213 Sekolah Sudah Gelar PTM di Surabaya, Ini Upaya Dispendik Hadapi Ancaman Klaster Baru

Kompas.com - 23/09/2021, 18:56 WIB
Ilustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker. DOK. PIXABAYIlustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker.

 

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Dinspendik menugaskan tim satgas mandiri sekolah beserta Kepala Sekolah untuk selalu melakukan pemantauan dan pengamatan.

Siapa pun yang berada di lingkungan sekolah harus diawasi.

"Kalau ada tanda-tanda tidak sehat, maka pihak sekolah wajib melakukan tindakan-tindakan dan meminta yang bersangkutan tidak beraktivitas di sekolah," kata dia.

Jika yang merasa tidak sehat adalah guru, maka dia bisa mengajar online dari rumah.

"Kalau siswa kita minta untuk mengikuti daring dari rumahnya," tutur Supomo.

Baca juga: Begini Upaya Dua Kepala Daerah di Surabaya Raya Capai PPKM Level 1

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Supomo memastikan bahwa setiap sekolah diminta untuk melakukan evaluasi harian, dan hasil evaluasi itu dikirimkan kepada Dispendik Surabaya.

Dalam laporan evaluasi itu, harus dilaporkan semua hal tentang kondisi sekolah selama sehari, terutama soal penerapan prokesnya di sekolah.

"Evaluasi harian itu kita sampaikan kepada para pakar. Biasanya kita rapat bersama pakar seminggu sekali untuk mengevaluasi PTM ini," ujar Supomo.

Pakar, lanjutnya, juga kerap datang ke sekolah-sekolah untuk memantau langsung jalannya PTM.

"Sehingga mereka bisa mengikuti perkembangan PTM itu dan bisa lebih tepat dalam mengevaluasi," kata dia.

Baca juga: Pasien Covid-19 Melahirkan Bayi Laki-laki Saat Dirawat di RS Lapangan Surabaya

Ia bersyukur karena berdasarkan hasil evaluasi selama pelaksanaan PTM selama dua pekan ini, tidak ditemukan hambatan apa pun.

Supomo memastikan pihak sekolah mampu menerapkan protokol kesehatan yang ketat kepada anak didiknya.

Sedangkan siswa pun disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan itu.

"Namun, kadang masih ada siswa yang maskernya melorot, sehingga langsung diingatkan oleh satgas mandiri. Jadi, terkadang siswa itu lupa, sehingga kami ingatkan. Yang lain Alhamdulillah sudah sesuai prokes," tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Depan UNHCR Medan, Diduga Stres

Seorang Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Depan UNHCR Medan, Diduga Stres

Regional
50.000 Buruh se-Jatim Tiba di Gedung Negara Grahadi, Massa Aksi: Hentikan Politik Upah Murah

50.000 Buruh se-Jatim Tiba di Gedung Negara Grahadi, Massa Aksi: Hentikan Politik Upah Murah

Regional
Hasil Visum Anak Autis Tewas Dibunuh Orangtua, Polisi: Alat Vital Luka Lebam Ditendangi Ibu

Hasil Visum Anak Autis Tewas Dibunuh Orangtua, Polisi: Alat Vital Luka Lebam Ditendangi Ibu

Regional
Pendatang ke Banyumas Selama Libur Natal dan Tahun Baru Akan Dites Swab Acak

Pendatang ke Banyumas Selama Libur Natal dan Tahun Baru Akan Dites Swab Acak

Regional
Program Rutilahu 2022, Pemkot Surabaya Targetkan Perbaiki 800 Rumah

Program Rutilahu 2022, Pemkot Surabaya Targetkan Perbaiki 800 Rumah

Regional
Penyelundupan 100 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di Aceh, Tiga Orang Ditangkap

Penyelundupan 100 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di Aceh, Tiga Orang Ditangkap

Regional
Pesisir Brebes Diterjang Banjir Rob, Rumah Warga Tergenang Air Setinggi 50 Sentimeter

Pesisir Brebes Diterjang Banjir Rob, Rumah Warga Tergenang Air Setinggi 50 Sentimeter

Regional
Wisata di Kawasan Gunung Bromo Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Wisata di Kawasan Gunung Bromo Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi 25 Persen

Regional
Seorang Nelayan dengan Gejala Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Laut

Seorang Nelayan dengan Gejala Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Laut

Regional
BMKG: Perairan Talaud Berpeluang Terjadi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

BMKG: Perairan Talaud Berpeluang Terjadi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Regional
Edy Rahmayadi Klaim Serapan Anggaran Sumut Lebih Tinggi dari 2020

Edy Rahmayadi Klaim Serapan Anggaran Sumut Lebih Tinggi dari 2020

Regional
3.600 Aparat Gabungan Kawal Demo Buruh di Gedung Grahadi Surabaya

3.600 Aparat Gabungan Kawal Demo Buruh di Gedung Grahadi Surabaya

Regional
Gedung Sekolah Bantuan Pembaca Kompas di Majene Diresmikan

Gedung Sekolah Bantuan Pembaca Kompas di Majene Diresmikan

Regional
Rumah Dinasnya Diserang Preman, Wakil Ketua DPRD Riau: Saya Ada yang Kenal

Rumah Dinasnya Diserang Preman, Wakil Ketua DPRD Riau: Saya Ada yang Kenal

Regional
Seorang Warga Afghanistan Bakar Diri di Depan Kantor UNHCR Medan

Seorang Warga Afghanistan Bakar Diri di Depan Kantor UNHCR Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.