Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Pacik Dillok, ODGJ di Nunukan yang Selalu Tambal Jalan Berlubang dan Gemar Menolong

Kompas.com - 23/09/2021, 17:07 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com – Tidak akan ada yang mengira sosok tua dan sering terlihat di pinggir jalan sekitar Pelabuhan Speed Boat Liem Hie Djung Tanah Merah di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Setiap kali melihat jalanan berlubang, tanpa ada yang menyuruh, laki-laki lanjut usia (Lansia) yang bernama Baddu atau lebih dikenal warga sekitar sebagai Pacik Dillok (60) akan langsung berinisiatif menambalnya.

Dia akan mengumpulkan pasir dan kerikil di pinggir jalan. Bahan itu kemudian akan diletakkan ke bagian jalan yang berlubang.

Baca juga: Sempat Dikecualikan, 2 Kecamatan di Nunukan Kaltara Mulai PTM Terbatas

Pacik Dillok kemudian memadatkannya dengan menginjak-injaknya, atau meratakannya dengan pukulan batu.

"Dia dikenal sebagai orang tidak waras, tapi melihat apa yang diperbuat, seakan dia lebih waras dari kita," ujar salah satu pedagang kuliner di Tanah Merah, Narotama, Kamis (23/9/2021).

Kawasan Tanah Merah menjadi persinggahan pengguna jalan raya.

Selain lokasinya yang asri dan banyak pohon rimbun, sejumlah pedagang kuliner banyak terdapat di daerah ini.

Baca juga: Seorang Peserta Tes PPPK Guru di Nunukan Muntah Darah dan Meninggal Dunia, 5 Peserta Lain Positif Covid-19

Para pedagang sepanjang Tanah Merah sudah sangat mengenal Pacik Dillok.

Mereka juga sering memberinya makan dan rokok setiap kali Pacik Dillok menyelesaikan pekerjaannya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

La Vogue Antique, Toko Barang Antik Pertama yang Berdiri Sejak Tahun 1980-an di Kota Semarang

La Vogue Antique, Toko Barang Antik Pertama yang Berdiri Sejak Tahun 1980-an di Kota Semarang

Regional
Ganjar Libatkan Perguruan Tinggi Atasi Kemiskinan di Jateng, Target 2024 Pengentasan Kemiskinan Selesai

Ganjar Libatkan Perguruan Tinggi Atasi Kemiskinan di Jateng, Target 2024 Pengentasan Kemiskinan Selesai

Regional
Jadi Tersangka Korupsi Dana SPALD di Toraja Utara, Kejari Tahan Kepala Lembang Polo Padang

Jadi Tersangka Korupsi Dana SPALD di Toraja Utara, Kejari Tahan Kepala Lembang Polo Padang

Regional
1 Lagi Tersangka Korupsi E-KTP di Seram Bagian Barat Diserahkan ke Jaksa

1 Lagi Tersangka Korupsi E-KTP di Seram Bagian Barat Diserahkan ke Jaksa

Regional
Sidang Suap PMB Unila, Waketum MUI Disebut Titip 24 Calon Mahasiswa ke 6 Universitas lewat Ditjen Dikti

Sidang Suap PMB Unila, Waketum MUI Disebut Titip 24 Calon Mahasiswa ke 6 Universitas lewat Ditjen Dikti

Regional
Sebuah Hotel di Lombok Timur Dibakar Massa

Sebuah Hotel di Lombok Timur Dibakar Massa

Regional
Diteror dan Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Diteror dan Dipaksa Minta Maaf Setelah Kritik Masa Jabatan Kades 9 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Rheo Fernandes yang 'Dijodohkan' dengan Kaesang | Gibran Kembali Digandeng Megawati

[POPULER NUSANTARA] Sosok Rheo Fernandes yang "Dijodohkan" dengan Kaesang | Gibran Kembali Digandeng Megawati

Regional
Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Regional
Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Regional
Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Regional
2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

Regional
Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Regional
Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.