Baginda Jamaludin Bangun 30 Rumah Angling Dharma di Pandeglang untuk Warga Miskin Tanpa Diminta

Kompas.com - 22/09/2021, 17:31 WIB
Rumah warga yang dibangun oleh Baginda Jamaludin memiliki ciri khas, yakni bertuliskan Angling Dharma di bagian atasnya. KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINRumah warga yang dibangun oleh Baginda Jamaludin memiliki ciri khas, yakni bertuliskan Angling Dharma di bagian atasnya.

PANDEGLANG, KOMPAS.com - Pemimpin rumah Angling Dharma, Sultan Jamaludin Firdaus disebut sebagai sosok yang berjiwa sosial tinggi.

Juru bicara Jamaludin, Ki Jamil Badranaya mengatakan, Jamaludin yang biasa dipanggil baginda itu sudah membangun 30 rumah tidak layak huni sejak 2019.

Baca juga: Rumah Angling Dharma Ada di Pandeglang sejak 2002, Ogah Dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Empire

Rumah yang dibangun tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

Baca juga: Foto Viral di Medsos, Raja Angling Dharma Muncul di Pandeglang, Bangun 30 Rumah untuk Warga

Jamil mengatakan, rumah itu dibangun atas inisiasi Jamaludin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Total 30 rumah dibangun, tersebar di kecamatan Mandalawangi, Menes, Pagelaran," kata Jamil di Mandalawangi, Rabu (22/9/2021).

Jamil menjelaskan, rumah-rumah yang dibangun itu sebagian besar dananya dari kantong pribadi. Sisanya merupakan bantuan dari para santri yang menyumbang material hingga uang.

Adapun Baginda Jamaludin memiliki sejumlah pesantren dengan ratusan santri.

Ciri khusus


Rumah yang dibangun oleh Baginda Jamaludin memiliki ciri khusus, di antaranya adalah bertulisan Angling Dharma.

Kompas.com mengunjungi dua rumah yang dibangun oleh Jamaludin. Dua rumah itu berlokasi di kampung Tenjo, Desa Sirnagalih, Kecamatan Mandalawangi.

Rumah warga yang dibangun oleh Baginda Jamaludin memiliki ciri khas, yakni bertuliskan Angling Dharma di bagian atasnya.KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Rumah warga yang dibangun oleh Baginda Jamaludin memiliki ciri khas, yakni bertuliskan Angling Dharma di bagian atasnya.

Salah satu warga yang rumahnya dibangun adalah Ema.

Ema mengatakan, rumahnya dibangun oleh Jamaludin pada 2019. Rumah itu dicat hijau dengan tulisan Angling Dharma di atasnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Ratusan Juta Rupiah, Sekdes di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Diduga Gelapkan Dana PPB Senilai Ratusan Juta Rupiah, Sekdes di Blitar Dilaporkan ke Polisi

Regional
Kehabisan Uang dan Tak Punya Tiket, Puluhan Mahasiswa Asal Ambon Mengamuk Memaksa Naik Kapal

Kehabisan Uang dan Tak Punya Tiket, Puluhan Mahasiswa Asal Ambon Mengamuk Memaksa Naik Kapal

Regional
Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Makanan yang Dirawat di RSUD Kertosono Digratiskan

Biaya Pengobatan Korban Diduga Keracunan Makanan yang Dirawat di RSUD Kertosono Digratiskan

Regional
Di Hari Sumpah Pemuda, Ormas Tikus Pithi Hanata Baris Resmi Jadi Partai Kedaulatan Rakyat

Di Hari Sumpah Pemuda, Ormas Tikus Pithi Hanata Baris Resmi Jadi Partai Kedaulatan Rakyat

Regional
Kronologi Pensiunan Polisi Kena Hipnotis, Pelaku Ditangkap

Kronologi Pensiunan Polisi Kena Hipnotis, Pelaku Ditangkap

Regional
Tanah Longsor Landa Puncak Bogor, Satu Unit Rumah Rusak

Tanah Longsor Landa Puncak Bogor, Satu Unit Rumah Rusak

Regional
2 Minimarket di Madiun Dibobol Maling dalam 2 Hari, Pelaku Jebol Tembok Belakang

2 Minimarket di Madiun Dibobol Maling dalam 2 Hari, Pelaku Jebol Tembok Belakang

Regional
Kisah Lada Hitam Lampung, Dulu Dicari Penjajah Kini Diekspor dari Rumah

Kisah Lada Hitam Lampung, Dulu Dicari Penjajah Kini Diekspor dari Rumah

Regional
Ibu 3 Anak di Luwu Timur yang Laporkan Pencabulan Disebut Mangkir, LBH: Tak Ada Panggilan

Ibu 3 Anak di Luwu Timur yang Laporkan Pencabulan Disebut Mangkir, LBH: Tak Ada Panggilan

Regional
Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 20,25 Miliar, Kades di Bali Ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Bedah Rumah Rp 20,25 Miliar, Kades di Bali Ini Dituntut 8 Tahun Penjara

Regional
Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Dalam 9 Bulan, 29 Polisi di Maluku Dipecat Secara Tidak Hormat

Regional
'Suami Saya Langsung Marah dan Melapor ke Polisi'

"Suami Saya Langsung Marah dan Melapor ke Polisi"

Regional
Konas Menwa Indonesia: Diklatsar Harus Ada Pengawasan

Konas Menwa Indonesia: Diklatsar Harus Ada Pengawasan

Regional
Kasus Pembunuhan Wartawan Marsal Harahap, Pelaku Kesal Sering Diberitakan Negatif oleh Korban

Kasus Pembunuhan Wartawan Marsal Harahap, Pelaku Kesal Sering Diberitakan Negatif oleh Korban

Regional
Wabup Bojonegoro Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim soal Aduan 'Chat' WhatsApp Bupati

Wabup Bojonegoro Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim soal Aduan "Chat" WhatsApp Bupati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.