Terdampak Covid-19, Seniman di Purworejo Terima Bantuan dari Pembaca Kompas

Kompas.com - 23/09/2021, 14:27 WIB
Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan donasi pembaca Kompas untuk puluhan pelaku seni di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (22/9/2021) Dok. Yayasan Dana Kemanusiaan KompasYayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan donasi pembaca Kompas untuk puluhan pelaku seni di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (22/9/2021)

PURWOREJO, KOMPAS.com - Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) menyalurkan donasi pembaca Kompas untuk puluhan pelaku seni di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian untuk saling membantu satu sama lain dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.

Sejumlah 200 paket sembako diserahkan oleh Forum Komunikasi Daerah (FKD) sekaligus Regional Manajer Gramedia Wilayah DIY, Jateng Selatan, dan Solo, Tri Guntoro kepada perwakilan seniman Purworejo di Sekretariat Perkumpulan Organisasi Kesenian Karawitan dan Pedhalangan “Wargo Utomo” di Desa Brenggong RT 3 RW 3 Kecamatan/Kabupaten Purworejo. 

Baca juga: Polisi Ini Rela Sisihkan Gaji untuk Bantu Pengobatan Anak Penderita Tukak Lambung

Paket sembako yang diberikan ini terdiri dari beras, minyak goreng, gula, terigu, dan sarden serta kebutuhan penunjang kesehatan seperti multivitamin dan masker. 

Ketua Dewan Kesenian Purworejo (DKP) Angko Setiyarso Widodo bersama sejumlah pengurus turut hadir dan membantu selama proses penyerahan bantuan tersebut. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tri Guntoro mengatakan, pelaku seni termasuk pihak yang sangat terdampak selama masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia akibat minimnya penghasilan karena keterbatasan pentas.

“Penyerahan kali ini adalah penyerahan bantuan tahap kedua kepada sekitar 200 orang pegiat seni. Sebelumnya pada tahap pertama telah diserahkan sekitar 52 paket bantuan. Kami melihat para pelaku seni akan sangat terbantu oleh bantuan program DKK," ungkap Tri, dalam siaran pers yang diterima, Kamis (23/9/2021). 

Tri juga melihat, program DKK ini menyasar berbagai kalangan, tidak hanya pelaku seni namun juga masyarakat lain yang terdampak pandemi Covid-19.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap dapat menginspirasi masyarakat lain untuk turut mengulurkan tangan untuk membantu sesama.

“Mudah-mudahan ini memperkuat solidaritas kita kepada siapapun. Kita harus saling menyemangati untuk melewati masa-masa sulit pandemi hingga ekonomi dapat kembali bangkit,” ungkapnya.

Baca juga: Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo Bantul Ditemukan dalam Posisi Bersila

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21.000 Pelajar di Pekanbaru Telah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

21.000 Pelajar di Pekanbaru Telah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Regional
Seorang Warga Tewas Saat Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Seorang Warga Tewas Saat Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Regional
Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp 65,8 Miliar Disita di Batam

Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp 65,8 Miliar Disita di Batam

Regional
4 Fakta di Balik Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Pengakuan Debt Collector dan Buru Pemodal

4 Fakta di Balik Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Pengakuan Debt Collector dan Buru Pemodal

Regional
Soal Pembelajaran Tatap Muka, Pemkab Sleman Siapkan Tambahan 85 SD

Soal Pembelajaran Tatap Muka, Pemkab Sleman Siapkan Tambahan 85 SD

Regional
Vaksinasi Massal di Bukittinggi, Warga Bisa Dapat Hadiah Sepeda hingga Motor

Vaksinasi Massal di Bukittinggi, Warga Bisa Dapat Hadiah Sepeda hingga Motor

Regional
Pembudidaya Ikan Terjebak Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur, Hasil Panen Tak Bisa Dijual

Pembudidaya Ikan Terjebak Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur, Hasil Panen Tak Bisa Dijual

Regional
Bakal Ada Pajak untuk Penggunaan Air Tanah di Semarang

Bakal Ada Pajak untuk Penggunaan Air Tanah di Semarang

Regional
7 Tradisi Maulid Nabi di Indonesia, Ada Weh-wehan hingga Masak Nasi Suci Ulam Sari

7 Tradisi Maulid Nabi di Indonesia, Ada Weh-wehan hingga Masak Nasi Suci Ulam Sari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Arahan Sandiaga Uno untuk Pariwisata Jabar

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Arahan Sandiaga Uno untuk Pariwisata Jabar

Regional
Istri Siri Oknum ASN Pemkab Madiun Datangi BKD, Merasa Ditelantarkan Suami dan Minta Dinikahi Sah

Istri Siri Oknum ASN Pemkab Madiun Datangi BKD, Merasa Ditelantarkan Suami dan Minta Dinikahi Sah

Regional
[POPULER NUSANTARA] Asal-usul hingga Legenda Marga Ginting | Belum Vaksin, Korban Pemerkosaan Ditolak Lapor ke Polisi

[POPULER NUSANTARA] Asal-usul hingga Legenda Marga Ginting | Belum Vaksin, Korban Pemerkosaan Ditolak Lapor ke Polisi

Regional
Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

Regional
'Korban Disuruh Vaksin Dulu Baru Akan Diterima Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Itu'

"Korban Disuruh Vaksin Dulu Baru Akan Diterima Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Itu"

Regional
Pria Dikira Mencuri dan Dibakar hingga Tewas, Ternyata Tak Ada Warga yang Kehilangan Motor

Pria Dikira Mencuri dan Dibakar hingga Tewas, Ternyata Tak Ada Warga yang Kehilangan Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.