Kompas.com - 23/09/2021, 10:06 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan sidak kebutuhan pokok di Pasar Nusukan Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/5/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka melakukan sidak kebutuhan pokok di Pasar Nusukan Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/5/2021).

KOMPAS.com - Semenjak menjadi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui bahwa gajinya tak sebesar saat menjadi pengusaha.

Namun demikian, Gibran memiliki falsafah hidup soal rezeki, yaitu hidup tak selalu mencari uang.

Seperti diketahui, sebelum terpilih menjadi Wali Kota Solo, putra sulung Presiden Joko Widodo itu memiliki bisnis kuliner ternama di Kota Solo, Markobar.

Baca juga: Ini Cerita Wali Kota Gibran Saat Dampingi Jokowi Kunker di Solo: Profesional Saja

"Saya di sini bukan golek duwit (cari uang). Nak golek duwit pilih dadi pengusaha saja (kalau cari uang pilih jadi pengusaha saja)," ungkap dia, Kamis (23/9/2021).

Hal itu terungkap saat Gibran mendapat sindiran dari adik bungsunya Kaesang Pangarep soal pendapatannya saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Disindir Kaesang Soal Gaji Wali Kota Kecil, Gibran: Saya di Sini Bukan Cari Uang

Peduli anak sekolah dan warga yang sakit

Wali Kota Solo Girban Rakabuming Raka didampingi Kepala Rutan Kelas I Solo Urip Dharma Yoga saat mengunjungi Rutan Kelas I Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/3/2021).KOMPAS.com/LABIB ZAMANI Wali Kota Solo Girban Rakabuming Raka didampingi Kepala Rutan Kelas I Solo Urip Dharma Yoga saat mengunjungi Rutan Kelas I Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/3/2021).

Sementara itu, Gibran juga menjelaskan, gaji sebagai Wali Kota Solo dia gunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan juga membantu warganya yang kesulitan membiayai sekolah dan berobat.

Namun Gibran enggan menyebutkan berapa jumlah bantuan yang diberikan ke warga tersebut.

"Sok-sok ya malah tombok (kadang-kadang malah kurang). Iya tidak apa-apa. Kembali lagi saya di sini bukan untuk mencari uang. Kurangnya banyak ya tidak perlu dipikirkan. Penting warganya sehat, bisa berobat, bisa sekolah," pungkasnya.

(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Edarkan Narkoba, Buruh Pabrik di Sidoarjo Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba, Buruh Pabrik di Sidoarjo Ditangkap Polisi

Regional
Diperiksa Jadi Saksi Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Mantan Dirut: Nggak Ngerti Aku

Diperiksa Jadi Saksi Dugaan Korupsi Honor THL PDAM Madiun, Mantan Dirut: Nggak Ngerti Aku

Regional
Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Istri Tepergok Selingkuh Saat Suami Kerja, Dihukum Adat Serahkan 3 Truk Pasir

Regional
Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Waspada Cuaca Ekstrem, Ratusan Desa di Cilacap Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Cerita Windu Merta Dikeroyok 3 Pria Saat Transaksi Mobil di Bali, Sempat Damai, Lalu Pilih Lapor Polisi

Regional
5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

5 Hari Operasi Kancil Toba, 34 Kasus Pencurian Kendaraan di Sumut Terungkap

Regional
Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Pemkot Blitar Beri Hadiah Uang Tunai Rp 25 Juta bagi Atlet Peraih Medali Emas PON Papua

Regional
Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Tiga Daerah di Jambi Nol Kasus Covid-19

Regional
Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Pemalakan terhadap Kapolsek di Sulut

Regional
Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Selain Raih Bonus Uang, Atlet Peraih Medali PON di Tuban Diberi Peluang Jadi Pegawai Pemkab

Regional
Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Penerbangan Komersial Perdana ke Ngloram Tak Sesuai Rencana, Bupati Blora Minta Maaf

Regional
Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Kasus Covid-19 di SMK Negeri 1 Sedayu Bantul Bertambah 12 Orang

Regional
Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Intensitas Gempa di Kabupaten Semarang Menurun, Warga Kembali Tidur di Rumah

Regional
Banjir Bandang dan Longsor Melanda Cilacap, Ratusan KK Terdampak

Banjir Bandang dan Longsor Melanda Cilacap, Ratusan KK Terdampak

Regional
Hasil Otopsi Jenazah Siswa yang Diduga Dianiaya Guru Diketahui Pekan Depan

Hasil Otopsi Jenazah Siswa yang Diduga Dianiaya Guru Diketahui Pekan Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.