjara

Rekam dan Sebarkan Video Mesum, Pelajar di Salatiga Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Modus Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Imingi-imingi Diberi Nilai Bagus

Modus Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Imingi-imingi Diberi Nilai Bagus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.